- Dua Polisi Gadungan Diamankan Polsek Jatiuwung
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
- Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara, Nurul Anwar Apresiasi Pengabdian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
- Irjen Pol Wibowo Resmi Pimpin Korps Lalu Lintas Polri gantikan Irjen Agus Suryonugroho
Nama Bank Jakarta Jadi Merek Dagang Baru Bank DKI, Berikut Filosofinya

Keterangan Gambar : Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Hari Ulang Tahun ke-498 Jakarta menjadi momentum peluncuran logo baru dan penggunaan nama “Bank Jakarta” sebagai call name atau merek dagang baru dari PT Bank DKI. Hal ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat meresmikan call name dan logo baru Bank DKI di Taman Literasi Christina Martha Tiahahu, Jakarta, pada Sabtu (22/6).
Perubahan call name ini merupakan bagian dari persiapan implementasi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Pemilihan nama baru merupakan aspirasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selaku Pemegang Saham Pengendali, guna mempertahankan identitas Jakarta pada bank milik daerah tersebut.
Nama “Jakarta” dipilih karena dinilai sederhana, universal, mudah dipahami, serta mampu memosisikan Jakarta setara dengan kota-kota finansial dunia. Hal ini tercermin pada identitas visual yang tetap mempertahankan ikon Monumen Nasional, digambarkan dengan tiga garis diagonal tanpa lingkaran pembatas.
Baca Lainnya :
- Direktur Utama Bank Jakarta: Keamanan Siber Kunci Masa Depan Perbankan Digital
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Memperluas Akses Pendidikan Bagi Masyarakat, Pemprov DKI Mulai Merealisasikan Program Sekolah Swasta Gratis
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
“Logo baru menyerupai api Monas yang menjulang bebas ke langit, melambangkan aspirasi Jakarta yang tak terbatas ruang dan waktu menuju panggung global,” ujar Pramono.
Dari sisi warna, dilakukan perubahan dari merah menjadi merah jingga. Menurut Pramono, pemilihan warna ini lebih merepresentasikan identitas Jakarta dan budaya Betawi. Warna merah jingga diharapkan mencerminkan energi kreatif dan optimisme Jakarta, sementara warna hitam memberikan kesan fondasi yang kokoh dan kepercayaan institusional.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, menjelaskan bahwa peluncuran identitas baru Bank DKI bertepatan dengan HUT ke-498 Kota Jakarta, bertujuan menyampaikan pesan kuat bahwa transformasi Bank DKI adalah bagian dari transformasi besar Jakarta menuju kota global yang inklusif, modern, dan berdaya saing tinggi.
“Kami memilih hari ini, 22 Juni 2025, agar semangat perubahan Bank DKI berkorelasi langsung dengan semangat perubahan Jakarta itu sendiri,” ujar Agus.
Agus juga menambahkan bahwa pemilihan Taman Literasi Blok M sebagai lokasi peluncuran bukanlah kebetulan. Menurutnya, taman ini selain sebagai ruang terbuka hijau, juga menjadi simbol pengetahuan, pembelajaran, dan kebangkitan kreativitas masyarakat kota.
“Di tempat ini, kami ingin menyampaikan bahwa perubahan kami bukan hanya kosmetik, tapi substantif, mendalam, dan berakar pada misi sosial serta tanggung jawab publik,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Bank DKI, Arie Rinaldi, menyampaikan bahwa penggunaan call name dan logo baru “Bank Jakarta” akan diterapkan secara bertahap. Selama masa transisi, identitas lama masih akan digunakan secara bersamaan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap upaya penipuan yang mengatasnamakan perubahan identitas Bank DKI, dan memastikan seluruh informasi resmi hanya diperoleh melalui kanal resmi bank dan Call Center 1500 351.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



_-_Copy.jpg)













