- Memperluas Akses Pendidikan Bagi Masyarakat, Pemprov DKI Mulai Merealisasikan Program Sekolah Swasta Gratis
- Festival Walet Emas 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Akbar Warga Kebumen di Jakarta Timur
- Pamit ke ATM, Motor Dibawa Kabur! Aksi Licik Curanmor PCX di Majalengka Berakhir Diborgol Polisi
- Raker ke- X Forwat digelar, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi
- Trijanto : Maraknya Politik Uang Tanda Hancurnya Demokrasi Pancasila
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
Sutisna, S.Pd : Bakal Caleg Partai Perindo Nyatakan Mundur Dari Kontestasi Pemilu 2024

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pernyataan mundur, pindah partai dan beralih dukungan acapkali terjadi di lintas partai yang menghiasi musim politik. Hal ini pun terjadi pada salah satu Bacaleg Perindo yang sebelumnya menyatakan siap bertarung di pemilu 2024, kini menyatakan mundur.
Menurut Sutisna, keinginannya untuk mundur di dasari pertimbangan yang sangat logis.
"saya menyatakan mundur dan sudah konfirmasi ke pengurus partai di DPD PERINDO Kota Tangerang". Katanya saat memberikan keterangan kepada tim awak media.
Baca Lainnya :
- Pamit ke ATM, Motor Dibawa Kabur! Aksi Licik Curanmor PCX di Majalengka Berakhir Diborgol Polisi
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- PDIP Majalengka Konsolidasi 343 Desa, Kekuatan Fraksi DPRD Disiapkan Bertambah
- Momentum Hari Buku Sedunia, H. Iing Misbahuddin Serukan Literasi Jadi Tameng Bangsa!
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
Dibalik alasannya untuk mundur dari kontestasi bacaleg, Tisna sapaan akrabnya, mempertimbangkan mahalnya ongkos politik.
"Belum apa-apa, saya merasakan beratnya beban ongkos politik yang harus saya tanggung, seperti konsolidasi timses dan belum lagi mobilisasi masa di ajang kontestasi, tentu ini semua membutuhkan modal tidak sedikit." Ungkapnya.
Saat ditanya, apakah ada force atau intimidasi dari pihak lawan politik" Saya menilai di Dapil 1 (satu) khususnya, kami merasa kehidupan berdemokrasi berjalan dinamis, tidak ada konflik antar individu masyarakat, semuanya berjalan baik, dan memang semua ini murni karena kemampuan saya belum cukup untuk menghadapi pemilu 2024". Tegasnya.
Dilain hal ia juga mengutarakan permohonan maaf dan harapannya kepada semua pihak yang sudah membantu.
"Saya mohon maaf karena tidak bisa melanjutkan perjuangan, semoga ini jadi pelajaran yang berharga untuk saya khususnya, saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sejauh ini loyal dalam memberikan dukungan." Katanya di akhir penutup penjelasan kepada tim media. ** (Red)
















