- Bank Jakarta dan None Jakarta 2026 Soroti Pentingnya Kesehatan Finansial dan Fisik
- OJK Apresiasi Bank Jakarta dalam Mendorong Inklusi Keuangan Lewat FinFest 2026
- Rp 1,27 Miliar Revitalisasi SDN Cikaracak III, Siswa Harap Lebih Nyaman
- Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K.
- Hari Santri, Kakanwil Kamenag Banten Silaturhami Ke Abuya Muhtadi.
- Hadiri Sosialisasi pembangunan Jembatan Lemo, Ketua DPRD Harapakan Dukungan Semua Pihak
- Polda Metro Ungkap Lima Perkara SDA dan Barang Bersubsidi, 12 Tersangka Diproses
- Moderasi Beragama Dan Ekoteologi Jadi Bekal PPPK, Kamenag Layani Masyarakat.
- Kepala BNPB Letjen Kristomei Tinjau Karhutla Jawa Timur dan Imbau Masyarakat Hentikan Pembakaran
- Siskamling Malam Sabtu, Babinsa Dan Komduk Jaga Kamtibmas.
Bupati Majalengka Kucurkan Rp 7 Miliar, Jembatan Waringin Akhirnya Terwujud

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman, Kepala Desa Waringin Umar dan Forkopimcam Palasah.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Penantian panjang masyarakat Desa Waringin akhirnya berbuah hasil. Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelontorkan anggaran sekitar Rp 7 miliar untuk membangun jembatan penghubung Leuweunggede-Palasah, sebuah proyek strategis yang selama bertahun-tahun menjadi harapan warga demi membuka akses lebih cepat menuju Jatiwangi dan menggerakkan roda perekonomian.
Kepastian pembangunan tersebut disampaikan Bupati Majalengka saat menghadiri kegiatan bakti sosial khitanan massal di Desa Waringin, Minggu (30/8/2026). Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berpihak pada kebutuhan masyarakat dan menjadi prioritas pemerintah daerah.
Bupati memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Waringin yang dinilai gigih memperjuangkan aspirasi warganya. Menurutnya, perjuangan pemerintah desa yang didukung kebijakan pemerintah kabupaten menjadi kunci lahirnya proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.
Baca Lainnya :
- Rp 1,27 Miliar Revitalisasi SDN Cikaracak III, Siswa Harap Lebih Nyaman
- Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K.
- Pilkada Lewat DPRD Mengemuka, Rona Firmansyah Buka Suara
- Majalengka Creative Festival 2026 Dorong UMKM Perluas Pasar
- Danramil 01/Tgr Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kota Tangerang Tahun 2026.
"Pembangunan ini bukan sekadar membangun jembatan, tetapi membuka akses ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan mempercepat pertumbuhan wilayah. Karena anggaran desa tidak mencukupi, pemerintah daerah mengambil langkah untuk mengalokasikan dana sekitar Rp 7 miliar agar proyek ini bisa segera direalisasikan," ujar Bupati.
Selain pembangunan jembatan, pemerintah daerah bersama pemerintah desa juga berkolaborasi dalam pembebasan lahan untuk pelebaran jalan sebagai bagian dari peningkatan konektivitas kawasan.
Bupati mengingatkan masyarakat agar memiliki rasa memiliki terhadap seluruh infrastruktur yang telah dibangun. Jalan dan jembatan, katanya, harus dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi mendatang.
Di sela kegiatan sosial tersebut, Bupati juga memberikan doa kepada anak-anak yang mengikuti khitanan massal agar tumbuh menjadi generasi yang saleh, sehat, berbakti kepada orang tua, serta mampu menjadi kebanggaan bangsa dan negara.
Sementara itu, Kepala Desa Waringin, Umar, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya aspirasi masyarakat yang telah diperjuangkan selama ini.
"Atas nama Pemerintah Desa Waringin dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Majalengka yang telah memberikan perhatian besar terhadap kebutuhan warga. Pembangunan jembatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Kami berkomitmen mengawal pembangunan hingga selesai serta mengajak seluruh warga menjaga dan merawat infrastruktur ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," kata Umar.
Pembangunan jembatan senilai Rp 7 miliar tersebut diproyeksikan menjadi salah satu proyek infrastruktur strategis yang akan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Majalengka.
Kehadirannya diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah selatan Majalengka. ** (Agit)
















