- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
SPPG Tancap Gas, Wabup Majalengka Sebut Program Nasional Ini Turunkan Kemiskinan Drastis

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Majalengka, Dena M Ramdhan saat resmikan SPPG di Sumberjaya. Selasa, (10/02/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Program strategis nasional SPPG terus menunjukkan dampak signifikan bagi masyarakat Indonesia. Wakil Bupati Majalengka, Dena M. Ramdhan, menegaskan bahwa implementasi program ini tergolong sangat cepat dan telah memberikan manfaat nyata, mulai dari penurunan kemiskinan hingga terbukanya ribuan lapangan kerja baru.
Hal tersebut disampaikan saat peresmian SPPG ke-4 yang dikelola Lanud S. Sukani di Desa Garawangi, Kecamatan Sumberjaya, Selasa (10/02/2026).
Menurut Dena, dalam waktu hanya satu tahun, program SPPG telah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat, melampaui program serupa di Brazil yang membutuhkan tujuh tahun untuk menjangkau 45 juta orang.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
"Keberhasilan ini berkat sinergi kuat pemerintah pusat, TNI-Polri, pemerintah provinsi, hingga pemerintah daerah," ujarnya.
Tekan Kemiskinan dan Serap Tenaga Kerja
Wabup Dena menyoroti dampak besar SPPG terhadap kondisi sosial ekonomi, khususnya di Majalengka. Angka kemiskinan disebut mengalami penurunan hingga berada di kisaran 10,21%–10,30% dalam satu tahun pelaksanaan.
Selain itu, setiap unit SPPG mampu menyerap sekitar 50 tenaga kerja, sehingga program ini turut menciptakan puluhan ribu lapangan pekerjaan secara nasional.
Dorong UMKM dan Petani Lokal
Program ini juga dinilai memperkuat ekonomi daerah karena bahan baku dibeli langsung dari petani dan pelaku usaha lokal.
Rantai distribusi yang lebih pendek membuat kesejahteraan masyarakat meningkat sekaligus menekan peran tengkulak.
Menjadi Sorotan Dunia Internasional
Keberhasilan SPPG bahkan menarik perhatian internasional. Sejumlah negara asing datang ke Indonesia untuk melakukan studi banding, menjadikan program ini berpotensi sebagai model pemberdayaan masyarakat dunia.
Di akhir sambutan, Wabup Dena menyampaikan apresiasi kepada Lanud S. Sukani, TNI-Polri, kementerian terkait, serta seluruh pihak yang mendukung.
"SPPG adalah program yang sangat dinantikan rakyat dan terbukti membawa manfaat luar biasa dalam waktu singkat," pungkasnya. ** (Agit)

















