- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
- Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP
Tanggapi Debat Cawapres: Ketua Kam1pb Titik Wijayanti , Gibran Tidak Sopan, Harus Kuliah Lagi

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Debat Cawapres Putaran ke 4 yang berlangsung di JCC Senayan pada Minggu (21/1/2024) semakin panas.
Ketua Kam1pb Titik Wijayanti usai nobar bersama Garis Perjuangan Delapan mengatakan sikap Gibran dalam debat Cawapres yang dianggap tidak sopan kepada para pasangan calon (paslon) lainnya.
Baca Lainnya :
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- PPP Majalengka Resmi Kantongi SK DPP, Fajar Shidik Pimpin hingga 2031
- JKB Audiensi dengan PSI di DPRD DKI, Bahas Pencegahan Radikalisme dan Kolaborasi Sosial
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
Padahal menurutnya, debat cawapres seharusnya menjadi ajang agar rakyat dapat melihat gagasan dari para calon pemimpin.

Menurut Titik seharusnya debat tidak diisi dengan cara menjatuhkan dan melecehkan paslon yang lain.
" Saat debat dimulai disitu karakter seseorang terlihat sifat jelek yang muncul karena ingin menang debat dengan cara menghina sesama. Etika yang sudah dilanggar oleh paslon dan moral yang dibuang dari negeri ini. Pemimpin illegal yang bicara tentang tambang illegal dan hilirisasi," katanya.
Menurutnya apapun hasil debat yang sudah terjadi biarlah rakyat dan pemirsa yang menilai, sebagai Moderator dalam Nobar di Keluarga Ganjar Pranowo Menyapa Indonesia ( KGPMI): KAM1PB, Jangkar Baja, Jangkar Merah Putih, Foreder dan Aliansi Ganjar Pranowo Delapan. Titik juga menyampaikan kesan terbaik untuk debat tersebut.

"Mengapa?? Jawaban pak Mahfud terakhir adalah jawaban dari pertanyaan yang tidak perlu dijawab karena itu sudah jadi jawaban. Ini kesan saya dari pertanyaan paslon 02 ke paslon 03 yang merasa sok pintar dan baik hati. Kata-kata nyontek dari paslon 02 ke paslon 01 itu bukannya cermin diri sendiri," imbuhnya.
Lebih jauh Titik mengatakan Terkait Illegal Logging yang diutarakan Gibran sangat mengapresiasi tanggapan dari Mahfud yang menganggap itu adalah pertanyaan receh yang tidak perlu dijawab, namun sangat disayangkan dari jawaban Gibran yang menyalahkan Mahfud MD.
" anda salah besar pak profesor.... itu akan sangat berdampak kepada suatu negara yang akan bertransisi ke ekonomi hijau, Illegal Logging harus dicabut ijinnya. Gibran itu bodoh amat sih, yang namanya Illegal ya tidak punya IUP( Ijin Usaha Pertambangan) apanya yang dicabut, namanya illegal ya tidak ada ijinnya, dia harus melanjutkan sekolahnya lagi itu, kami keluarga alumni IPB sama sekali tidak mendukung Prabowo Gibran," tegasnya.
Namun begitu dalam acara debat tersebut Titik mengaku bangga karena terlihat ada Rektor IPB Prof. Arif Satria dan Prof Hariaadi di layar teve besar saat nobar.
" Kita semua tepuk tangan. IPB ada akhirnya, semoga akhir kemenangan juga masih ada. Semoga debat berikutnya menjadi cara terbaik dalam memilih pemimpin masa depan dalam pilpres 2024. Pilih Paslon terbaik bangsa Indonesia 2024-2029." Pungkas Titik.
# Salam merdeka merdeka merdeka. Menang menang menang. Sat set. Tas tes. INDONESIA UNGGUL.( Reporter: Ahmad Sholeh Alek).




.jpg)












