- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
- EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional
- Paripurna Masa Sidang III, DPRD dan Pemkab Barito Utara Bahas Anggaran 2026 dan 2027
- Pemkab Barito Utara Ajukan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 ke DPRD
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- Kreatif Merdeka Carnival 2026 Ajak Generasi Muda Berkarya Lewat Animasi dan AI
- Cegah Pelanggaran Lingkungan, Pemkab Barito Utara Sosialisasikan Aturan Pengawasan dan Sanksi Terbaru
Suhu Politik Memanas, Rumah Dinas Wali Kota Blitar Dirampok

Keterangan Gambar : Pasca kejadian perampokan sejumlah anggota Polres Blitar Kota dan anggota TNI berjaga-jaga di sekitar TKP, rumah dinas Wali Kota Blitar.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Di saat suhu politik mulai memanas menjelang Pemilu serentak 2024, ada peristiwa menggegerkan, yakni rumah dinas Wali Kota Blitar disatroni perampok, sehingga Kapolres Kota Blitar harus turun langsung pimpin olah TKP melakukan pemeriksaan di lokasi dan langsung memasang Police Line. Pasca kejadian perampokan Senin dini hari (12/12/22), sejumlah anggota Polres Blitar Kota dan anggota TNI berjaga-jaga di sekitar tempat kejadian perkara, rumah dinas Wali Kota Blitar di jalan Sudanco Supriadi 18, Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan.
Diberitakan sebelumnya, kejadian pencurian dengan kekerasan sekitar pukul 04.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB, pelaku yang diperkirakan berjumlah 4 sampai 5 orang ini masuk dengan menggunakan mobil plat merah.
Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono kepada wartawan menyampaikan, pada saat kejadian tiga orang anggota Satpol PP yang sedang bertugas langsung disekap, berikutnya Wali Kota Blitar Drs. Santoso beserta Istri Feti Wulandari disekap dan mulut dilakban.
Baca Lainnya :
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
"Pelaku masuk dari pintu sebelah barat langsung menuju pos penjagaan menyekap tiga anggota Satpol PP, selanjutnya perampok menuju ke kamar dan langsung menyekat Pak Wali Kota dan Istrinya dan melakban mulut," terang Kapolresta Blitar Argowiyono.
Sementara itu, sejumlah kalangan masyarakat menilai kejadian perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar, pelaku termasuk orang yang sangat berani dan nekat. Sepanjang sejarah belum pernah ada kejadian perampokan di rumah dinas pejabat penting daerah. Anehnya lagi, kejadian itu saat mulai memanasnya suhu politik menjelang Pemilu 2024.
Seperti yang disampaikan oleh Frans (39) warga kota Blitar, dia mengaku kaget mendengar kabar jika rumah dinas Wali Kota Blitar disatroni penjahat. Bahkan dikabarkan di media sosial pelaku sempat merusak CCTV dan menguras harta benda, uang tunai ratusan juta dan sejumlah perhiasan.
"Saya warga kota Blitar merasa prihatin atas musibah yang dialami Pak Wali Kota Blitar, semoga pelaku segera bisa ditangkap oleh petugas," tukasnya. (za/mp)
















