- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
- Nurhadi Gelar Jalan Sehat Merdeka di Kerjen Blitar Hadianya paling Spektakuler Dinosaurus
- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
Sutisna, S.Pd : Bakal Caleg Partai Perindo Nyatakan Mundur Dari Kontestasi Pemilu 2024

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pernyataan mundur, pindah partai dan beralih dukungan acapkali terjadi di lintas partai yang menghiasi musim politik. Hal ini pun terjadi pada salah satu Bacaleg Perindo yang sebelumnya menyatakan siap bertarung di pemilu 2024, kini menyatakan mundur.
Menurut Sutisna, keinginannya untuk mundur di dasari pertimbangan yang sangat logis.
"saya menyatakan mundur dan sudah konfirmasi ke pengurus partai di DPD PERINDO Kota Tangerang". Katanya saat memberikan keterangan kepada tim awak media.
Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
Dibalik alasannya untuk mundur dari kontestasi bacaleg, Tisna sapaan akrabnya, mempertimbangkan mahalnya ongkos politik.
"Belum apa-apa, saya merasakan beratnya beban ongkos politik yang harus saya tanggung, seperti konsolidasi timses dan belum lagi mobilisasi masa di ajang kontestasi, tentu ini semua membutuhkan modal tidak sedikit." Ungkapnya.
Saat ditanya, apakah ada force atau intimidasi dari pihak lawan politik" Saya menilai di Dapil 1 (satu) khususnya, kami merasa kehidupan berdemokrasi berjalan dinamis, tidak ada konflik antar individu masyarakat, semuanya berjalan baik, dan memang semua ini murni karena kemampuan saya belum cukup untuk menghadapi pemilu 2024". Tegasnya.
Dilain hal ia juga mengutarakan permohonan maaf dan harapannya kepada semua pihak yang sudah membantu.
"Saya mohon maaf karena tidak bisa melanjutkan perjuangan, semoga ini jadi pelajaran yang berharga untuk saya khususnya, saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sejauh ini loyal dalam memberikan dukungan." Katanya di akhir penutup penjelasan kepada tim media. ** (Red)

















