- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Tenaga Ahli Menteri Keuangan RI Beri Motivasi Pekerja Migran Indonesia: Kalian Pahlawan Ekonomi Negara

Keterangan Gambar : Tampak Kepala BP2MI Benny Rhamdani bersama Tenaga Ahli Menteri Keuangan RI dan jajaran pejabat di lingkungan BP2MI saat acara pelepasan 375 PMI Program G to G Korea Selatan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Staf Tenaga Ahli Menteri Keuangan Bidang Kualitas Belanja dan Penurunan Kemiskinan, Elan Satriawan menghadiri acara pelepasan 375 pekerja migran Indonesia (PMI) program Government to Government (G to G) penempatan Korea Selatan. Pelepasan ratusan pahlawan devisa negara itu diselenggarakan oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Senin sore (21/8/2023).
Mewakili Menteri Keuangan RI (Sri Mulyani), Elan Satriawan memberikan motivasi kepada para PMI sebagai duta negara dan penyumbang devisa negara terbesar kedua setelah sektor migas.
"Kepada PMI dimanapun berada di seluruh dunia bahwa kalian ini Pahlawan Devisa dan Pahlawan Ekonomi yang menjadi satu penghasil perekonomian di Indonesia jadi kalian bangga, kalian ini orang-orang yang beruntung, di banding teman-teman yang lain yang ingin seperti kalian," ujar Elan saat membakar semangat pekerja migran Indonesia.
Baca Lainnya :
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
Elan menuturkan, Indonesia setelah dilanda Covid-19 menjadi salah satu negara yang pemulihan ekonominya termasuk cepat. Menurut dia, hal ini tentunya tak lepas peran PMI yang menjadi pahlawan devisa. Mereka tidak hanya membantu keluarganya juga membantu negara.
"Mungkin anda nantinya disana harus bisa menyesuaikan diri untuk bisa beradaptasi dalam kebiasaan di Indonesia, mengikuti aturan di negara yang kalian tuju, beruntung kalian ini mendapatkan kesempatan untuk berjuang mendapatkan penghasilan yang besar,” imbuhnya.
"Karena apabila perekonomian keluarga (PMI) kalian meningkat, maka tingkat kesejahteraan secara otomatis Indonesia juga ikut maju," tambah Elan.
Lanjut Elan menilai, pekerja migran berjasa dalam mengurangi kemiskinan di negara sehingga sudah seyogyanya dijuluki pahlawan ekonomi dan sebagai duta negara.
"Ini adalah salah satu yang mendorong maju perekonomian di Indonesia jadi pantes kalian jadi pahlawan devisa dan pahlawan ekonomi," cetusnya.
"Bekerja dengan sekuat tenaga sebaik mungkin dan pengalaman bekerja, setiap tantangan akan sangat bermanfaat bagi anda, hingga nanti kembali di Indonesia lebih mandiri,” harap Elan.
Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, dalam pelepasan PMI pihaknya juga mengundang siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Adapun yang diundang yakni beberapa siswa-siswi perwakilan dari SMK Jakarta, SMK Bogor, SMK Depok, dan SMK Tangerang.
”Untuk hari ini kita melepas 375 PMI dan kita mengundang 200 siswa SMK sekitar Jakarta, sekaligus sosialisasi. Serta kita juga undang tenaga ahli dari menteri keuangan, untuk menggambarkan kolaborasi bagaimana BP2MI dengan kementerian lembaga agar semakin di perkuat agar tata pengelola perlindungan semakin progresif,” kata Benny Rhamdani usai memimpin pelepasan 375 PMI Korea Selatan, Senin (21/8/2023).(*)




.jpg)





.jpg)






