- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
TJ Langgar Kesepakatan Nambah Armada, Angkot M44 Demo, Para Penumpang Terlantar

Keterangan Gambar : Demo Angkot M44(Poto. Ach.Sholeh)
Megapolitanpos.com, Jakarta- Sekitar 100 unit Angkot Mikrolet 44 jurusan Kp. Melayu - Tanah Abang melakukan aksi demo.

Akibat demo kesemrawutan lalulintas dijalan Stasiun Tebet macet dan para penumpang banyak terlantar.
Baca Lainnya :
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- PRI Bidik Generasi Z, Budi Pramono: Anak Muda Jadi Kekuatan Partai
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Romy Soekarno Gandeng KPU Kota Blitar Dorong Gen Z Jadi Pengawal Demokrasi Digital.
- Diduga Kawatir Didemo Pengurus KONI, Wali Kota Blitar Menyelinap Kabur
Perwakilan aksi demo 44 Bambang mengatakan, demo dilakukan karena pihak Trans Jakarta (TJ) melanggar kesepakatan yang sudah lama dibuat.

Pihak TJ kata Bambang melanggar kesepakatan tersebut dengan menambah armadanya.
" Kami jelas dirugikan karena penambahan armada TJ, ini urusan perut, urusan dapur harus segera ditarik penambahan armada TJ," terang Bambang.
Penambahan 2 unit armada TJ besar tambah Bambang jelas membuat pendapatannya menurun, dia berharap pihak TJ mau mendengar aspirasi mereka.
"Kami tetap akan lakukan aksi sampai pihak TJ mengurangi armadanya, kami sudah sering lakukan demo tapi belum ada tindak lanjutnya," ungkap Bambang.
Terkait tuntutannya Bambang mewakil teman temannya bersedia dialog, namun dia bersikukuh agar penambhan armada TJ ditarik secepatnya.
" Kami tetap akan terus berdemo sampai tuntutan kami dipenuhi," tegas Bambang.
Kadishub Jakarta Selatan Bernad mengatakan bahwa pihaknya berharap agar masalah demo angkot 44 segera dapat diselesaikan, untuk itu dia meminta pihak terkait melakukan mediasi.
" Saya juga berharap walau demo berlangsung lalulintas harus dapat dikendalikan, beri ruang juga agar para penumpang tidak terlantar," kata Bambang.
Perwakilan TJ dari Jack Lingko, Fajri dalam mediasinya kepada perwakilan demo berjanji akan meneruskan aspirasi pendemo kepada pihak TJ.
" Untuk sementara saya hanya bisa meneruskan aspirasi bapak bapak, soal keputusannya saya tidak berwenang," kata Fajri.
Sementara itu Mulyadi (35) penumpang asal Bojong Gede mengatakan akibat demo tersebut dirinya merasa terlambat bekerja, dan dia berharap agar kondisi kembali normal.
" Kalau tau mau ada demo sih saya mending gak kerja, ini kan mau naik ojol repot mesti pakai aplikasi, mau naik Opal( ojek pangkalan) takut mahal, ya saya berharap kondisi segera pulih lah," tutup Mulyadi.(ASl/Red/MP).



.jpg)












