- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
Walikota Jakpus Dampingi Pj Gubernur Tinjau Posko Kebakaran Kebon Kosong

Keterangan Gambar : Walikota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mendampingi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi meninjau posko pengungsian penyintas kebakaran di SDN 09 Kebon Kosong
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Walikota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mendampingi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi meninjau posko pengungsian penyintas kebakaran di SDN 09 Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Rabu (11/12) pagi.
Pj Gubernur datang untuk melihat kondisi penyintas kebakaran serta penanganan di tenda maupun ruang kelas SDN 09 Kebon Kosong yang sementara waktu dijadikan posko pengungsian sementara.

Baca Lainnya :
- Zaenal Arifn Nahkodai Dekopinda Kabupaten Blitar Masa Bakti 2025-2030
- Ketua DPW NasDem Jawa Timur Targetkan Tahun 2029 Peroleh Sembilan Kursi
- Walikota Jakpus Dampingi Pj Gubernur Tinjau Posko Kebakaran Kebon Kosong
- Benyamin: 16 Tahun Kota Tangsel, Refleksi dan Optimisme untuk Masa Depan
- Pj. Gubernur Teguh Dukung Kebijakan Gratiskan Biaya Sewa Rusun untuk Warga Eks Kebakaran Manggarai
Teguh Setyabudi mengatakan, pihaknya menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa warga RT 02-09/RW Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/12) siang.
"Diduga kebakaran ini bermula dari salah satu rumah yang mengalami korsleting listrik sehingga mengakibatkan 200 rumah ludes terbakar. Perangkat di jajaran Pemprov DKI berusaha bergerak secepat mungkin guna memastikan penanganan dan pelayanan terbaik kepada penyintas kebakaran," ujar Teguh, Rabu (11/12).
Ia mengungkapkan, penanganan di lapangan dilakukan secara berkoordinasi melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait. Tiga posko pengungsian sudah didirikan di sekitar lokasi kebakaran di antaranya, SDN 09, Masjid Al Ikhsan, dan Lapangan Yusuf Hamka. Posko kesehatan juga telah didirikan dengan dukungan tim medis, AGD Puskesmas, dan PMI.
Berbagai bantuan juga telah disalurkan di antaranya, penyediaan makanan siap saji sebanyak tiga kali sehari, perlengkapan kebutuhan dasar bagi penyintas kebakaran dan sebagainya.
"Kami juga memastikan kebutuhan pendidikan anak-anak yang terdampak termasuk seragam dan perlengkapan sekolah, alat kebersihan dan kebutuhan lainnya disesuaikan kebutuhan penyintas kebakaran," ungkapnya.
Ia menuturkan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI juga telah membuka posko layanan untuk membantu penyintas kebakaran mengurus pergantian berbagai dokumen kependudukan di antaranya KTP, kartu keluarga, akta, dan berbagai catatan sipil lainnya yang turut terbakar.
"Pemprov DKI berkomitmen untuk berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memberikan pelayanan terbaik bagi penyintas kebakaran di Kebon Kosong," tuturnya.
Ia menegaskan, Pemprov DKI akan berkoordinasi bersama lembaga dan kementerian terkait penanganan di lokasi lahan eks kebakaran disebabkan tidak semua merupakan kewenangan pemerintah daerah.
"Saya belum mengambil keputusan, tapi sempat berdiskusi dengan beberapa warga untuk relokasi ke rusun. Sementara bantuan yang diberikan kepada penyintas kebakaran sesuai kebutuhan," tegasnya.
Diketahui sekitar 200 rumah warga RT 02 - 09/RW 05 Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat ludes terbakar, Selasa (10/12) siang. Kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik mengakibatkan sebanyak 600 Kepala Keluarga (KK) atau 1.800 jiwa kehilangan tempat tinggal.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)














