- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali
Warga Minta Satpol PP Tutup TPS Liar Di Lahan PT Dinamika Agra Bangun
Warga Minta Satpol PP Tutup TPS Liar Di Lahan PT Dinamika Agra Bangun

Keterangan Gambar : lokasi tps
MEGAPOLITANPOSCOM, Kota Tangerang - Status kepemilikan lahan kosong seluas 11.6 Hektar yang sempat menjadi persoalan alih fungsi menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Liar di kawasan Parung Kored, Karang Tengah temukan titik terang. Jumat (19/08/2022).
Staf perizinan dari PT Dinamika Agrabangun, Jokosan mengungkapkan, bahwa status kepemilikan tanah tersebut sudah beralih menjadi milik sdr. DRS. CIPTO SULISTIO selaku pemilik PT Dinamika Agrabangun yang sah.
"Kita beli itu sejak tahun 2011 itu peralihannya, sedangkan perizinannya itu dari tahun 95 itu sudah dijalankan. Nah sejak tahun 2011 itu sudah peralihan kepemilikan dari PT Dinamika ke Pak Drs. Cipto Sulistio, selaku pemilik yang sah PT Dinamika," ungkapnya, Selasa (16/8).
Baca Lainnya :
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- PWHI Pertanyakan Anggaran Pembelian Kamera, Camat Karang Tengah Bungkam
- Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga
- Gelaran Bersih Desa Rejowinangun Implentasikan Kerukunan Dalam Kebhinekaan Hakiki
- Gen Z Majalengka Bersuara di Senayan, Sekolah Rusak Jadi Sorotan
Dari perizinan tersebut, kata Joko, hingga kini masih tertib perizinan dengan sdh dimiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), berikut sudah termasuk Site plan, Amdal, Pel Banjir, Ijin Lingkungan.
"Jadi kalo di lokasi ini itu ada kegiatan pembuangan sampah, berarti itu diluar dari peruntukan atas tanah di sekitar sini," jelasnya.
Lebih lanjut Joko menerangkan prihal ramainya persoalan sampah di lahan PT Dinamika Agrabangun, dirinya pun sempat mendapat panggilan oleh Satpol PP Kota Tangerang.
"Saya sempat menyampaikan berita acaranya, namun sampai sekarang kenapa belum ada tindakan untuk penutupan tempat pembuangan sampah tersebut. Kalau pun di sini peruntukannya sebagai tempat pembuangan sampah, mana izinnya?," tegas Joko.
Oleh karena itu, Joko meminta kepada Satpol PP Kota Tangerang untuk segera melakukan tindakan penutupan adanya aktifitas pembuangan sampah di lahan kosong tersebut.
"Kepada Satpol PP kalau memang ini ada izinnya, keluarkan, kalau memang tidak ada ya di tutup, sedangkan ini peruntukannya itu untuk perumahan," ungkapnya.
Jika Pemkot Kota Tangerang tidak segera menindaklanjuti nya maka lokasi tersebut menjadi TPSL ilegal, lingkungan akan tercemar. Sedangkan peruntukan lahan tersebut yaitu untuk perumahan bukan pembuangan sampah.
"Pemkot Tangerang harus tegas dan bisa menindak dengan segera atas laporan dan keluhan warga, Keberadaan,fungsi dan Peranan Pemerintah itu harus nyata, dan tegas," pungkasnya.
Masih menurut staff perijinan yaitu Jokosan, bahwa terhadap oknum yang membuka TPSL tersebut telah dilaporkan kepada pihak berwajib dengan pasal Pengrusakan secara bersama sama karena di duga oknum tersebut masuk ke lahan milik PT. Dinamika dengan cara merusak dan menghancurkan pagar beton pembatas milik PT. Dinamika Arga Bangun (RED/KJK)

















