- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
- Dari UMKM hingga Pantai Teluk Nipah, Relawan Bakti BUMN Tinggalkan Manfaat untuk Desa Bulok
- Sinergi DPRD dan Pemkab Perkuat Arah Pembangunan melalui Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
- Polda Metro Ungkap Sindikat Peredaran Meterai Palsu, Dirjen Pajak Beri Penghargaan
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- DPRD Dukung Langkah Penguatan Penanganan Karhutla dan BBM di Barito Utara
- Wakil Ketua DPRD Barito Utara Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Wali Kota Jakpus Apresiasi Program Mengubah Sampah Jadi Emas

Keterangan Gambar : Wali Kota Jakpus Dhany Sukma bersama PT Pegadaian, dalam kegiatan di Kampung Eduwisata Bhinneka, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Kamis (22/9).
MEGAPOLITANPOS.COM, DKI Jakarta-Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma mengapresiasi Edukasi Mengemaskan Sampah untuk Indonesia yang dilakukan Bank Sampah hijau selaras mandiri bersama PT Pegadaian, di Kampung Eduwisata Bhinneka, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Kamis (22/9).
Menurut Dhany, ini merupakan suatu langkah yang memiliki multiplayer effect dan manfaatnya luar biasa bagi semua yamg terlibat.
"Mengubah sampah dengan menjadi emas yang bisa diinvestasikan. Dan hasil investasinya itu juga bermanfaat bagi peningkatan ekonomi sebagai investasi keluarga atau investasi pribadi, kegiatan ini semua dimenangkan, semua mendapat dampak yang positif, pegadaian selaku kolaborator juga mendapatkan dampak positif dari investasi emasnya, masyarakat, dan pengelola juga otomatis akan mendapatkan dampak ekonominya," katanya.
Baca Lainnya :
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
Dhany menuturkan masyarakat di Kota Administrasi Jakarta Pusat memiliki komitmen yang baik dalam pengelolaan sampah, hal tersebut terlihat dari partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini.
"Untuk di kelurahan lain juga ada dengan pendekatan yang berbeda, dengan kolaborator yang berbeda. Kalau di sini ada pegadaian, seperti di Cempaka Putih itu ada aja juga dari PLN yang terus melakukan pendampingan. Insya Allah Kepala Daerah dari Asia Tenggara akan berkunjung ke Kampung Samtama RW 03 Cempaka Putih," tuturnya.
BUMN, lanjut Dhany, juga sudah masuk dan berkolaborasi dengan warga-warga yang peduli untuk menghasilkan sesuatu agar dapat bermanfaat bagi lingkungan.
"Ini harus dikembangkan pada seluruh wilayah khususnya di Jakarta Pusat, di DKI bahkan di dunia dengan people, planet, prosperity yang menjadi komitmen global," ujarnya.
Dhany pun mengajak para kolaborator lain untuk ikut ambil bagian berkolaborasi bersama masyarakat, mensinergikan tujuan yang akan berdampak terhadap lingkungan.
"Kami mengajak pada seluruh kolaborator untuk sama-sama kita bersinergi mengambil bagian dalam langkah menyelamatkan planet kita, bumi kita tercinta ini melalui gerakan menjaga lingkungan," ajaknya.
Di tempat yang sama, Kepala Departemen Gadai PT Pegadaian Puji Widodo mengungkapkan, pegadaian sebagai sebuah BUMN memiliki komitmen berpartisipasi secara aktif sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat dan lingkungan dalam mengatasi sampah.
Menurutnya, masalah sampah menjadi problem yang pelik karena setiap hari orang memproduksi sampah, sehingga masalah ini membutuhkan sesuatu pemecahan solusi yang tidak mudah.
"Karena keterbatasan itu kita sangat mendukung program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) salah satunya adalah bagaimana mengolah sampah dengan cara dipilah-pilah, sampah yang terkumpulnya nantinya akan menjadi sebuah peluang untuk dikompresi oleh masyarakat ke dalam tabungan. Makanya kita namakan program mengubah sampah menjadi emas," ungkapnya. (Ronald)




.jpg)












