- PWI Jaya Matangkan MHT 2026, Total Hadiah Rp255 Juta
- Tan Ngi Hing : Dukung Rasionalisasi Platform Anggaran MBG Rp270 Trilyun 2027
- Dua Polisi Gadungan Diamankan Polsek Jatiuwung
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
UPT Puskesmas Srengat Blitar hadirkan Inovasi Pemantauan Kesehatan Digital dari Aplikasi Dasboard MENTARI

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Sebagai bagian dari transformasi digital di sektor kesehatan, UPT Puskesmas Srengat meluncurkan aplikasi Dashboard MENTARI (Pemantauan Data Mandiri), yang dirancang untuk memudahkan pemantauan dan pengolahan data skrining kesehatan masyarakat secara real-time.
Kepala Bappedalitbang Drs. Rully Wahyu Prasetyowanto, ME menyebutkan bahwa ke aplikasi hadir untuk meningkatkan efektivitas layanan kesehatan melalui pemantauan mandiri, memungkinkan data kesehatan masyarakat diolah dan diakses dengan lebih cepat dan akurat.
"Latar belakang pengembangan aplikasi ini didasari oleh Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 2015 Tahun 2023 yang mengharuskan skrining kesehatan yang komprehensif di setiap puskesmas,"kata Rully.
Baca Lainnya :
- Tan Ngi Hing : Dukung Rasionalisasi Platform Anggaran MBG Rp270 Trilyun 2027
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
Sebelumnya, pengumpulan data secara manual kerap membebani operasional Puskesmas dan meningkatkan biaya penggandaan kertas. Dengan Dashboard MENTARI, Rully berharap melalui data skrining kesehatan kini dikelola melalui formulir digital yang otomatis terintegrasi ke dalam dashboard aplikasi, sehingga memudahkan setiap unit pelayanan untuk memantau data secara berkala dan langsung.
"Dashboard ini memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya adalah tampilan data real-time yang dapat diakses oleh setiap unit layanan, pencatatan jumlah skrining per petugas, jenis skrining, hingga evaluasi capaian bulanan. Dengan dukungan ini, proses pemantauan wilayah setempat (PWS) di Puskesmas Srengat kini semakin terukur dan transparan,"terangnya.
Dengan aplikasi ini juga telah mengurangi penggunaan kertas secara signifikan dan mendukung penciptaan lingkungan kerja yang lebih ramah lingkungan. Sejak diterapkan pada Agustus 2024, Dashboard MENTARI berhasil mencatat 2.453 skrining kesehatan, dengan distribusi antara klaster ibu dan balita sebanyak 991 skrining, klaster apras dan remaja 274 skrining, klaster dewasa dan lansia 905 skrining, dan klaster mentari 283 skrining.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Blitar turut berperan dalam pengembangan dan implementasi aplikasi ini.
Kepala Bappedalitbang Kabupaten Blitar Rully juga menyebutkan sebagai pembina inovasi daerah, Bappedalitbang memberikan pendampingan penuh untuk melaporkan inovasi Dashboard MENTARI kepada Kementerian Dalam Negeri. Selain itu, Bappedalitbang juga memfasilitasi publikasi dan sosialisasi inovasi ini melalui berbagai media, agar masyarakat dapat memahami manfaat dari aplikasi ini secara menyeluruh.
"Sinergi ini memastikan bahwa inovasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan Puskesmas Srengat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pengembangan layanan kesehatan berbasis digital di seluruh Kabupaten Blitar.
Dengan inovasi ini, UPT Puskesmas Srengat berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan publik yang lebih transparan, cepat, dan tepat, serta memperkuat komitmen Kabupaten Blitar dalam menyelenggarakan layanan kesehatan digital yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. ** (za/mp)















