- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
- Wakil Ketua I DPRD H. Benny Siswanto Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Silaturahmi
- Jalin Silaturahmi Antara Legislatif dan Pemerintah, Politisi PKB Hadiri Resepsi Kenegaraan HUT Ke-81 RI
- Pimpin Apel HUT RI KE-81 Wali Kota Blitar Ajak Warga Jaga Keutuhan NKRI
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahuddin, SM, SH,
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Kabupaten Majalengka akhirnya terealisasi pada 2026. Proyek perbaikan Jalan dan Jembatan Cijurey Siliwangi di Desa Silihwangi, Kecamatan Bantarujeg, resmi menembus anggaran hampir Rp 19 miliar melalui jalur aspirasi DPRD.
Realisasi proyek strategis ini menjadi bukti konkret bahwa usulan masyarakat yang dikawal secara berjenjang mampu diwujudkan dalam pembangunan nyata di daerah.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahuddin, SM, SH, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Cijurey merupakan amanah besar dari masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
"Pembangunan Jembatan Siliwangi dengan anggaran hampir Rp 19 miliar ini adalah amanah besar dari rakyat. Tugas kami di Komisi III tidak berhenti pada penganggaran, tetapi juga mengawal dan mengawasi agar pelaksanaannya tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran," ujarnya. Kamis, (02/07/2026).
Ia juga meminta Dinas PUTR, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jawa Barat, serta pihak kontraktor pelaksana untuk bekerja secara profesional.
"Ini infrastruktur vital. Kualitas harus dipastikan prima agar mampu bertahan dalam jangka panjang demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat Bantarujeg, Lemahsugih, dan sekitarnya," tegasnya.
Dengan terealisasinya proyek tersebut, pihaknya optimistis akan terjadi peningkatan signifikan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
"Transportasi akan lebih lancar, biaya logistik menurun, serta akses pendidikan dan layanan kesehatan menjadi lebih mudah dijangkau," tambahnya.

Ia menegaskan, pembangunan Jembatan Cijurey bukanlah keputusan instan, melainkan hasil dari proses panjang aspirasi warga yang diperjuangkan secara konsisten.
"Aspirasi masyarakat tidak serta-merta langsung terealisasi. Ada tahapan yang harus dilalui, mulai dari pengusulan, verifikasi hingga penganggaran," katanya.
Aspirasi tersebut berasal dari warga Daerah Pemilihan (Dapil) 5 yang disampaikan saat Musrenbang 2025. Usulan ini kemudian dikawal oleh Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, terutama legislator di wilayah tersebut. Diantaranya, H. Agustinus Subagja, M. Suparman (Abah Parman), Imon Hidayat, S.Ag, dan Dinar Trisnawati.
Menindaklanjuti usulan tersebut, Komisi III DPRD bersama pemerintah desa, Dinas PUTR, serta unsur Muspika melakukan serangkaian peninjauan langsung ke lokasi Jembatan Cijurey sebagai bagian dari proses verifikasi dan perencanaan teknis.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Agustinus Subagja, turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu dalam menyampaikan aspirasi pembangunan.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak sungkan menyampaikan aspirasi. Semua usulan akan kami kawal, namun tentu harus melalui tahapan dan proses yang berlaku," ujarnya.
Proses panjang tersebut juga melibatkan koordinasi lintas instansi secara intens, termasuk pengajuan berulang kepada pihak terkait seperti Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR), hingga akhirnya anggaran dapat dialokasikan dan direalisasikan pada tahun ini.
DPRD menilai sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan lembaga legislatif menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan tersebut. Selain itu, DPRD juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam setiap realisasi aspirasi masyarakat.
Ke depan, berbagai program pembangunan hasil aspirasi lainnya akan dibuka secara bertahap kepada publik. Realisasi pembangunan Jembatan Cijurey Siliwangi ini menjadi penegasan bahwa partisipasi aktif masyarakat memiliki dampak nyata terhadap percepatan pembangunan daerah. ** (Agit)





.jpg)











