- Pemkab Barito Utara Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
- Cegah Pelanggaran Lingkungan, Pemkab Barito Utara Sosialisasikan Aturan Pengawasan dan Sanksi Terbaru
- EDRR Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Indonesia Bidik Jadi Pusat Teknologi Kebencanaan Dunia
- Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Daerah, Bupati Harapkan Dukungan Dari Semua Pihak
- Pemkab dan DPRD Gelar Rapat Bersama Matangkan Pembahasan Anggaran Prioritas Daerah
Wabup Blitar : Event Show Piala Presiden Potensi Meningkatkan Kualitas Koi

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Rahmat Santoso serahkan piala bergengsi koi show piala Presiden ke - 21 di Pendopo Sasana Adi Praja
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Melalui event Blitar Koi Show Kabupaten Blitar yang merupakan daerah sentra ikan koi terbesar di Jawa Timur, ikan koi secara kuantitas maupun kualitas akan tetap menjadi primadona, tentunya harus melalui proses panjang agar koi Kabupaten Blitar semakin terkenal di kancah Nasional maupun Internasional. Hal ini disampaikan Rahmat Santoso Wakil Bupati Blitar pada ajang Koi Show ke- 21 piala Presiden dan gebyar nelayan tahun 2022, bertempat di Pendopo Sasana Adi Praja Kanigoro Minggu (30/10/22).
Hadir pada acara siang itu adalah Staf Ahli Menteri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI DR. Budi Sulistiyo MSc beserta rombongan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur unsur Forkopimda, Asisten, Staf Ahli dan Kepala OPD.

Baca Lainnya :
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
Rahmat Santoso saat memberikan sambutanya menyampaikan atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Blitar pihaknya mengucapkan selamat Ulang Tahun yang ke-23 bagi Kementerian Kelautan dan Perikanan.
"Semoga melalui Ekonomi Biru untuk Indonesia, KKP mampu mempercepat implementasi lima program ekonomi yang telah dirancang untuk menjadi ekologi sebagai panglima, serta menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi,"ucap Wabup Rahmat Santoso
Dikatakan lebih lanjut oleh Wabup Rahmat, seperti yang disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan ( Sakti Wahyu Trenggono. Red) Kementerian KKP saat ini fokus mengakselerasi lima program berbasis ekonomi biru untuk menjaga kesehatan ekosistem laut, pemerataan pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Tentu kami sangat mendukung program tersebut, karena Kabupaten Blitar memiliki panjang pantai 45 km dan memiliki potensi sumberdaya ikannya sebesar 52 ribu ton/tahun dengan berbagai macam jenis ikan seperti tuna, cakalang, tongkol, kakap merah, lemuru, lobster, gurita,tengiri dan lainnya yang perlu untuk dioptimalisasikan," tandasnya.
Selanjutnya orang nomor 2 di Pemkab Blitar yang juga dikenal sebagai bapaknya nelayan di Kabupaten Blitar ini juga mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pemenang dalam koi show dan aneka perlombaan pada kegiatan ini.
"Menang kalah bukanlah tujuan utama, itu hanya bonus panjenengan, yang terpenting adalah kegiatan ini sebagai wadah menjalin silaturahmi, memperluas pemasaran sekaligus sarana sharing knowledge sehingga kedepan koi-koi yang panjenengan miliki bisa lebih berkulitas lagi dan KUB bisa mengoptimalkan sumberdaya perikanan di Kabupaten Blitar secara lestari dan berkelanjutan," tuturnya.
Dilain sisi DR Sulistiyo MSc. dari Kementerian Kelautan dan Perikanan berpesan, ikan koi pertama kali dibawa dari Jepang oleh Presiden Soekarno ke Blitar, untuk itu masyarakat peternak koi di Blitar harus bisa mempertahankan dan meningkatkan kualitas ikan koi.
"Melalui kesempatan ini saya mendorong agar selalu berinovasi, belajar mengasah kemampuan agar koi Kabupaten Blitar, mulai dilakukan pendataan yang akurat tentang kelompok, membuat Surat Ijin Berusaha (SIB) sehingga bantuan dari pemerintah pusat bisa mengalir kepada kelompok peternak dan pecinta koi, selain itu untuk peningkatan kualitas, kelompok tersebut bisa mengikuti Bimtek dengan biaya gratis.Kepada Pak Wabup silahkan dikoordinasikan dengan semua pihak agar koi Kabupaten Blitar berdaya saing," pungkasnya.
Untuk diketahui pada penyelenggaraan koi show piala presiden ke 21 saat itu adalah Dede Darmawan dari Jakarta, piala dan hadiah diserahkan oleh Kementrian KKP DR. Budi Sulistiyo MSc dan Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoson. (za/mp)
















