- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Wabup Rahmad Santoso, Apresiasi Kiprah Laskar Bledug Kelud Atas Keberhasilan Merebut Kembali Gunung Kelud

Keterangan Gambar : Acara Forum Silaturahmi Solidaritas Bledug Kelud Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Merangkul semua kalangan, Wakil Bupati Blitar memenuhi undangan Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) yang dikemas dalam forum silaturahmi solidaritas Bledug Kelud Blitar. Acara yang penuh nuansa keakraban antara pejabat dan rakyat berlangsung di salah satu tempat di Kecamatan Wonodadi, Sabtu malam (17/12/22).
Joko Prasetyo selaku ketua Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI), menyampaikan, GPI adalah organisasi kemasyarakatan membangun kekuatan sinergitas. "GPI adalah lembaga pergerakan masyarakat yang tidak banyak yang tahu kiprah dan pengabdiannya selama ini.
Baca Lainnya :
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Ramadhan Berkah Sekertaris DPDC PDI-Perjuangan Bagikan Bingkisan Lebaran untuk Ratusan Warga
- Salurkan 200 Becak Listrik Banpres Presiden ini Pesan Bupati Blitar Rijanto
Meski yang dikenal masyarakat hanya menyuarakan aksi demo, di balik itu GPI sebagai garda di depan penggerak kegiatan sosial di masyarakat, terutama wilayah bencana," ungkapnya.
Seperti halnya Bledug Kelud, Bledug Kelud adalah bagian dari organisasi yang bernaung pada ormas GPI. "Mereka juga berjuang mempertahankan teritorial sejengkal wilayah Kabupaten Blitar diusik, yakni sengketa Gunung Kelud yang diklaim oleh Pemerintah Kabupaten Kediri, gerakan Bledug Kelud melakukan aksi hingga ke Jakarta mempertahankan keberadaan Gunung Kelud tetap milik Kabupaten Blitar," tandasnya.
Wakil Bupati Blitar Rahmad Santoso, S.H, M.H kepada wartawan mengatakan, secara pribadi pihaknya sangat mengapresiasi terkait semua kebijakan publik, meski kebijakannya sering diprotes dan didemo GPI, Rahmad yang juga Ketua DPP Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) ini, mengaku tidak alergi demo menyampaikan aspirasi.
"Kami selalu mengedepankan kepentingan masyarakat Kabupaten Blitar. Terbukti adanya Bledug Kelud selama ini bisa kembali menjadi milik Kabupaten Blitar. GPI dan seluruh komponen kekuatanya, memperjuangkan kebenaran sangat luar biasa. Untuk itu, kritik yang konstruktif sangat kami harapkan demi kemajuan pemerintah Kabupaten Blitar," ungkapnya.
Orang nomor dua yang akrab disapa dengan sebutan Pakde Rahmat mengatakan, “Forum silaturahmi ini juga merupakan simbol untuk membangun kekuatan sinergitas GPI. Karena selain Blitar juga dihadiri simpatisan Bledug Kelud, Kediri, Tulungagung, Ponorogo dan Laskar Bledug Kelud Ronggo Lawe Tuban,” ujarnya.
Pada saat bicara di hadapan yang hadir, Joko Prasetyo juga menekankan GPI dan akar rumputnya siap perjuangkan hak rakyat tertindas. Para kaum buruh, petani, bahkan mereka selalu memperjuangkan dan mengawal kebijakan pembangunan pemerintahan yang adil dan benar.
"Meski rekan-rekan telah perjuangkan masyarakat, bakti sosial di berbagai lokasi bencana. Contoh di Pacitan dan Ponorogo sebagai relawan, kita berjuangkan dengan biaya mandiri. Membantu saudara kita yang sakit tidak ada biaya, anak sekolah tidak mampu, kita tegaskan tidak pernah meminta bantuan Pemkab Blitar," ujar Joko Prasetya.
Bagi GPI tidak peduli dari masyarakat atau lembaga profesi apapun, masyarakat yang tidak ada keadilan, proses hukum, GPI selalu konsisten memperjuangkan tanpa pamrih.
"Kami sadar, sebagian masyarakat tahunya perjuangan kami hanya demo. Namun faktanya, kami selalu berjuang di depan membela rakyat yang tertindas, melakukan bakti sosial dengan biaya mandiri. Bahkan soal masyarakat kecil yang diuber-uber debt collector karena tunggakan kredit motor, kita pun harus membela. Ini komitmen kami bersama seluruh teman-teman seperjuangan kami," tukasnya. (za/mp)















