- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali
TPS Liar di Parung Serab Kota Tangerang Dikeluhkan Warga

Keterangan Gambar : Tumpukan sampah di Parung Serab
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang berada di Jalan Raya Raden Patah Parung Serab Kecamatan Ciledug Kota Tangerang, dikeluhkan warga.
Persoalan sampah di Kota Tangerang seakan belum pernah ada habisnya. Mulai dari tumpukan sampah yang berjejer di badan jalan, bahkan di lahan kosong yang kini masih menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Liar.
Seperti yang ada di Kawasan Jalan Raden Patah, Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang. Tiap malam pengguna jalan selalu diperlihatkan dengan adanya pemandangan sampah yang menumpuk disepanjang badan jalan tersebut.
Baca Lainnya :
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- PWHI Pertanyakan Anggaran Pembelian Kamera, Camat Karang Tengah Bungkam
- Eman Suherman Gegerkan Aula, Baznas Bangun Harapan Warga
- Gelaran Bersih Desa Rejowinangun Implentasikan Kerukunan Dalam Kebhinekaan Hakiki
- Gen Z Majalengka Bersuara di Senayan, Sekolah Rusak Jadi Sorotan
Warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya mengeluh dengan tumpukan sampah tersebut.
"Kalau bisa mah jangan buang sampah di badan jalan tersebut," ujarnya.
Sementara, pengguna jalan yang sering melintasi jalan tersebut Lukman mengeluh bau tidak sedap setiap melintas wilayah tersebut.
"Selain pemandangan yang kurang bagus, juga bau yang menyengat dari sampah tersebut, apalagi sampah tersebut menumpuk di pinggir median jalan," ucapnya.
Ia berharap pihak terkait dalam hal ini DLHK Kota Tangerang untuk segera menutup tempat pembuangan sampah liar tersebut, agar warga tidak seenaknya membuang di tempat itu.
Saat dikonfirmasi prihal sampah tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Tangerang, Tihar Sopian membenarkan adanya sampah di badan jalan tersebut, tetapi selalu diangkut oleh petugas kebersihan di setiap pagi hari.
"Betul, jam 7 sudah clear. Silahkan koordinasi dengan KA UPT Timur," kata Tihar Sopian saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Rabu (31/8/2022).
Saat dikabarkan bahwa tumpukan sampah itu selalu ada di setiap malam hari, mantan Camat Karawaci ini menjawab dengan singkat.
"Ya diangkut lagi..bersih lagi," ucapnya.
Senada dikatakan oleh Kepala UPT Timur DLHK Kota Tangerang, Armiga, bahwa tumpukan sampah yang ada di sepanjang median jalan Raden Patah tersebut selalu dirapihkan menjelang pagi hari.
"Setiap harinya kita angkut, pagi maksimal jam 7 lokasi median jalan sudah clear dari tumpukan sampah," katanya.
Adanya tumpukan sampah di badan jalan tersebut diduga dari minimnya peran kepedulian dari masyarakat setempat akan kebersihan di lingkungannya.
"Seharusnya dipilah-pilah dahulu di rumah, baru buang ke TPS atau pelayanan pengangkutan sampah oleh armada kita. Mangkanya kita angkut, begitupun yang ada di TPS," Tuturnya.Jhn

















