- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
- Disdik Barito Utara Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Korwil dan Pengawas Sekolah
- Bupati Barito Utara Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat di Masjid Jami Muara Teweh
Toko Roti di TangCity Menolak Pembayaran Manual, Dikeluhkan Seorang Ibu

Keterangan Gambar : Ilustrasi
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG - Sebuah toko roti di TangCity Mall menolak pembayaran uang cash atau manual, dan hanya menerima pembayaran secara digital, dikeluhkan oleh seorang ibu yang tidak mau disebutkan namanya, Minggu (25/5).
Seorang ibu yang hendak membeli beberapa roti, dan sudah mengantri panjang, ketika hendak membayar secara cash ditolak oleh kasir toko roti.
Baca Lainnya :
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- M. Rifa\'i: Idhul Kurban Landasi Semangat Kebersamaan dalam Kebhinekaan
- Bagikan Daging Kurban DPD Golkar Kabupaten Blitar Wujudkan Kegotongroyongan
- DPD Nasdem Kabupaten Blitar: Maknai Idhul Adha Implementasi Membunuh Watak Ego
"Tidak bisa pakai uang cash Bu, pembayaran hanya bisa pakai cara digital, karena ini aturan dari management toko kami Bu," ujar kasir tersebut menjelaskan kepada ibu tersebut.
Beberapa saat ibu tersebut sempat kebingungan karena tidak siap dengan pembayaran digital.
Penulis melihat ibu tersebut menanyakan kepada suaminya apa punya aplikasi yang bisa membayar roti tersebut. Sepertinya suaminya pun tidak mempunyai aplikasi untuk pembayaran digital.
Penulis dalam hal ini tidak anti dengan perkembangan teknologi, dan menerima perkembangan teknologi termasuk untuk setiap pembayaran yang memakai cara digital.
Tetapi menurut penulis, pihak management toko roti tersebut seharusnya juga tetap bisa menerima pembayaran secara cash atau manual.
Menurut penulis tidak semua masyarakat siap dengan pembayaran secara digital, dan masih ada yang hanya siap melakukan pembayaran secara manual.
Semoga menjadi perhatian bagi management dari toko apa saja, untuk permasalahan ini.
Penulis : Johan, Pimred megapolitanpos com.

















