- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Terkait Pemulihan Sistem Layanan Saat Libur Lebaran, Berikut Klarifikasi Bank DKI

Keterangan Gambar : Manajemen Bank DKI memberikan klarifikasi resmi terkait gangguan sistem layanan yang terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025 lalu
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-- Manajemen Bank DKI memberikan klarifikasi resmi terkait gangguan sistem layanan yang terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025 lalu, bertepatan dengan masa libur Lebaran. Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo, menjelaskan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh aktivasi otomatis fitur pemulihan sistem keamanan sebagai bagian dari langkah proteksi internal bank.
“Pada tanggal tersebut, sistem pengamanan internal Bank DKI secara otomatis mengaktifkan fitur pemulihan sistem keamanan, sebagai upaya menjaga stabilitas layanan dan keamanan transaksi seluruh nasabah,” ujar Agus pada konferensi pers di Jakarta, Senin (8/4/2025), yang turut dihadiri oleh jajaran Direksi Bank DKI.
Agus menambahkan, aktivasi sistem pengamanan berdampak pada pembatasan sementara sebagian layanan transaksi lintas jaringan (off-us), termasuk penggunaan ATM melalui jaringan bank lain.
Baca Lainnya :
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Kolaborasi Lintas Komunitas, KRESHNA Foundation Dorong Strokers Sehat, Produktif, dan Sejahtera
- Nama Bank Jakarta Jadi Merek Dagang Baru Bank DKI, Berikut Filosofinya
- Gubernur Pramono: Bank Jakarta Harus Profesional dan Siap IPO
- Gubernur DKI Jakarta Resmi Umumkan Call Name Baru Bank DKI Menjadi Bank Jakarta
Menanggapi situasi tersebut, Bank DKI langsung mengerahkan tim teknis dan layanan nasabah untuk melakukan evaluasi sistem serta pemulihan berjenjang secara intensif selama 24 jam.
Sebagai bagian dari langkah pemulihan, Bank DKI juga menjalin koordinasi aktif dengan mitra dan regulator untuk memastikan seluruh prosedur sesuai prinsip kehati-hatian dan keamanan perbankan.
Setelah dilakukan evaluasi menyeluruh, Bank DKI mulai memulihkan layanan secara bertahap. Layanan ATM off-us menjadi yang pertama kembali beroperasi secara normal pada Senin, 7 April 2025.
“Layanan ATM Bank DKI kini telah pulih sepenuhnya dan dapat digunakan untuk transfer antar bank serta pembayaran berbagai tagihan,” kata Agus.
Ia memastikan bahwa selama proses pembatasan layanan berlangsung, data dan dana nasabah tetap aman dan tidak mengalami gangguan.
Bank DKI juga membuka kanal komunikasi 24 jam melalui call center dan media sosial resmi untuk menampung aspirasi, pengaduan, maupun pertanyaan dari masyarakat.
Agus menegaskan bahwa penyelesaian setiap permasalahan nasabah akan dilakukan dengan mengedepankan prinsip perlindungan konsumen, perbankan yang pruden, dan tata kelola perusahaan yang baik (GCG).
“Atas nama manajemen dan seluruh karyawan, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya serta terima kasih atas pengertian dan kepercayaan yang terus diberikan,” tutup Agus.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)














