- Kementerian UMKM Tegaskan KUR hingga Rp100 Juta Tanpa Agunan Tambahan
- Dari Kebun ke Rak Retail, PTPN I Perkuat Hilirisasi Produk Teh, Kopi, dan Gula
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
- Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Bencana, Pemkab Barito Utara Perkuat Mitigasi Karhutla dan Hidrometeorologi
- Wisuda XIII BKPRMI Barito Utara, Pemkab Dorong Lahirnya Generasi Qur\\
- Jakarta Bidik Empat Sukses PON 2028, Siapkan Rp166 Miliar untuk Sulap Venue Bertaraf Nasional
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati Blitar Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahap 2
- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
TPS Liar di Parung Serab Kota Tangerang Dikeluhkan Warga

Keterangan Gambar : Tumpukan sampah di Parung Serab
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang berada di Jalan Raya Raden Patah Parung Serab Kecamatan Ciledug Kota Tangerang, dikeluhkan warga.
Persoalan sampah di Kota Tangerang seakan belum pernah ada habisnya. Mulai dari tumpukan sampah yang berjejer di badan jalan, bahkan di lahan kosong yang kini masih menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Liar.
Seperti yang ada di Kawasan Jalan Raden Patah, Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang. Tiap malam pengguna jalan selalu diperlihatkan dengan adanya pemandangan sampah yang menumpuk disepanjang badan jalan tersebut.
Baca Lainnya :
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati Blitar Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahap 2
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
- Bupati Majalengka, Eman Suherman: Raperda APBD 2025 Bukti Sinergi Pemkab dan DPRD
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
Warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya mengeluh dengan tumpukan sampah tersebut.
"Kalau bisa mah jangan buang sampah di badan jalan tersebut," ujarnya.
Sementara, pengguna jalan yang sering melintasi jalan tersebut Lukman mengeluh bau tidak sedap setiap melintas wilayah tersebut.
"Selain pemandangan yang kurang bagus, juga bau yang menyengat dari sampah tersebut, apalagi sampah tersebut menumpuk di pinggir median jalan," ucapnya.
Ia berharap pihak terkait dalam hal ini DLHK Kota Tangerang untuk segera menutup tempat pembuangan sampah liar tersebut, agar warga tidak seenaknya membuang di tempat itu.
Saat dikonfirmasi prihal sampah tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Tangerang, Tihar Sopian membenarkan adanya sampah di badan jalan tersebut, tetapi selalu diangkut oleh petugas kebersihan di setiap pagi hari.
"Betul, jam 7 sudah clear. Silahkan koordinasi dengan KA UPT Timur," kata Tihar Sopian saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Rabu (31/8/2022).
Saat dikabarkan bahwa tumpukan sampah itu selalu ada di setiap malam hari, mantan Camat Karawaci ini menjawab dengan singkat.
"Ya diangkut lagi..bersih lagi," ucapnya.
Senada dikatakan oleh Kepala UPT Timur DLHK Kota Tangerang, Armiga, bahwa tumpukan sampah yang ada di sepanjang median jalan Raden Patah tersebut selalu dirapihkan menjelang pagi hari.
"Setiap harinya kita angkut, pagi maksimal jam 7 lokasi median jalan sudah clear dari tumpukan sampah," katanya.
Adanya tumpukan sampah di badan jalan tersebut diduga dari minimnya peran kepedulian dari masyarakat setempat akan kebersihan di lingkungannya.
"Seharusnya dipilah-pilah dahulu di rumah, baru buang ke TPS atau pelayanan pengangkutan sampah oleh armada kita. Mangkanya kita angkut, begitupun yang ada di TPS," Tuturnya.Jhn

















