- Pelaku Pembunuhan Wanita di Serpong Utara Dibekuk Resmob PMJ Kurang dari 24 Jam
- Pramono Anung Tekankan Sinergi dan Ekspansi BUMD demi Jakarta Global City
- Dorong Peran BUMD DKI sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Gelar BUMD Leaders Forum
- Pemkab Barito Utara Komitmen Dukung Cegah Karhutla, Sekda Muhlis Hadiri Apel Siaga Karhutla 2026
- Polda Metro Bongkar 6 Lokasi Praktik Pengoplosan Gas Subsidi Beromzet hingga Miliaran Rupiah
- Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
- Kodim Tangerang Gelar Patroli Dialogis, Ajak Warga Bersatu Cegah Kriminalitas
- Koramil 01/Tgr Bersama Warga, Patroli Malam Ciptakan Keamanan Wilayah
- Kemanunggalan TNI dan Warga di Balik Pembangunan Jembatan Garuda Tangerang
- Kantah Kab Tangerang Komitmen Perkuat Pembinaan, Pengawasan Terhadap PPAT
Akses Dana Bergulir LPDB-KUMKM, KSP Dana Mukti Dorong Kemandirian Ekonomi Anggota

MEGAPOLITANPOS.COM, Bali- Koperasi terus beradaptasi menyesuaikan perkembangan zaman dengan melakukan berbagai perubahan dan inovasi. Perubahan citra koperasi dari konvensional menjadi modern terlihat dari sisi pengelolaan usaha, pelayanan anggota, serta akses pembiayaan. Selain itu, transformasi digital terus dikembangkan dari sisi kelembagaan, operasional, dan permodalan sehingga membentuk karakter koperasi yang semakin kuat dan bermartabat.
Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Dana Mukti di Jalan Pulau Menjangan No. 28 Kelurahan Banyuning Kabupaten Buleleng Bali mendorong masyarakat setempat untuk berkoperasi. Membangun ekosistem usaha yang kondusif sehingga anggota yang merupakan pelaku UMKM bisa tumbuh dan berkembang bersama koperasi.
Ketua KSP Dana Mukti I Ketut Suartika mengatakan, berbagai upaya perlu dilakukan untuk mengembangkan sektor koperasi dan UMKM di tanah air melalui pemberdayaan potensi dan peluang bisnis, sekaligus mencari solusi atas permasalahan dan tantangan yang dihadapi seperti permodalan, SDM, teknologi, pemasaran dan lain-lain.
Baca Lainnya :
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Kunjungan ke China, Menteri Maman Buka Peluang Besar UMKM Tembus Pasar Global
- Dampak Harga Plastik Naik: Keuntungan UMKM Menyusut
- Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi
- Wamenkop Dorong Koperasi TCI Jalin Sinergi dengan Kopdes Merah Putih Di Tengah Kinerja Yang Solid
“Melalui KSP Dana Mukti, kami berharap tercipta ekonomi yang berkelanjutan, mampu mengembangkan kekuatan ekonomi rakyat, serta mendorong pembangunan ekonomi nasional secara mandiri dan berkeadilan sosial. Selain itu, tercipta nilai kebersamaan, kesetiakawanan, dan kejujuran sebagai dasar perwujudan ekonomi nasional yang mampu bersaing di era global,” jelas Suartika.
Pengembangan potensi organisasi dan daya dukung koperasi didorong sehingga mampu menyediakan kesempatan kerja dan peluang berusaha.
"Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, juga bukti peran serta koperasi di tengah masyarakat, KSP Dana Mukti memiliki Program Dana Mukti Peduli. Program sosial ini bertujuan membantu masyarakat miskin di sekitar koperasi yang dilakukan setiap Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Hari koperasi. Selain itu, pada Hari Ulang Tahun KSP Dana Mukti di bulan September hingga Oktober, kegiatan sosial juga dilakukan dengan mengunjungi serta menyerahkan bantuan sembako ke panti asuhan," terang Suartika.
Koperasi yang berdiri pada tahun 2003, memiliki total karyawan sebanyak 14 orang, dengan jumlah anggota sebanyak 781 orang.
Pada tahun 2012 mengakses pinjaman dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Mikro(LPDB-KUMKM)melalui Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buleleng Bali.
" Dasar pertimbangan suku bunga pinjaman yang rendah, KSP Dana Mukti mulai mengakses permodalan LPDB-KUMKM. Dampaknya, produktivitas usaha koperasi mulai meningkat, dan mampu bersaing dengan koperasi lain di wilayah Kabupaten Buleleng dengan menawarkan suku bunga pinjaman yang lebih rendah,” tutur Suartika.
Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menyampaikan, LPDB-KUMKM terus mendorong peningkatan inovasi dan teknologi demi menunjang mutu layanan. Hal ini dibutuhkan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap LPDB-KUMKM.
“Inovasi merupakan sebuah keharusan dan kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi. Teknologi berperan dalam menjaga kualitas layanan kepada mitra-mitra LPDB-KUMKM agar lebih cepat, tepat, dan efisien. Mitra-mitra LPDB-KUMKM yang tersebar di seluruh nusantara membutuhkan kecepatan dan keakuratan akses informasi, sehingga bisa meminimalisir segala risiko dan kesalahan dalam penyaluran pinjaman/pembiayaan. Masyarakat terutama pelaku usaha koperasi memerlukan pelayanan LPDB-KUMKM yang cepat, efektif, dan akuntabel, sehingga hal ini menjadi kebutuhan utama bagi seluruh jajaran LPDB-KUMKM,” kata Supomo.
Harapannya lanjut Supomo, dengan meningkatkan dan memperluas mutu layanan, terutama melalui program-program inovatif dan integritas, LPDB-KUMKM bisa memaksimalkan penyaluran dana bergulir ke seluruh koperasi di tanah air. " Sinergi dan kolaborasi dengan lembaga lain, peningkatan kualitas SDM, serta pemanfaatan teknologi digital, diharapkan dapat menciptakan dampak signifikan bagi kemajuan perekonomian di Indonesia,” tutup Supomo.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)














