- Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk, 181 Meter Merah Putih Berkibar di Muka Indonesia
- HUT ke-41 Dufan Ancol Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis
- Dilepas ke 11 Negara, 4.021 Alumni LKP Siap Bersaing di Dunia Kerja Global
- PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum kepada Presiden, Persoalkan Pembatalan Lahan di Batam
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Kirim Bantuan Korban Gempa Bumi NTT melalui PELNI
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
166 Titik Sekolah Rakyat Beroperasi, BNI Perkuat Inklusi Keuangan Pendidikan Nasional

Keterangan Gambar : Prabowo Subianto di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM, Banjarbaru, Kalimantan Selatan – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mempertegas komitmennya dalam mendukung pemerataan pendidikan nasional melalui keterlibatan aktif dalam Program Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas pemerintah.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan ekosistem layanan keuangan inklusif serta penerapan tata kelola administrasi pendidikan yang modern, transparan, dan berbasis digital.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
- Kemenkop Perkuat Akses Pembiayaan Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
Program Sekolah Rakyat secara resmi diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Acara tersebut dihadiri jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan kementerian dan lembaga, serta perwakilan BUMN, termasuk Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan seluruh anak bangsa memperoleh hak pendidikan yang layak tanpa terhambat kondisi ekonomi maupun keterbatasan wilayah.
“Kita telah mewujudkan upaya ini melalui Program Sekolah Rakyat. Saya merasa bahagia dan terharu melihat dampak nyata dari kerja bersama ini,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, pendidikan adalah instrumen utama dalam memperkuat keadilan sosial dan memutus mata rantai kemiskinan.
Ia menegaskan bahwa tujuan bernegara adalah meningkatkan kualitas hidup seluruh rakyat Indonesia secara merata.
“Kita bernegara untuk memperbaiki kehidupan seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya segelintir orang,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melaporkan bahwa hingga awal 2026, Program Sekolah Rakyat telah beroperasi di 166 titik pada 34 provinsi.
Program ini melayani 15.954 siswa, dengan dukungan 2.218 guru dan 4.889 tenaga pendidik. “Sekolah Rakyat pada dasarnya merupakan gagasan langsung dari Presiden Prabowo dan terus kami tindaklanjuti sesuai arahan beliau,” ujar Gus Ipul.
Sebagai mitra strategis, BNI berperan dalam penguatan operasional Sekolah Rakyat melalui penyediaan Agen46 Mini Bank, Bank Sampah, pembukaan rekening siswa, serta Kartu Siswa berbasis reader untuk sistem absensi elektronik.
BNI juga menyiapkan sistem pengelolaan keuangan sekolah yang terintegrasi, meliputi penyaluran dana dari Kementerian Sosial, payroll guru, transaksi mitra sekolah seperti katering dan laundry, hingga dashboard monitoring keuangan yang seluruhnya dilakukan secara cashless melalui QRIS dan BNIdirect.
Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho menegaskan bahwa dukungan ini bertujuan mendorong tata kelola pendidikan yang akuntabel dan efisien. “BNI ingin memastikan administrasi pendidikan di Sekolah Rakyat berjalan modern, transparan, dan efisien melalui layanan keuangan digital,” jelasnya.
Implementasi program tersebut salah satunya terlihat di Sekolah Rakyat 9 Banjarbaru yang dilengkapi fasilitas pembelajaran lengkap, mulai dari gedung pendidikan, aula serbaguna, GOR, musala, amphitheater, hingga ruang makan, guna mendukung proses belajar yang berkelanjutan.
Dengan sinergi lintas kementerian dan BUMN, keterlibatan BNI dalam Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses pendidikan serta memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan. (Reporter: Achmad Sholeh Alek)







.jpg)



.jpg)




