- Panen Jagung Hibrida di Mampuak I, Bupati Shalahuddin Dorong Penguatan Ketahanan Pangan
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah.
- Pangkogabwilhan II Hadiri Latgabma Keris Woomera 2026, Perkuat Kerjasama Pertahanan TNI-ADF.
- Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Tersangka Diamankan
- Kejar Target Akhir Tahun, Bupati Shalahuddin Evaluasi Proyek PUPR Barito Utara
- Sinergi BUMD-BUMN Diperluas, Jakarta Percepat Pengembangan Kota Global
- Polisi Ungkap Peredaran 858 Kartrid Diduga Mengandung Etomidate
- Danramil Cikupa Turun ke Sekolah, Siswa, Siswi SMKN 14 Cikupa Tidak Ikut Aksi Unras.
- 150 Peserta Mengikuti Diklat Pencak Silat Ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate ini Tujuanya.
Andri Permana : Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Tangerang Jauh dari Nilai Ideologi Pancasila

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pj Walikota Tangerang, Dr Nurdin diminta evaluasi kinerja Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Teguh Suprianto. Pasalnya Upacara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila yang dilaksanakan, Sabtu (1/6/2024) di Lapangan Ahmad Yani, dinilai jauh dari makna ideologis.
Ketia Fraksi PDI Perjuangan, Andri S Permana mengatakan, sebagai perangkat daerah, Kesbangpol memiliki tugas dan fungsi sebagai pembinaan ideologi, bukan sebaliknya menjadi sumber masalah. Karena Andri menilai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila hanya mengugurkan kewajiban dan jauh dari dari makna ideologi.
Dia juga mengkritisi minimnya keterlibatan masyarakat saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang terkesan ala kadarnya. Terlihat tribun yang kosong semakin menggambarkan betapa pancasila tidak lebih penting dibandingkan euforia pagelaran kegiatan lain yang justru dianggap menghamburkan uang rakyat namun minim nilai ideologis.
Baca Lainnya :
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
"Ya, upacara peringatan hari Lahir Pancasila hari ini ala kadarnya.Jauh dibandingkan peringatan dan kegiatan festival lainnya di kota ini," sindir Andri.
"Semua terjebak tren yang semu, apapun momentumnya acaranya selalu bikin konser musik di taman elketrik," ujar Andri menambahkan.
Atas alasan itu, Andri menilai Kesbangpol Kota Tangerang setengah hati dalam melakukan pembinaan ideologi pancasila di Kota Tangerang.
Menurut Andri, Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga bisa dijadikan pedoman dalam berbangsa dan bernegara. Saatnya mengamalkan nilai-nilai pancasila untuk bisa menjaga kebhinekaan dan memperkuat persatuan agar negara Indonesia memiliki identitas yang kuat.
"Kesbangpol itu jembatan pemersatu bukan dinding pemisah. We can see you", pungkasnya. (Jhn)


.jpg)

.jpg)



.jpg)

.jpg)





