- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs
- PRSI: Prodi Robotika dan AI UHB Jadi Langkah Besar untuk Masa Depan Indonesia
- Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia di Jakarta
- Pelaku Pembunuhan Wanita di Serpong Utara Dibekuk Resmob PMJ Kurang dari 24 Jam
- Pramono Anung Tekankan Sinergi dan Ekspansi BUMD demi Jakarta Global City
- Dorong Peran BUMD DKI sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Gelar BUMD Leaders Forum
- Pemkab Barito Utara Komitmen Dukung Cegah Karhutla, Sekda Muhlis Hadiri Apel Siaga Karhutla 2026
- Polda Metro Bongkar 6 Lokasi Praktik Pengoplosan Gas Subsidi Beromzet hingga Miliaran Rupiah
- Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Andri Permana : Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Tangerang Jauh dari Nilai Ideologi Pancasila

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pj Walikota Tangerang, Dr Nurdin diminta evaluasi kinerja Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Teguh Suprianto. Pasalnya Upacara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila yang dilaksanakan, Sabtu (1/6/2024) di Lapangan Ahmad Yani, dinilai jauh dari makna ideologis.
Ketia Fraksi PDI Perjuangan, Andri S Permana mengatakan, sebagai perangkat daerah, Kesbangpol memiliki tugas dan fungsi sebagai pembinaan ideologi, bukan sebaliknya menjadi sumber masalah. Karena Andri menilai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila hanya mengugurkan kewajiban dan jauh dari dari makna ideologi.
Dia juga mengkritisi minimnya keterlibatan masyarakat saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang terkesan ala kadarnya. Terlihat tribun yang kosong semakin menggambarkan betapa pancasila tidak lebih penting dibandingkan euforia pagelaran kegiatan lain yang justru dianggap menghamburkan uang rakyat namun minim nilai ideologis.
Baca Lainnya :
- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs
- Bupati Majalengka Tertibkan Kabel Udara, Kolaborasi Pemda - Operator Demi Kota Lebih Aman dan Estetis
- OJK dan Pemkab Majalengka Kuatkan Ekosistem Keuangan Inklusif di Situ Cipanten Gunungkuning
- Dinkes Tingkatkan Kualitas Layanan Melalui Pemanfaatan SIG di Bidang Kesehatan
"Ya, upacara peringatan hari Lahir Pancasila hari ini ala kadarnya.Jauh dibandingkan peringatan dan kegiatan festival lainnya di kota ini," sindir Andri.
"Semua terjebak tren yang semu, apapun momentumnya acaranya selalu bikin konser musik di taman elketrik," ujar Andri menambahkan.
Atas alasan itu, Andri menilai Kesbangpol Kota Tangerang setengah hati dalam melakukan pembinaan ideologi pancasila di Kota Tangerang.
Menurut Andri, Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga bisa dijadikan pedoman dalam berbangsa dan bernegara. Saatnya mengamalkan nilai-nilai pancasila untuk bisa menjaga kebhinekaan dan memperkuat persatuan agar negara Indonesia memiliki identitas yang kuat.
"Kesbangpol itu jembatan pemersatu bukan dinding pemisah. We can see you", pungkasnya. (Jhn)

















