- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
STIE Tamsis Jakarta Buka Bersama Ustad Madit. SEMA : Kolaborasi 4 Elemen itu Penting!
mengusung tema “Ramadhan Berkah, Rekahkan Spirit Solid dan Keakraban Ukhuwah Islamiyah”

Keterangan Gambar : STIE Tamansiswa Jakarta
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta – Senat Mahasiswa (Sema) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Taman Siswa (Tamsis) melaksanakan buka puasa bersama (Bukber) pada Sabtu, (01/04) di Balai Wiyata Tamansiswa Jl. Garuda No.25, RT.7/RW.4, Gn. Sahari Sel., Kec. Kemayoran, Kota Jakarta Pusat.
Bukber tersebut mengusung tema “Ramadhan Berkah, Rekahkan Spirit Solid dan Keakraban Ukhuwah Islamiyah” sukses terselenggara dengan baik dan khidmat.
“Alhamdulilah kegiatan singkat dan sederhana ini berjalan dengan baik dan khidmat.” Ujar Ketua Sema Tamsis Ravindra Anan.
Terpisah, Indra sapaan akrab Ravindra Anan, mengatakan jika Bukber bukanlah sekedar hadir, datang dan menghabiskan waktu sampai maghrib makan dan pulang, akan tetapi Bukber merupakan sarana kompleks untuk meningkatkan solidaritas dan keakraban lintas elemen.
“Bukber bukan sekedar datang dan makan, akan tetapi sebagai penyederhanaan jenjang antara civitas akademika STIE Tamsis dengan mahasiswa dan alumni. Artinya, kesadaran kolektif elemen STIE Tamansiswa agar memperkuat internal melalui 4 elemen diantaranya adalah Yayasan, Kampus, Mahasiswa dan alumni Tamansiswa” jelas Indra didampingi oleh Sekertaris Sema Tamsis Yoga Putra Wira Widiatmaja.
Tamansiswa merupakan institusi pendidikan yang memiliki ideologi luhur dari Ki Hajar Dewantara dan memiliki catatan sejarah sebagai kampus perjuangan sejak era pra kemerdekaan RI hingga saat ini, maka STIE Tamsis harus melahirkan intelektual muda yang nasionalisme dan berjiwa kesatria, pungkas Indra melanjutkan.
“Sema Tamsis mengajak segenap elemen untuk berkolaborasi membangun STIE Tamsis untuk lebih baik lagi, karena pentingnya konsolidasi akan memperkuat garis perjuangan STIE Tamsis sebagai kampus yang sangat peduli dengan pendidikan dan budaya. Karena hanya STIE Tamsis yang menjadikan budaya sebagai landasan dalam membangun pendidikan yang memerdekakan manusia,” tutup Indra.
Turut hadir dalam Bukber tersebut Panitera Majelis Luhur Tamansiswa Jakarta Ki Saur Panjaitan, Ki Sugeng Pramono Ketua Majelis Cabang dan jajaran, serta Sema Tamsis dan pengurus, dosen-dosen dan mahasiswa-mahasiswa yang tergabung dalam prodi manajemen dan akutansi.
Bukber Tamsis mengundang ustadz Qubil atau yang akrab disapa Ustad Madit yang berperan dalam sinema Islam KTP 13 tahun lalu di SCTV. (req)















