- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
Wamen UMKM Tinjau PLUT KUMKM Kulon Progo, Perkuat Pendampingan Wirausaha

Keterangan Gambar : Wamen UMKM Helvi Moraza.
MEGAPOLITANPOS.COM, Kulon Progo – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza melakukan kunjungan kerja ke Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (17/7).
"Pemerintah pusat dan daerah hadir berkolaborasi membangun fasilitas PLUT untuk membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi pengusaha UMKM, khususnya dalam pembiayaan dan pemasaran, sesuai arahan Presiden," ujar Helvi.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Menteri UMKM meninjau berbagai fasilitas PLUT KUMKM Kulon Progo, berdialog dengan para konsultan pendamping, serta mendengarkan pengalaman para pengusaha UMKM yang memperoleh layanan konsultasi, pelatihan, pendampingan, hingga akses pembiayaan dan pemasaran.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM dan OJK Bentuk Satgas Pembiayaan
- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
Helvi juga mengapresiasi kualitas produk unggulan UMKM Kulon Progo yang dipamerkan di PLUT. Menurutnya, produk kerajinan, fesyen, dan kuliner daerah memiliki kualitas yang baik dengan harga yang kompetitif sehingga berpotensi menarik minat wisatawan.

Ia menilai keberadaan Yogyakarta International Airport (YIA) menjadikan Kulon Progo sebagai kawasan yang strategis bagi perdagangan dan pariwisata. Karena itu, PLUT berperan penting memastikan pengusaha UMKM mampu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri melalui peningkatan kapasitas produksi serta perluasan akses pasar, termasuk ke kawasan destinasi wisata.
"Pemerintah pusat tidak membiarkan pemerintah daerah berjalan sendiri. Kementerian UMKM terus mendampingi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu menyejahterakan masyarakat," kata Helvi.
Wamen UMKM menekankan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga keuangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi.
Ia juga meminta pemerintah daerah terus menjaga dan mengoptimalkan fungsi PLUT KUMKM sebagai pusat layanan terpadu bagi pengusaha UMKM. Kepada para konsultan pendamping, Helvi berpesan agar memberikan layanan secara profesional dan sepenuh hati sehingga mampu menghadirkan solusi yang tepat bagi pengembangan usaha masyarakat.
Wamen UMKM optimistis keberadaan PLUT KUMKM di Yogyakarta dapat menjadi salah satu contoh pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian daerah dan nasional.
Tenaga Ahli Menteri UMKM Faisal Anwar menambahkan, PLUT perlu terus dikembangkan sebagai one stop service pendampingan UMKM sekaligus pusat inkubasi bisnis untuk melahirkan wirausaha baru, meningkatkan produktivitas usaha, serta memperkuat inovasi dan digitalisasi UMKM.
"Optimalisasi PLUT harus dilakukan melalui peningkatan kapasitas pendamping, penguatan jejaring kemitraan, pemanfaatan teknologi informasi, serta penyediaan program yang sesuai dengan kebutuhan UMKM. PLUT tidak hanya menjadi tempat konsultasi, tetapi juga pusat solusi bagi pengembangan usaha masyarakat," ujar Faisal.
Ia menambahkan, Kulon Progo memiliki potensi ekonomi lokal yang besar, mulai dari sektor pertanian, industri kreatif, kerajinan, hingga pariwisata. Melalui PLUT, berbagai potensi tersebut dapat dihubungkan dengan peluang pasar, akses pembiayaan, serta kemitraan usaha sehingga mampu meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Wamen UMKM didampingi Deputi Bidang Kewirausahaan Riza Damanik, Staf Ahli Menteri Reghi Perdana, Staf Khusus Menteri Syauqi, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, Sekretaris Daerah Kulon Progo Triyono, Kepala Disperinkop UKM Kulon Progo Iffah Mufidati, serta jajaran Kementerian UMKM dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo.(AS/MP).

















