- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Kirim Bantuan Korban Gempa Bumi NTT melalui PELNI
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
Wujudkan Ketahanan Pangan Kodim 0510/Trs Panen Padi 100 Hektar

Keterangan Gambar : Wujudkan Ketahanan Pangan Kodim 0510/Trs Panen Padi 100 Hektar
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Kodam Jaya, Tigaraksa - Sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan Wilayah, Kodim 0510/Trs melakukan panen padi seluas 100 hektar. Panen raya di pimpin langsung Dandim 0510/Trs Letkol Inf Yudho Setyono di dampingi Kasiter Kasrem 052/Wkr Kolonel Arh Heri Purnomo dan Staf Ahli Bupati Tangerang Hendar, Panen di lakukan di Kampung Kebon Desa Tegal Kunir Kidul Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang, Kamis (07/08/2025).
Panen raya tersebut suatu hal sudah di tunggu - tunggu oleh semua masyarakat khususnya masyarakat Kecamatan Mauk karena, padi sudah menguning saatnya untuk di panen.

Baca Lainnya :
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
- Bupati Blitar Dorong Pelestarian Wisata Budaya Jamasan Gong Kyai Pradah 2026
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
Dandim 0510/Trs Letkol Inf Yudho Setyono mengatakan, pada kesempatan pagi ini melakukan panen padi seluas 100 hektar untuk mewujudkan ketahanan pangan sesuai perintah Presiden Prabowo untuk memenuhi swasembada pangan.
"Namun pelaksanan panen raya tidak bisa kita laksanakan bersama - sama karena adanya hujan deras yang disertai angin, sehingga padi banyak yang roboh supaya tidak merugi para kelompok tani memanen terlebih dahulu padi yang roboh," ujarnya.
Dandim 0510/Trs Letkol Inf Yudho Setyono juga menjelaskan beberapa kendala seperti, menghadapi serangan hama, kekurangan air saat waktu pengairan dan alat - alat pertanian yang masih kurang memadai.

"Kedepan kami Kodim 0510/Trs akan memperbaiki dan bekerjasama dengan kelompok tani (Poktan), karena tugas kita di kewilayahan adalah melakukan pendampingan kepada kelompok tani. Untuk selama ini beras menjadi komoditas utama dalam pangan," katanya.
"Presiden Prabowo sendiri pernah menyampaikan Indonesia saat ini sudah memiliki stok beras yang cukup sampai tahun 2027, untuk panen raya padi di Kecamatan Mauk setiap 1 hektar lahan menghasilkan 6 ton padi," tambahnya.
Sementara, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid melalui Staf Ahli Bidang Ekbang Hendar mengapresiasi atas kolaborasi TNI dan Dinas Pertanian serta kelompok tani yang menghasilkan panen padi di atas rata - rata 6 sampai 7 ton per hektar.
"Perlu di ketahui beras lokal dari Kabupaten Tangerang suda melebihi, hasil panen padi kita sebagian di kirim ke Banten, Kabupaten Tangerang salah satu pendukung ketahanan pangan di Provinsi Banten, beras kita bukan untuk warga Kabupaten Tangerang saja melainkan kebutuhan luar Kabupaten Tangerang kita cukupi," ucapnya.Jhn










.jpg)





