- YPPM Tegas Buka Suara Soal Polemik UNMA : Tolak Intimidasi, Tegakkan Legalitas Kampus
- Memperluas Akses Pendidikan Bagi Masyarakat, Pemprov DKI Mulai Merealisasikan Program Sekolah Swasta Gratis
- Festival Walet Emas 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Akbar Warga Kebumen di Jakarta Timur
- Pamit ke ATM, Motor Dibawa Kabur! Aksi Licik Curanmor PCX di Majalengka Berakhir Diborgol Polisi
- Raker ke- X Forwat digelar, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi
- Trijanto : Maraknya Politik Uang Tanda Hancurnya Demokrasi Pancasila
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing Startup, KemenKopUKM Gandeng Unhas Gelar Bootcamp*

Keterangan Gambar : Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah
MEGAPOLITANPOS.COM, Makassar - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenKopUKM) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar melalui Inkubator Bisnis Teknologi Science Techno Park (IBT STP) menggelar bootcamp untuk 23 startup yang terpilih.
Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah menjelaskan bootcamp yang digelar pada 11-13 Juli 2024 di Makassar ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing startup yang dipilih melalui seleksi tenant.
"Bootcamp ini merupakan hasil kolaborasi antara KemenKopUKM dengan IBT STP Unhas dengan mengusung tema Boosting Local Startup for Business Sustainability and Global Competitiveness," kata Siti Azizah saat membuka secara resmi bootcamp di Makassar, Sabtu (13/07).
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Raih Predikat Kualitas Tertinggi Ombudsman RI 2025
- BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI, Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor
- KemenUMKM Tegaskan SMESCO sebagai Rumah UMKM dengan Beragam Layanan Terpadu
- Kemenkop–Apdesi Merah Putih Sepakat Bangun 80 Ribu Kopdes, Target Rampung Maret 2026
- KUR Serap 11 Juta Tenaga Kerja, Menteri Maman: UMKM Jadi Penopang Ekonomi Nasional
Siti Azizah berharap melalui program bootcamp ini dapat mendorong generasi muda dalam menggerakkan perekonomian nasional melalui startup (usaha rintisan) yang sudah mereka kembangkan. Dipastikan bahwa pemerintah melalui KemenKopUKM akan terus mendukung melalui regulasi-regulasi untuk menopang program kewirausahaan nasional.
“Inkubasi ini akan berlangsung selama 6 bulan. Kami harap rekan-rekan bisa menyerap ilmu dan literasi terbaik di kesempatan emas ini untuk mengembangkan bisnisnya ke depan," kata Siti Azizah.
Setelah mengikuti serangkaian program ini, pada peserta bootcamp akan diajak untuk berjejaring dengan para startup lain, calon investor baik venture capital maupun angel investor. Selama kegiatan bootcamp, para peserta akan mendapatkan berbagai materi dan narasumber yang kompeten dan ahli di bidangnya.
"Apresiasi untuk Unhas dan lembaga inkubatornya dengan binaan startup yang berdampak,” kata Siti Azizah.
Sementara itu Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis Unhas Adi Maulana menyatakan bahwa bootcamp ini menjadi kesempatan emas bagi para startup untuk memperdalam ilmu bisnisnya. Selain itu mereka juga berkesempatan untuk lebih mempertajam jiwa entrepreneur, bertukar pikiran, dan menjalin relasi demi pengembangan usaha mereka.
Program kolaborasi antara KemenKopUKM dengan IBT STP Unhas ini adalah bukti nyata dukungan Pemerintah terhadap perguruan tinggi dalam memajukan startup Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.
"Dengan adanya bootcamp ini, diharapkan startup yang terlibat dapat mengembangkan bisnisnya lebih lanjut dan berkontribusi pada perekonomian nasional melalui inovasi-inovasi produk dan jasanya," kata Adi Maulana.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




.jpg)












