- Menikmati Buka Puasa di Atas Awan: Festival Ramadhan Hotel Neo Puri Indah Hadirkan City View Jakarta Barat dari Lantai 10
- PRSI Perluas Edukasi Robotika melalui Kunjungan ke SDN 01 Menteng
- Dekranasda Barito Utara Perkuat Pembinaan IKM Lewat Perlindungan Hak Cipta Batik
- BPK RI Lakukan Pemeriksaan Terinci, Pemkab Barito Utara Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Keuangan
- Pemkab Barito Utara Sambut Pemeriksaan Terinci BPK RI atas Laporan Keuangan
- Semarak Hari Jadi ke-186 Majalengka, Ribuan Warga Ikuti Jalan Santai di Jatitujuh
- Camat Palasah Tegaskan Prioritas Pembangunan Saat Buka Musrenbang RKPD 2027
- Menaker: Integritas dan Profesionalisme Kunci Layanan Publik Berkualitas
- Ade Duryawan Serap Aspirasi Masyarakat Palasah Lewat Musrenbang Kecamatan
- Dede Fauji Resmi Dilantik Jadi Kaur Keuangan Desa Sangkanhurip
Tegaskan Bahaya Narkoba, PWI Jaksel dan SMPN 267 Jakarta Tanamkan Semangat Kebangsaan Sejak Dini

Keterangan Gambar : Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Wali Kota Jakarta Selatan menggandeng SMP Negeri 267 Jakarta dalam kegiatan penyuluhan bertema “Jauhi Narkoba,
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta — Upaya membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter terus digalakkan. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Wali Kota Jakarta Selatan menggandeng SMP Negeri 267 Jakarta dalam kegiatan penyuluhan bertema “Jauhi Narkoba, Perluas Wawasan Kebangsaan” di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10).
Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang menggema di aula sekolah, membangkitkan semangat nasionalisme di kalangan siswa dan tenaga pendidik.

Baca Lainnya :
- Ikuti Peluncuran 166 Sekolah Rakyat, Wamen Ossy: Setiap Anak Indonesia Berhak atas Pendidikan yang Layak
- Refleksi Kinerja 1 Tahun Pemerintah Kota Bogor
- Hendry Ch Bangun Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI dalam Jurnalisme
- Ketua PWI Jaya: Natal Bersama Jadi Simbol Toleransi dan Kebersamaan Insan Pers
- Refleksi HPN 2026: 10 Tantangan Jurnalis Indonesia di Era Media Baru
Ketua PWI Pokja Jaksel, Joni Matondang, menegaskan pentingnya menjaga generasi muda dari bahaya narkoba sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan mereka.
“Para siswa ini ibarat anak-anak kita sendiri. Mereka harus dijaga kesehatannya, mentalnya, dan rasa kebangsaannya. Jika sejak dini terbebas dari narkoba dan memiliki pandangan kebangsaan yang luas, maka kelak mereka akan tumbuh menjadi pemimpin yang berjiwa negarawan,” ujarnya.
Sementara itu, Mayor Inf. Renson’s Aritonang, Pasi Intel Kodim 0504/Jakarta Selatan, mengingatkan para siswa agar bijak menggunakan teknologi.
“Gunakan kemajuan teknologi untuk hal positif, bukan untuk ikut tren negatif di media sosial. Jaga sikap, lestarikan budaya Indonesia, dan bangun jiwa kebangsaan yang kuat,” pesannya.
Dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Selatan, penyuluh Sukamto Widodo menjelaskan dampak fatal penyalahgunaan narkoba terhadap otak dan masa depan generasi muda.
“Kalau handphone rusak bisa diperbaiki, tapi kalau otak rusak karena narkoba, sangat sulit pulih. Banyak publik figur terjerat karena ketergantungan. Jadi, jangan pernah coba-coba,” tegasnya.
Senada, Ketua PWI DKI Jakarta Kesit B. Handoyo berpesan agar para siswa aktif dalam kegiatan positif seperti olahraga dan seni.
“Mengetahui tentang narkoba itu perlu, tapi mencobanya jangan pernah. Anak hebat itu yang berani mengatakan ‘tidak’ pada narkoba,” ujarnya memberi semangat.
Kepala SMPN 267 Jakarta, Wahyudin, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif tersebut.
“Kami berterima kasih kepada PWI dan seluruh narasumber yang telah memberi pencerahan bagi siswa-siswi kami. Edukasi seperti ini sangat penting agar anak-anak terhindar dari bahaya narkoba dan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter serta cinta bangsa,” ungkapnya.
Ia berharap kerja sama lintas lembaga seperti ini dapat berlanjut di masa mendatang untuk memperkuat nilai kebangsaan dan membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)

.jpg)



.jpg)





.jpg)





