- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali
Wujudkan Ketahanan Pangan Kodim 0510/Trs Panen Padi 100 Hektar

Keterangan Gambar : Wujudkan Ketahanan Pangan Kodim 0510/Trs Panen Padi 100 Hektar
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Kodam Jaya, Tigaraksa - Sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan Wilayah, Kodim 0510/Trs melakukan panen padi seluas 100 hektar. Panen raya di pimpin langsung Dandim 0510/Trs Letkol Inf Yudho Setyono di dampingi Kasiter Kasrem 052/Wkr Kolonel Arh Heri Purnomo dan Staf Ahli Bupati Tangerang Hendar, Panen di lakukan di Kampung Kebon Desa Tegal Kunir Kidul Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang, Kamis (07/08/2025).
Panen raya tersebut suatu hal sudah di tunggu - tunggu oleh semua masyarakat khususnya masyarakat Kecamatan Mauk karena, padi sudah menguning saatnya untuk di panen.

Baca Lainnya :
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- PWHI Pertanyakan Anggaran Pembelian Kamera, Camat Karang Tengah Bungkam
- Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga
- Gelaran Bersih Desa Rejowinangun Implentasikan Kerukunan Dalam Kebhinekaan Hakiki
- Gen Z Majalengka Bersuara di Senayan, Sekolah Rusak Jadi Sorotan
Dandim 0510/Trs Letkol Inf Yudho Setyono mengatakan, pada kesempatan pagi ini melakukan panen padi seluas 100 hektar untuk mewujudkan ketahanan pangan sesuai perintah Presiden Prabowo untuk memenuhi swasembada pangan.
"Namun pelaksanan panen raya tidak bisa kita laksanakan bersama - sama karena adanya hujan deras yang disertai angin, sehingga padi banyak yang roboh supaya tidak merugi para kelompok tani memanen terlebih dahulu padi yang roboh," ujarnya.
Dandim 0510/Trs Letkol Inf Yudho Setyono juga menjelaskan beberapa kendala seperti, menghadapi serangan hama, kekurangan air saat waktu pengairan dan alat - alat pertanian yang masih kurang memadai.

"Kedepan kami Kodim 0510/Trs akan memperbaiki dan bekerjasama dengan kelompok tani (Poktan), karena tugas kita di kewilayahan adalah melakukan pendampingan kepada kelompok tani. Untuk selama ini beras menjadi komoditas utama dalam pangan," katanya.
"Presiden Prabowo sendiri pernah menyampaikan Indonesia saat ini sudah memiliki stok beras yang cukup sampai tahun 2027, untuk panen raya padi di Kecamatan Mauk setiap 1 hektar lahan menghasilkan 6 ton padi," tambahnya.
Sementara, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid melalui Staf Ahli Bidang Ekbang Hendar mengapresiasi atas kolaborasi TNI dan Dinas Pertanian serta kelompok tani yang menghasilkan panen padi di atas rata - rata 6 sampai 7 ton per hektar.
"Perlu di ketahui beras lokal dari Kabupaten Tangerang suda melebihi, hasil panen padi kita sebagian di kirim ke Banten, Kabupaten Tangerang salah satu pendukung ketahanan pangan di Provinsi Banten, beras kita bukan untuk warga Kabupaten Tangerang saja melainkan kebutuhan luar Kabupaten Tangerang kita cukupi," ucapnya.Jhn

















