- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
- Gagal Kabur! Pencuri Motor Diringkus Warga Usai Kepergok Dorong Scoopy
- Ratusan Pil Obat Keras Digulung! Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Ilegal di Kampung
Apresiasi Berakhirnya Swastanisasi Air, PSI Minta PAM JAYA Maksimalkan Pelayanan Air Bersih

Keterangan Gambar : Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Eneng Maliyanasari
MEGAPOLITANPOS.COM DKI Jakarta,- Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Eneng Maliyanasari mengapresiasi PAM Jaya yang telah resmi mengelola air bersih dan air minum di Jakarta setelah 25 tahun swastanisasi air.
Eneng yang akrab disapa Milli berharap PAM Jaya memberikan pelayanan air bersih lebih baik.
"Pengelolaan air bersih di Jakarta sudah 100% dikelola oleh Pemrov DKI Jakarta dibawah kendali BUMD yaitu PAM Jaya. Maka, harus dimaksimalkan untuk perluasan cakupan pelayanan, penyediaan dan percepatan pelayanan air bersih ini, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kampung-kampung prioritas di Jakarta," ucapnya.
Baca Lainnya :
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta ini juga meminta PAM Jaya maksimalkan jaringan/instalasi perpipaan yang ada dan merevolusi pipa lama dengan pipa baru.
"Salah satu tantangan pelayanan air bersih adalah menekan kebocoran [NRW] air bersih oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini menjadi tantangan bagi PAM Jaya bagaimana upayanya untuk menekan kebocoran, selain itu PAM Jaya juga harus memastikan layanan fasilitas Air bersih di wilayah pesisir Jakarta dapat segera dipenuhi bagi warga," jelasnya.
Milli juga meminta agar kegiatan operasional seperti pembangunan SPAM dan Jaringan dijalankan secara optimal sehingga pelayanan kepada masyarakat tak terganggu.
“Saya berharap, PAM JAYA dapat segera merealisasikan pembangunan SPAM Pesanggarahan dan Ciliwung yang direncanakan sejak 2019, dan pengembangan jaringan SPAM Jatiluhur yang terus menerus ditunda.”
PAM JAYA harus berupaya memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. Apalagi, kata dia, pihaknya menargetkan 100 persen cakupan pelayanan pada 2030. ** (Jhn)

















