- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
- Dari UMKM hingga Pantai Teluk Nipah, Relawan Bakti BUMN Tinggalkan Manfaat untuk Desa Bulok
- Sinergi DPRD dan Pemkab Perkuat Arah Pembangunan melalui Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
- Polda Metro Ungkap Sindikat Peredaran Meterai Palsu, Dirjen Pajak Beri Penghargaan
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- DPRD Dukung Langkah Penguatan Penanganan Karhutla dan BBM di Barito Utara
- Wakil Ketua DPRD Barito Utara Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
TJ Langgar Kesepakatan Nambah Armada, Angkot M44 Demo, Para Penumpang Terlantar

Keterangan Gambar : Demo Angkot M44(Poto. Ach.Sholeh)
Megapolitanpos.com, Jakarta- Sekitar 100 unit Angkot Mikrolet 44 jurusan Kp. Melayu - Tanah Abang melakukan aksi demo.

Akibat demo kesemrawutan lalulintas dijalan Stasiun Tebet macet dan para penumpang banyak terlantar.
Baca Lainnya :
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Harlah ke 25, DPC Demokrat Kabupaten Blitar Pelopori Gerakan Indonesia Asri di Pantai Pasur
- Pin Garuda Emas PAW Hendi Sang Jurnalis Siap Laksanakan Tugas Partai
Perwakilan aksi demo 44 Bambang mengatakan, demo dilakukan karena pihak Trans Jakarta (TJ) melanggar kesepakatan yang sudah lama dibuat.

Pihak TJ kata Bambang melanggar kesepakatan tersebut dengan menambah armadanya.
" Kami jelas dirugikan karena penambahan armada TJ, ini urusan perut, urusan dapur harus segera ditarik penambahan armada TJ," terang Bambang.
Penambahan 2 unit armada TJ besar tambah Bambang jelas membuat pendapatannya menurun, dia berharap pihak TJ mau mendengar aspirasi mereka.
"Kami tetap akan lakukan aksi sampai pihak TJ mengurangi armadanya, kami sudah sering lakukan demo tapi belum ada tindak lanjutnya," ungkap Bambang.
Terkait tuntutannya Bambang mewakil teman temannya bersedia dialog, namun dia bersikukuh agar penambhan armada TJ ditarik secepatnya.
" Kami tetap akan terus berdemo sampai tuntutan kami dipenuhi," tegas Bambang.
Kadishub Jakarta Selatan Bernad mengatakan bahwa pihaknya berharap agar masalah demo angkot 44 segera dapat diselesaikan, untuk itu dia meminta pihak terkait melakukan mediasi.
" Saya juga berharap walau demo berlangsung lalulintas harus dapat dikendalikan, beri ruang juga agar para penumpang tidak terlantar," kata Bambang.
Perwakilan TJ dari Jack Lingko, Fajri dalam mediasinya kepada perwakilan demo berjanji akan meneruskan aspirasi pendemo kepada pihak TJ.
" Untuk sementara saya hanya bisa meneruskan aspirasi bapak bapak, soal keputusannya saya tidak berwenang," kata Fajri.
Sementara itu Mulyadi (35) penumpang asal Bojong Gede mengatakan akibat demo tersebut dirinya merasa terlambat bekerja, dan dia berharap agar kondisi kembali normal.
" Kalau tau mau ada demo sih saya mending gak kerja, ini kan mau naik ojol repot mesti pakai aplikasi, mau naik Opal( ojek pangkalan) takut mahal, ya saya berharap kondisi segera pulih lah," tutup Mulyadi.(ASl/Red/MP).


.jpg)














