- Angkat Destinasi Wisata, Tan Ngi Hing Perjuangkan Akses Jembatan Garuda
- Mempererat Hubungan Kekeluargaan, PDI Perjuangan Buka Dapur Umum
- PTPN I Percepat Transformasi Digital dan Tata Kelola, Abdul Rivai Ras: Perkebunan Harus Berdaya Saing Global
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
Wujudkan Ketahanan Pangan Kodim 0510/Trs Panen Padi 100 Hektar

Keterangan Gambar : Wujudkan Ketahanan Pangan Kodim 0510/Trs Panen Padi 100 Hektar
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Kodam Jaya, Tigaraksa - Sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan Wilayah, Kodim 0510/Trs melakukan panen padi seluas 100 hektar. Panen raya di pimpin langsung Dandim 0510/Trs Letkol Inf Yudho Setyono di dampingi Kasiter Kasrem 052/Wkr Kolonel Arh Heri Purnomo dan Staf Ahli Bupati Tangerang Hendar, Panen di lakukan di Kampung Kebon Desa Tegal Kunir Kidul Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang, Kamis (07/08/2025).
Panen raya tersebut suatu hal sudah di tunggu - tunggu oleh semua masyarakat khususnya masyarakat Kecamatan Mauk karena, padi sudah menguning saatnya untuk di panen.

Baca Lainnya :
- Angkat Destinasi Wisata, Tan Ngi Hing Perjuangkan Akses Jembatan Garuda
- Mempererat Hubungan Kekeluargaan, PDI Perjuangan Buka Dapur Umum
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Polres Majalengka Amankan Aksi Damai, Pemda Terima Aspirasi
- Si Luna Inovasi Program Digital Mudahkan Layanan Publik di Kelurahan Kamulan
Dandim 0510/Trs Letkol Inf Yudho Setyono mengatakan, pada kesempatan pagi ini melakukan panen padi seluas 100 hektar untuk mewujudkan ketahanan pangan sesuai perintah Presiden Prabowo untuk memenuhi swasembada pangan.
"Namun pelaksanan panen raya tidak bisa kita laksanakan bersama - sama karena adanya hujan deras yang disertai angin, sehingga padi banyak yang roboh supaya tidak merugi para kelompok tani memanen terlebih dahulu padi yang roboh," ujarnya.
Dandim 0510/Trs Letkol Inf Yudho Setyono juga menjelaskan beberapa kendala seperti, menghadapi serangan hama, kekurangan air saat waktu pengairan dan alat - alat pertanian yang masih kurang memadai.

"Kedepan kami Kodim 0510/Trs akan memperbaiki dan bekerjasama dengan kelompok tani (Poktan), karena tugas kita di kewilayahan adalah melakukan pendampingan kepada kelompok tani. Untuk selama ini beras menjadi komoditas utama dalam pangan," katanya.
"Presiden Prabowo sendiri pernah menyampaikan Indonesia saat ini sudah memiliki stok beras yang cukup sampai tahun 2027, untuk panen raya padi di Kecamatan Mauk setiap 1 hektar lahan menghasilkan 6 ton padi," tambahnya.
Sementara, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid melalui Staf Ahli Bidang Ekbang Hendar mengapresiasi atas kolaborasi TNI dan Dinas Pertanian serta kelompok tani yang menghasilkan panen padi di atas rata - rata 6 sampai 7 ton per hektar.
"Perlu di ketahui beras lokal dari Kabupaten Tangerang suda melebihi, hasil panen padi kita sebagian di kirim ke Banten, Kabupaten Tangerang salah satu pendukung ketahanan pangan di Provinsi Banten, beras kita bukan untuk warga Kabupaten Tangerang saja melainkan kebutuhan luar Kabupaten Tangerang kita cukupi," ucapnya.Jhn

















