- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
Wabup Blitar : Event Show Piala Presiden Potensi Meningkatkan Kualitas Koi

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Rahmat Santoso serahkan piala bergengsi koi show piala Presiden ke - 21 di Pendopo Sasana Adi Praja
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Melalui event Blitar Koi Show Kabupaten Blitar yang merupakan daerah sentra ikan koi terbesar di Jawa Timur, ikan koi secara kuantitas maupun kualitas akan tetap menjadi primadona, tentunya harus melalui proses panjang agar koi Kabupaten Blitar semakin terkenal di kancah Nasional maupun Internasional. Hal ini disampaikan Rahmat Santoso Wakil Bupati Blitar pada ajang Koi Show ke- 21 piala Presiden dan gebyar nelayan tahun 2022, bertempat di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro Minggu (30/10/22).
Hadir pada acara siang itu adalah Staf Ahli Menteri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI DR. Budi Sulistiyo MSc beserta rombongan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur unsur Forkopimda, Asisten, Staf Ahli dan Kepala OPD.

Baca Lainnya :
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
Rahmat Santoso saat memberikan sambutanya menyampaikan atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Blitar pihaknya mengucapkan selamat Ulang Tahun yang ke-23 bagi Kementerian Kelautan dan Perikanan.
"Semoga melalui Ekonomi Biru untuk Indonesia, KKP mampu mempercepat implementasi lima program ekonomi yang telah dirancang untuk menjadi ekologi sebagai panglima, serta menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi,"ucap Wabup Rahmat Santoso
Dikatakan lebih lanjut oleh Wabup Rahmat, seperti yang disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan ( Sakti Wahyu Trenggono. Red) Kementerian KKP saat ini fokus mengakselerasi lima program berbasis ekonomi biru untuk menjaga kesehatan ekosistem laut, pemerataan pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Tentu kami sangat mendukung program tersebut, karena Kabupaten Blitar memiliki panjang pantai 45 km dan memiliki potensi sumberdaya ikannya sebesar 52 ribu ton/tahun dengan berbagai macam jenis ikan seperti tuna, cakalang, tongkol, kakap merah, lemuru, lobster, gurita,tengiri dan lainnya yang perlu untuk dioptimalisasikan," tandasnya.
Selanjutnya orang nomor 2 di Pemkab Blitar yang juga dikenal sebagai bapaknya nelayan di Kabupaten Blitar ini juga mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pemenang dalam koi show dan aneka perlombaan pada kegiatan ini.
"Menang kalah bukanlah tujuan utama, itu hanya bonus panjenengan, yang terpenting adalah kegiatan ini sebagai wadah menjalin silaturahmi, memperluas pemasaran sekaligus sarana sharing knowledge sehingga kedepan koi-koi yang panjenengan miliki bisa lebih berkulitas lagi dan KUB bisa mengoptimalkan sumberdaya perikanan di Kabupaten Blitar secara lestari dan berkelanjutan," tuturnya.
Dilain sisi DR Sulistiyo MSc. dari Kementerian Kelautan dan Perikanan berpesan, ikan koi pertama kali dibawa dari Jepang oleh Presiden Soekarno ke Blitar, untuk itu masyarakat peternak koi di Blitar harus bisa mempertahankan dan meningkatkan kualitas ikan koi.
"Melalui kesempatan ini saya mendorong agar selalu berinovasi, belajar mengasah kemampuan agar koi Kabupaten Blitar, mulai dilakukan pendataan yang akurat tentang kelompok, membuat Surat Ijin Berusaha (SIB) sehingga bantuan dari pemerintah pusat bisa mengalir kepada kelompok peternak dan pecinta koi, selain itu untuk peningkatan kualitas, kelompok tersebut bisa mengikuti Bimtek dengan biaya gratis.Kepada Pak Wabup silahkan dikoordinasikan dengan semua pihak agar koi Kabupaten Blitar berdaya saing," pungkasnya.
Untuk diketahui pada penyelenggaraan koi show piala presiden ke 21 saat itu adalah Dede Darmawan dari Jakarta, piala dan hadiah diserahkan oleh Kementrian KKP DR. Budi Sulistiyo MSc dan Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoson. (za/mp)















