- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka

Keterangan Gambar : Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi SH, S.IK, dan Bupati Majalengka H Eman Suherman
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Kepolisian Resor Majalengka menggelar apel pasukan sebagai tanda dimulainya Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Kamis (12/3/2026). Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran dan kecelakaan.
Apel tersebut menandai kesiapan seluruh personel yang terlibat untuk langsung menjalankan tugas sesuai dengan ploting yang telah ditentukan di lapangan. Setiap anggota diminta memahami titik pengamanan maupun pelayanan kepada masyarakat selama operasi berlangsung.
Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi SH, S.IK, menegaskan seluruh personel harus mengetahui tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, termasuk lokasi pengamanan serta pelayanan bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
"Setiap personel harus sudah mengetahui spot atau titik tugasnya masing-masing. Kita fokus pada dua hal utama yaitu proses pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis dengan aktivitas masyarakat yang tinggi, seperti pusat keramaian, kawasan pertokoan, jalur lalu lintas utama, hingga area publik lainnya. Selain pengamanan, pihak kepolisian juga menyiapkan berbagai layanan kepada masyarakat guna memastikan aktivitas tetap berjalan aman dan nyaman.
Dalam pelaksanaan operasi ini, Polres Majalengka melibatkan 448 personel Polri serta dukungan dari berbagai instansi seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, dan Dinas Kesehatan. Secara keseluruhan, jumlah personel gabungan yang diterjunkan mencapai 845 orang.
Sementara itu, Bupati Majalengka, Eman Suherman, mengapresiasi kesiapan aparat keamanan bersama unsur terkait dalam menjaga ketertiban masyarakat, terutama menjelang meningkatnya mobilitas warga.
Ia juga mengimbau para pengendara yang melintas di wilayah Kabupaten Majalengka untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melewati jalur rawan bencana ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
"Para pemudik yang melintas di wilayah Majalengka kami imbau untuk selalu berhati-hati dan waspada, karena cuaca masih berpotensi ekstrem hingga April. Beberapa titik rawan longsor juga perlu menjadi perhatian,"katanya.
Operasi Keselamatan Lodaya 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada peningkatan disiplin berlalu lintas serta upaya pencegahan pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Majalengka. ** (Agit)
















