- Bupati Majalengka Kucurkan Rp 7 Miliar, Jembatan Waringin Akhirnya Terwujud
- Tan Ngi Hing : Bazar Merdeka Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM RW 14 Karangtengah
- Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk, 181 Meter Merah Putih Berkibar di Muka Indonesia
- HUT ke-41 Dufan Ancol Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis
- Dilepas ke 11 Negara, 4.021 Alumni LKP Siap Bersaing di Dunia Kerja Global
- PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum kepada Presiden, Persoalkan Pembatalan Lahan di Batam
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Kirim Bantuan Korban Gempa Bumi NTT melalui PELNI
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
Antisipasi Fluktuasi Harga Sembako, Babinsa Koptu Sodri Monitoring Cek Harga ke Pasar Tradisional

Keterangan Gambar : Koramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Tigaraksa melalui Babinsa Desa Sarakan Koptu Sodri melakukan monitoring dan pengecekan harga kebutuhan pokok
MEGAPOLITANPOS.COM Kab. Tangerang, Tigaraksa - Koramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Tigaraksa melalui Babinsa Ds Sarakan Koptu Sodri melakukan monitoring dan pengecekan harga kebutuhan pokok khususnya sembako di Pasar Tradisional Kel. Sepatan, Jl Raya Mauk Km 11, Kec Sepatan, Kab Tangerang, Sabtu (15/04/2023).
Sesuai ST Panglima TNI tentang harga kebutuhan pokok, Data harga kebutuhan pokok yang 7 /Terbaru, Babinsa Ds Sarakan Koptu Sodri melakukan pengecekan dalam rangka pengendalian harga dan menekan terjadinya tindakan penimbunan sembako menjelang hari raya Idul Fitri 2023.
Usai melakukan pengecekan Koptu Sodri mengatakan melakukan monitor dan mengawasi suplai bahan pokok khususnya di Pasar tradisional yang ada di wilayah binaannya.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Kucurkan Rp 7 Miliar, Jembatan Waringin Akhirnya Terwujud
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet

Adapun harga sembako sesuai Kepmenperindag Nomor 115 thn 1998, yang di monitoring dan di cek harganya seperti, Beras Premium Rp.10.000/liter, Beras bias Rp.9.000/liter, Sagu Rp.11.000/Kg, Kedelai Rp.8.400/Kg, Gula pasir Rp.20.000 /Kg, Minyak goreng Bimoli Rp.24.000/Kg, Mentega Rp.13.000/Kg, Daging ayam Rp.35.000/Kg, Daging sapi Rp.140.000/Kg, Ikan Lele Rp.24.000/Kg, Kembung Rp.30.000/Kg, Bandeng Rp.30.000/Kg, Gurame Rp.40.000/Kg, Bawal Rp.25.000/Kg,Telur Ayam Negri Rp.25.000/Kg, Susu Bendera Rp.10.000/Kaleng, Cap Enak Rp.9.000/Kaleng, Jagung Rp.8.000/Kg, Minyak tanah Rp.15.000/Liter, Gas Elpiji 3 kg Rp.22.000, Gas Elpiji 12 Kg Rp. 145.000 dan Garam Yodium Rp.3000/Bungkus.
"Kita melakukan upaya monitoring sekaligus pengecekan harga sembako dan menghimbau para pedagang tidak menimbun sembako dan atau menaikkan harga melebihi ketetapan/ketentuan pemerintah." jelasnya.
Ditempat terpisah, Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Arh S.S Bandjar menyatakan melalui Danramil 10/Sepatan Kapten Inf Sudibyo bahwa, berdasarkan monitoring dan pengecekan secara langsung oleh babinsa, sampai saat ini semuanya masih stabil.
"Koramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Tigaraksa terus melakukan pemantauan dan hasil yang disampaikan akan kita lakukan evaluasi ," kata Danramil.
Disampaikan Kapten Inf Sudibyo bahwa, kegiatan hari ini dalam rangka untuk mencegah permainan harga dan lainnya. Kami akan serius memerhatikan ini karena bisanya harga pangan selalu naik setiap hari besar keagamaan.

"Jangan sampai tak terkendali, makanya kami melakukan pengawasan dan monitoring langsung melalui para Babinsa di setiap wilayah binaan masing - masing," tuturnya.
Namun kita tidak memungkiri, ada sebagian barang sembako mengalami kenaikan terlebih menjelang Idul Fitri, tetapi masih standar kenaikannya, artinya tidak sampai terjadi fluktuasi harga yang tinggi, masih terkendali harganya," jelasnya.
Sampai saat ini stok aman." kata Danramil menambahkan, bahwa ketersediaan bahan pokok maupun bahan pangan yang strategis masih mencukupi kebutuhan di pasaran. ** (Nan)







.jpg)








