- BKPSDM Majalengka Siap Lantik CPNS Jadi PNS, Momentum Awal Abdi Negara
- Harga Pangan Terkendali Pasca-Lebaran, Pemerintah Pastikan Stok Bapok Aman
- Pelayanan Tetap Buka saat Libur Lebaran, Kantah Kabupaten Indramayu Bantu Pemudik Urus Pertanahan
- Temukan Kendala Tanah di Kampung Halaman? Laporkan Lewat Kanal Pengaduan Terintegrasi Kementerian ATR/BPN
- Komisi II DPRD Kota Tangerang Dorong Pengawasan Ketat Program MBG
- Earth Hour 2026: Saat Dunia Kompak Mematikan Lampu
- Progres Pekerjaan Jembatan Garuda Kodim 0510/Trs Terus Dikebut
- Gerak Cepat Kodim Tangerang, Jembatan Garuda Dikebut Demi Kelancaran 500 KK
- Kakanwil Kamenag Provinsi Banten Resmikan MTsN 8 Tangerang
- DLH Majalengka Benahi TPS Kubang, Siapkan Penertiban
Wakil Bupati Asahan Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Asahan Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos MSi hadiri Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sumatera Utara di Grand City Hall Medan, Senin ( 19/ 9/2022).
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, Kepala BKKBN Provinsi Sumut M Irzal SE ME, serta para ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) se-Sumatera Utara.
Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini dilakukan untuk memantau capaian pelaksanaan intervensi percepatan penurunan stunting di Provinsi Sumatera Utara. Dan dalam menyukseskan percepatan penurunan stunting, kolaborasi adalah kunci.
Baca Lainnya :
- BKPSDM Majalengka Siap Lantik CPNS Jadi PNS, Momentum Awal Abdi Negara
- Komisi II DPRD Kota Tangerang Dorong Pengawasan Ketat Program MBG
- Earth Hour 2026: Saat Dunia Kompak Mematikan Lampu
- DLH Majalengka Benahi TPS Kubang, Siapkan Penertiban
- H Ateng Sutisna : WFH Bukan Solusi Instan, Distribusi LPG Harus Dibenahi
“Diharapkan dukungan dari semua unsur dalam TPPS se-Provinsi Sumatera Utara dan lintas sektoral untuk dapat secara optimal melakukan pemutakhiran data keluarga berisiko stunting,” ucap Wagubsu.
Sementara itu, Wakil Bupati Asahan usai mengikuti acara menyampaikan bahwa dalam penanganan stunting, aspek penting yang harus diperhatikan adalah pelayanan dasar seperti sektor pendidikan dan kesehatan, karena stunting terkait dengan kualitas sumber daya manusia dan aspek ekonomi yang perlu ditingkatkan.
“Mengingat salah satu faktor penyebab stunting adalah kasus kekurangan gizi. Maka peran orang tua dalam memberi asupan gizi kepada anak sangat penting. Dengan demikian maka edukasi oleh pemerintah daerah melalui instansi terkait, baik Dinas Kesehatan, Bappeda DPMD dan Camat harus terus dilakukan,” tegas Wakil Bupati.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengatakan kedepan penangan stunting di Kabupaten Asahan dapat dilakukan secara maksimal dengan bersinergi dan berkolaborasi antara OPD terkait, pro aktif bersama tenaga kesehatan di tingkat desa dan kecamatan serta para kader PKK, kader pembangunan manusia, Posyandu, KB, dan lainnya dalam menghimpun/memverifikasi/menginput data stunting yang ada di wilayah masing masing. (DS)

















