- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
- Takbir Bergema, Barito Utara Rayakan Malam Kemenangan Dengan Pawai Meriah
- Wasekjen PRSI Muhamad Ied Hadiri Halal Bihalal di Balai Kota DKI
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
- Bupati Majalengka Resmi Lepas Takbir Keliling Sambut Idul Fitri 1447 H
- Politisi Muda Disabilitas BambsoesHadir dalam Buka Puasa Bersama IKAL Lemhannas RI di Kantor Staf Presiden
- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
Tak Terawat, Begini Kondisi Jembatan Gantung Serab Depok, Makin Banyak dilintasi Kendaraan Bermotor

Keterangan Gambar : Jembatan Gantung Serab
Megapolitanpos.com, Serab Depok- Ingin sampai lebih cepat, itulah alasan para pengendara (Roda dua)untuk sampai ditempat tujuan. Kondisi kemacetan dijalur utama akibat sedang adanya pembangunan jalan jembatan Grand Depok City(GDC)) membuat para penyintas roda dua berbondong bondong melewati jembatan gantung Serab.

" Kalau yang melintas volumenya sekarang sudah melebihi (overload), apalagi sudah beberapa bulan terakhir banyak sekali para pengendara motor yang lewat jembatan ini, karena jalan utama di GDC sedang diadakan perbaikan," ujar Ketua Komunitas Sungai Ciliwung dan Ketua Rt008/02 Kp.Serab Tirtajaya Depok, Sugianto di Depok, Senin(12/12/2022).
Baca Lainnya :
- RW 02 Tirtajaya Depok Gelar Pra Musrenbang 2026, Serap Aspirasi Warga hingga Tingkat DPRD
- DPUPR Depok Lanjutkan Pembangunan Turap Sungai Ciliwung untuk Cegah Banjir di Kampung Serab
- Jelang Ramadhan, Ratusan Warga Depok Antusias Mengikuti Pawai Obor
- Wakil Walkot Depok IBH Ungkap Jembatan Gantung Depok Akan dibangun , dianggarkan Rp1,5 Milyar

Jembatan Gantung Serab yang berdiri sejak 1990 an tersebut kondisinya kini mengkhawatirkan, jika dilintasi kendaraan bermotor, selain lempengan besi yang sudah licin, besi- besi pembatasnya juga sudah mulai berkarat.tidak jarang pelintas juga terpeleset jatuh disaat jembatan licin karena hujan.

" Ya akhirnya jembatan kini mengalami kerusakan, karena sudah sekitar 8 tahun tak Terawat, perawatan kan butuh biaya operasional, kita para relawan menyediakan kotak amal disekitar jembatan untuk digunakan bagi biaya perawatan seperti pembelian Cat anti karat,pelumas dll," kata Gembit panggilan akrab Sugianto.

Gembit menambahkan memang pernah ada usulan pembuatan jembatan beton, namun katanya nilai historisnya jembatan tersebut akan hilang.
" Ikon kampung serab adalah jembatan gantung tersebut, sebelumnya dahulu alat melintas warga adalah perahu eretañ(getek). Namun apabila Pemkot Depok mau membangun jembatan beton untuk lebih kenyamanan gak apa,"katanya.

Gembit berharap sekalipun memang diperbolehkan melintas bagi kendaraan roda dua, agar para pengendara berhati-hati dan bergantian demi keselamatan dan menjaga kekuatan jembatan tersebut.
" Ya kami juga berharap pihak terkait (Pemkot Depok) kembali melakukan kontrol dan perawatan, dàn bagi para pengendara agar lebih berhati-hati melintasi jembatan tersebut," tutupnya.(HEA/Red/MP).

















