- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
Awas! Undian Palsu Mengatasnamakan BNI Incar Pengguna Medsos

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Penipuan bermodus undian berhadiah mengatasnamakan BNI meresahkan masyarakat. Pelaku dengan sengaja menyebarkan link website phising untuk menjaring korban. Pengguna media sosial pun menjadi sasaran empuk para pelaku.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan sebaran link tersebut merupakan penipuan dan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada.
Direktur Network & Services BNI Ronny Venir mengungkapkan, belakangan ini makin santer informasi mengenai program undian palsu mengatasnamakan BNI yang tersebar di media sosial dengan tagline “Gebyar Undian Berhadiah”.
Baca Lainnya :
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Kolaborasi BNI dan IAS, Layanan Pendampingan Bandara Kini dalam Genggaman
- Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global
- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
“Kami menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Kami pastikan itu adalah penipuan. Kami tidak memiliki program undian berhadiah yang sedang berlangsung,” ujarnya, Rabu (17/1/2024).
Ronny menjelaskan, modus penipuan yang dilakukan pelaku adalah dengan membuat akun palsu mengatasnamakan BNI di Facebook dan membuat postingan dengan narasi “Gebyar Undian Berhadiah” dari BNI. Dari postingan tersebut, calon korban diarahkan untuk mengklik website phishing.
Dari link tersebut, pelaku meminta calon korban untuk mengisi nomor handphone, kredensial kartu debit seperti nomor kartu, expired date, kode CVV, hingga total saldo di rekening, kemudian diakhiri dengan form pengisian kode OTP. Hal inilah yang dapat menyebabkan kerugian finansial bagi siapa saja yang mengisinya.
Tak hanya itu, akun palsu yang mengatasnamakan BNI tersebut membuat postingan dengan mengambil konten terbaru dari akun resmi BNI kemudian menyelipkan narasi adanya “Gebyar Undian Berhadiah” yang mengarah pada website phishing.
Ronny menegaskan, saat ini, BNI tidak ada program undian berhadiah. Oleh karena itu, jika menerima informasi mencurigakan, hubungi BNI Call 1500046. Adapun, link resmi BNI yang dapat diakses untuk mengetahui program-program BNI yaitu https://www.bni.co.id/id-id/beranda/promoacara/promoperbankan/articleid/21588.
“Akun resmi Instagram BNI adalah @bni46, sedangkan Facebook resmi adalah BNI, hanya itu, jadi selain itu tolong jangan percaya,” pungkasnya. (Reporter: Achmad Sholeh)

.jpg)






.jpg)






