- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
Wujudkan Transparansi dan Percepatan Pelayanan, Pemkot Implementasikan KKI

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Dalam rangka mengoptimalkan sistem penyelenggaraan pemerintahan melalui percepatan transaksi pembayaran non-tunai, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi mengimplementasikan Kartu Fisik Kartu Kredit Indonesia (KKI) yang bekerja sama dengan Bank BJB.
Dalam kesempatannya, Pj Wali Kota, berharap, dengan diimplementasikannya KKI tersebut percepatan pelayanan di Kota Tangerang dapat semakin optimal.
"Terutama di tiga sektor yakni dalam transaksi dengan UMKM daerah, pengelolaan pajak dan retribusi serta transaksi keuangan daerah dan juga dalam manajemen ASN di Lingkungan Pemkot Tangerang," terang Pj Wali Kota, dalam arahannya saat apel pegawai yang dirangkaikan dengan Launching & Sosialisasi KKI di Lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. Senin, (22/04/2024).
Baca Lainnya :
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
Disamping itu, lanjut Dr. Nurdin, dengan transaksi pembayaran non-tunai tersebut, diharapkan penggunaan anggaran daerah akan dapat lebih transparan.
"Hal ini juga sesuai dengan arahan presiden, di mana Pemerintah Daerah didorong untuk menggunakan Kartu Kredit Pemerintahan Daerah (KKPD) agar penggunaan anggaran daerah dapat ter-record semua, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan terhadap masyarakat dapat lebih optimal," sambungnya.
Selain launching dan sosialisasi KKI, kegiatan apel tersebut juga dirangkaikan dengan Penyerahan Sertifikat Hak Pakai Elektronik dari Kantor Pertanahan Kota Tangerang kepada Pemkot Tangerang.
"Apresiasi dari kami untuk Badan Pertanahan Kota Tangerang, berkat kolaborasinya dalam upaya mendorong tertib administrasi serta pengeloaan aset di Kota Tangerang," puji Dr. Nurdin.
"Karena selain transparansi anggaran, tertib administrasi dalam pengelolaan aset juga merupakan bentuk upaya pencegahan korupsi, di mana dalam penilaian MCP salah satu indikatornya adalah pengelolaan aset," tutup Mantan Kepala Pusdatin Kemendagri ini. ** (Jhn)








.jpg)







