- Diduga Mencabuli Siswa Pimpinan PP PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah di Laporkan ke Polisi
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan
- Bupati Blitar : High Level Meeting TPID Mendorong Pegendalian Inflasi dan Percepatan Pembangunan Daerah.
- Anis Byarwati Hadiri Gema Ramadan Menwa Jayakarta, Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga
- Nilai 32,40 dari KLH, Ateng Sutisna: Sumedang Sedang Berdiri di Bibir Krisis Sampah!
- Di Festra Ramadan, Bupati Eman Tegaskan Dukungan Kegiatan Pro Rakyat di Tengah Efisiensi
- Gentengisasi Menyala ! Saatnya Majalengka Naik Level Nasional
- Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh
- Jaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!

Keterangan Gambar : Walikota Tangerang H Sachrudin
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 dimaknai Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan cara yang sederhana namun penuh makna. Di bawah langit senja Ramadan, ribuan warga berkumpul di Taman Elektrik, Sabtu (28/02/2026), untuk mengikuti Ngabuburit dan Buka Puasa Bersama, sebuah perayaan yang menghangatkan hati.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang hadir bersama Wakil Wali Kota Maryono, unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, masyarakat, serta anak-anak yatim, duduk tanpa jarak dan sekat, seluruh elemen duduk berdampingan, berbagi waktu, doa, dan kebahagiaan dalam suasana kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Sachrudin, mengajak masyarakat merenungi perjalanan panjang Kota Tangerang. Ia menegaskan, 33 tahun usia kota adalah rangkaian ikhtiar, kesabaran, dan kerja bersama yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
Baca Lainnya :
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan
- Nilai 32,40 dari KLH, Ateng Sutisna: Sumedang Sedang Berdiri di Bibir Krisis Sampah!
- Di Festra Ramadan, Bupati Eman Tegaskan Dukungan Kegiatan Pro Rakyat di Tengah Efisiensi
- Gentengisasi Menyala ! Saatnya Majalengka Naik Level Nasional
“Usia 33 tahun adalah perjalanan panjang yang penuh dinamika. Kita pernah menghadapi masa sulit, namun berkat kebersamaan dan kolaborasi, Kota Tangerang terus tumbuh dan melangkah maju. Setiap capaian adalah buah dari gotong royong seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Di bulan Ramadan yang sarat nilai keikhlasan, wali kota, mengingatkan bahwa membangun kota bukan semata tentang infrastruktur, tetapi juga tentang kepedulian dan kepekaan sosial.
“Menjaga lingkungan, menjaga kebersihan, serta saling peduli adalah bagian dari pembangunan itu sendiri. Pemerintah membutuhkan peran serta masyarakat agar kota ini terus tumbuh dengan nilai kemanusiaan, dan kepedulian," tuturnya.
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana semakin khusyuk saat Ketua MUI Kota Tangerang, Baijuri Khotib, menyampaikan tausyiah singkat. Ia mengajak seluruh hadirin untuk menumbuhkan empati, khususnya kepada anak-anak yatim, agar kebahagiaan HUT Kota Tangerang dapat dirasakan oleh semua lapisan.
“Ramadan mengajarkan kita untuk berbagi dan peduli. Di tengah kebahagiaan hari jadi kota, jangan sampai ada saudara kita yang terabaikan,” pesannya.
Sebagai wujud nyata kepedulian, Sachrudin, bersama Maryono dan jajaran kepala perangkat daerah, turut menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim melalui program Tangerang Bersedekah sebagai wujud kepedulian dari para pegawai Pemkot.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga memberikan penghargaan kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang atas dukungan dalam penegakan hukum keimigrasian, serta kepada perangkat daerah yang berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen menjaga integritas.
"Semoga kebersamaan kita semua dalam membangun kota lebih baik lagi terus berkelanjutan, sehingga senantiasa memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kota Tangerang," pungkasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan menyampaikan, acara ini dirancang untuk memperingati hari jadi kota dengan kekhidmatan bulan Ramadan.
"Culinary Day 2026 bukan sekadar bazar makanan, tetapi merupakan wujud syukur kita atas usia Kota Tangerang yang ke-33. Kami ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat sambil menunggu waktu berbuka puasa dengan suasana yang religius dan penuh kebersamaan," ujar Boyke.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Taman Elektrik bertujuan agar masyarakat dapat menikmati ikon kota dengan nyaman.
"Kami telah menyiapkan rangkaian acara yang padat, mulai dari penampilan musik religi oleh kelompok seni lokal hingga santunan anak yatim. Ini adalah pesta rakyat yang inklusif untuk seluruh warga Tangerang," tambahnya.(**)














