- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
Kemenkop Latih Mamak-Mamak Perajin Tenun NTT Untuk Berkoperasi

Keterangan Gambar : Kegiatan pelatihan tenun Kemenkop di kupang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kupang, NTT - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar pelatihan Ayo Berkoperasi bagi Mamak-Mamak Perajin Tenun yang ada di wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (10/12). Materi pelatihan diantaranya pelatihan perkoperasian serta coaching clinic.
Perwakilan Bidang VI Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih Sita Ferry Juliantono menyebutkan, pelatihan yang diikuti 150 Mamak-Mamak perajin tenun tersebut diharapkan bisa bergabung menjadi anggota koperasi yang sudah ada seperti KSP Tanaoba Lais Manekat (TLM).
"Dalam pelatihan ini, para peserta dapat langsung melihat keberhasilan KSP TLM dan jika bergabung langsung mendapatkan manfaat," kata Sita.
Baca Lainnya :
- Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Menkop Tekankan Pentingnya Kolaborasi lintas sektor Percepat Kemandirian Ekonomi Desa
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
Selain itu, lanjut Sita, para peserta pelatihan dengan pemateri Direktur Umum KSP TLM Indonesia Elvys E Datty ini juga dapat membentuk koperasi atau juga bergabung dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Sita pun mengapresiasi keterlibatan koperasi besar seperti KSP TLM dalam kegiatan Seruni-Dekranas yang diharapkan bisa menjadi pemicu semangat masyarakat untuk berkoperasi, baik menjadi anggota maupun membentuk koperasi.
Bagi Sita, koperasi besar seperti KSP TLM, dihimbau untuk bisa merekrut anggota masyarakat untuk dapat bergabung dengan koperasi. Sehingga, para perajin bisa mendapatkan kemudahan akses pembiayaan dan pembinaan, seperti yang juga dipamerkan dalam bazaar yang merupakan produk anggota KSP TLM.
"Saya berharap, kegiatan ini tidak berhenti sampai disini, dimana KSP TLM dapat menambah anggota lebih banyak lagi, terutama dari peserta pelatihan," kata Sita.
Bahkan, Sita mendorong KSP TLM dapat menjadi Kakak Asuh pada Kopdes Merah Putih yang saat ini menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto. "Kami tentu akan terus mendukung sinergitas kegiatan antara Seruni, Dekranas, TP PKK, BUMN dan pemerintah daerah melalui koperasi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia," terang Sita.
Sementara Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM dan Talenta Kemenkop Siti Aedah menyampaikan bahwa untuk mendukung kegiatan ini, selain bantuan pupuk dan pelatihan perkoperasian, Kemenkop juga menyediakan booth coaching clinik dan booth bazaar produk koperasi.
Booth coaching clinik disediakan untuk ruang konsultasi tentang perkoperasian bagi pengunjung atau peserta yang tertarik untuk berkoperasi. Juga, untuk konsultasi pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), sedangkan booth bazaar disediakan untuk produk unggulan anggota KSP TLM seperti kain, baju, tas yang berasal dari tenun, jelas Siti.
Siti berharap kegiatan ini bermanfaat bagi pengembangan koperasi di Indonesia dan siap mendukung keberlanjutan kegiatan ini.
Sebagai informasi, kegiatan pelatihan perkoperasian ini, merupakan rangkaian kegiatan Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Tenggara Timur (TP PKK NTT) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTT dalam menggelar kegiatan dalam rangka Hari Ibu dan HUT ke-67 Provinsi NTT.
Kolaborasi untuk Timur, Terang, Berdaya dan Sejahtera merupakan tema rangkaian kegiatan Seruni dengan TP PKK NTT dan Dekranasda NTT yang dilaksanakan pada 9-10 Desember 2025.
Kegiatan dibuka Gubernur Provinsi NTT Emanuel Melkiades Laka Lana di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT Kupang.
Dalam sambutannya, Gubernur NTT Melkiades Laka Lana menyampaikan terima kasih dan menyambut baik kehadiran Seruni untuk membantu masyarakat NTT melalui rangkaian kegiatan sosial, kesehatan, bantuan pohon cendana dan pupuk, kacamata, bazar, serta pelatihan.
"Kehadiran Seruni diharapkan membawa manfaat dan memperkuat program-program inklusif terutama dibiang pemberdayaan ekonomi keluarga," kata Gubernur NTT.
Kegiatan Seruni juga mencakup penanaman dan distribusi pohon cendana dan asam, bantuan satu ton pupuk, serta peluncuran Gerai PKK Freshmart dan penyambungan Listrik bagi 3.624 rumah tangga, token Listrik dan akses air bersih di kelurahan Nainoni.
Terkait bantuan pupuk sendiri diberikan Kemenkop dari PT Pupuk Indonesia (Persero) yang diberikan melalui Sita Ferry Juliantono sebanyak satu ton NPK jenis Phonska Plus kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) yaitu KWT Ruba Deo dan KWT Esanita.
Sita Ferry Juliantono menyampaikan terima kasih atas dukungan PT Pupuk Indonesia yang telah menyumbangkan pupuk pada kegiatan Seruni di NTT. "Saya berharap bantuan pupuk tersebut bermanfaat bagi petani dalam hal ini petani wanita, pupuk NPK jenis Phonska Plus cocok untuk tanaman cendana dan asam," ujar Sita.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)



.jpg)











