- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games 2026, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI
- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
Atasi Inflasi Daerah dan Krisis Pangan Dunia, Walikota Blitar Pelopori KWT Maju Mapan Tanan Umbi - Umbian

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Menghadapi krisis pangan dunia, Indonesia secara masiv harus menggerakan semua sektor penghasil pangan non padi, seperti palawija, jagung, kedelai serta umbi umbian, menangkap sinyalemen krisis pangan dunia setiap daerah melakukan upaya tersebut. Seperti yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Mapan jalan Sumba Kelurahan Karangtengah, kelompok tersebut melakukan penanaman umbi - umbian pada Senin (21/11/22). Hadir dalam secara pribadi Walikota Blitar Drs. H.Santoso M.Pd didampingi kepala OPD terkait, Camat Sananwetan dan Kepala Kelurahan setempat, juga ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim.

Walikota Blitar Santoso kepada wartawan mengatakan, kota Blitar terdapat 98 Kelompok Wanita Tani, dari jumlah yang ada telah melakukan demplot proyek menanam cabai.
Baca Lainnya :
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Pilkades Kedungbanteng 2026-2034\"Dua Hati Satu Tujuan\" Tentukan Arah Pembangunan.
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
" Di kota Blitar ada 98 Kelompok Wanita Tani, semua kita berdayakan untuk mengatasi inflasi daerah, mereka sudah menanam cabai dan alhamdulillah hasilnya sangat bagus," ujar Santoso.

Dengan pemberdayaan masuarakat didukung oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kota Blitar, setiap kelompok KWT, masih ujar Santoso para kelompok ini diberikan modal berupa bibit untuk ditanam oleh warga KWT.
" Benihnya bermacam macam yang diberikan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan, kalau di Jalan Sumba ini adalah jenis umbi - umbian, ini diharapkan nanti kita tidak kekurangan pangan, karena sudah ada persiapan,"tutur orang nomor satu di Pemkot Blitar ini
Kegiatan gertak penanaman bahan pangan non beras ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat, dengan memanfaatkan sejengkal tanah, atau polyback, semua Kelompok KWT bisa saling berbagi benih kepada warga masyarakat lingkungan disekitarnya, sehingga tidak ada sejengkal tanahpun yang nganggur.
"Saya sangat mengapresiasi kepada kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, sehingga bisa menggerakan masyarakat bercocok tanam, kalau ini berhasil sangat luar biasa, masyarakat Kota Blitar siap menghadapi krisis pangan dunia,"pungkasnya. (adv/kmf/za/mp).


.jpg)
.jpg)

1.jpg)










