Banggar DPRD Desak Pemkot Blitar Optimalkan Dana Nganggur

By Johan MP 24 Okt 2025, 11:22:39 WIB Jawa Timur
Banggar DPRD Desak Pemkot Blitar Optimalkan Dana Nganggur

Keterangan Gambar : Anggota Banggar DPRD Kota Blitar Totok Sugiarto


MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Blitar mendesak pemerintah Kota Blitar untuk segera mengoptimalkan pemanfaatan Dana Nganggur atau Idle Cash dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, yang tercatat sebesar Rp.191,910,843,127.59 per 21 Oktober 2025. Hal ini dapatlah dijadikan perhatian serius, mengingat jumlah dana nganggur dari surplus anggaran mengalami peningkatan sangat signifikan dibandingkan surplus anggaran sebelumnya.

Anggota Banggar DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto menjelaskan, bahwa surplus anggaran yang tercatat pada 30 Juli 2025 sebesar Rp148.390.124.827,76, ini menunjukkan potensi dana nganggu yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. 

"Surplus ini berasal dari selisih antara pendapatan yang diterima dan belanja yang dikeluarkan. Sangat disayangkan jika dana ini tidak digunakan secara optimal," kata Totok Sugiarto, Kamis (23/10/2025).

Baca Lainnya :

Surplus anggaran yang dihasilkan pada semester I dan awal semester II APBD tahun Anggaran 2025 mencapai Rp94.916.865.062,23. Surplus ini ditopang oleh realisasi Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp53.473.259.765,53 yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2024  sebesar Rp53.450.843.127,59. .

"Akumulasi sampai dengan 21 Oktober 2025, Idle cash  atau dana nganggur APBD Kota Blitar Tahun Anggaran 2025, pasca Perubahan APBD itu terakumulasi  sebesar Rp.191,910,843,127.59, mengingat bahwa ada penambahan pendapatan, namun kinerja belanjanya ini belum optimal," jelas Totok.

Hingga saat ini, tercatat bahwa realisi pendapatan mencapai Rp. 668,290.000.000,00. Sementara realisasi belanja sampai dengan 21 Oktober 2025  hanya sebesar Rp.529.830.000.000,00. Atau jika dijumlahkan, pendapatan dikurangi belanja itu menyisakan selisih belanja sebesar Rp.138.460.000.000,00. Jika ditambah SiLPA tahun 2024 sebesar Rp53.450.843.127,59, maka Idle Cash / Dana Ngganggur APBD tahun berjalan sampai dengan 21 Okt 2025 sebesar Rp.191,910,843,127.59.

"Dana nganggur sebesar ini seharusnya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, bukan dibiarkan mengendap. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk memanfaatkan dana ini," tegas Totok. 

Ia menambahkan bahwa perputaran uang yang lebih aktif sangat penting untuk menekan inflasi di Kota Blitar.

"Ini patut disayangkan, bahwa pertumbuhan ekonomi ini bisa meningkat, ketika perputaran uang di Kota Blitar ini berjalan," pungkasnya. (za/mp)




  • Dinas PUPR Pastikan Tak Ada Jalan Berlubang Jelang Lebaran 1447 Hijriah

    🕔18:22:53, 18 Mar 2026
  • Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.

    🕔21:38:14, 17 Mar 2026
  • Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria

    🕔18:31:48, 16 Mar 2026
  • LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar

    🕔17:57:01, 14 Mar 2026
  • Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan

    🕔17:19:58, 13 Mar 2026