- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
- Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja.
- Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat.
- Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sachrudin Minta Aparat Wilayah Lebih Sigap.
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
Majalengka Siaga Narkoba, UNMA dan Bupati Satukan Langkah Lawan Bandar

Keterangan Gambar : Rektor Universitas Majalengka, Dr. H. Otong Syuhada, S.H., M.H., dalam sambutannya.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Ancaman penyalahgunaan narkotika yang terus membayangi masa depan generasi muda menjadi perhatian serius berbagai pihak. Universitas Majalengka (UNMA) bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka memperkuat komitmen perang terhadap narkoba melalui Kuliah Umum Anti-Narkoba yang digelar di Kampus UNMA. Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, civitas akademika, serta ratusan mahasiswa sebagai bentuk sinergi membangun benteng pertahanan generasi muda dari ancaman narkotika.
Rektor Universitas Majalengka, Dr. H. Otong Syuhada, S.H., M.H., menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba bukan sekadar persoalan hukum, tetapi telah menjadi ancaman serius terhadap kesehatan, moralitas, dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Baca Lainnya :
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
- Romy Soekarno Gandeng KPU Kota Blitar Dorong Gen Z Jadi Pengawal Demokrasi Digital.
- Pangkogabwilhan II Jadi Narasumber Latihan Posko OMP Dikreg LVI Sesko TNI TA 2026.
Menurutnya, dari perspektif ilmiah, narkoba bekerja dengan merusak sistem saraf pusat, membajak brain reward system, serta menurunkan fungsi prefrontal cortex yang berperan dalam kemampuan berpikir, mengambil keputusan, hingga mengendalikan perilaku. Dampaknya dapat memicu gangguan kognitif maupun gangguan kejiwaan yang berkepanjangan.
"Narkoba merupakan ancaman nyata bagi Bonus Demografi Indonesia. Jika tidak ditangani secara serius, cita-cita mewujudkan Generasi Emas 2045 akan menghadapi hambatan besar," tegas Otong.
Sebagai bentuk komitmen, UNMA mendorong perubahan strategi dari pola pencegahan konvensional menuju pendekatan berbasis bukti (evidence-based approach).
Langkah tersebut diwujudkan melalui penguatan riset lintas disiplin, sistem deteksi dini, konseling sebaya, pelaksanaan tes urine berkala secara transparan, hingga pembangunan budaya akademik berprestasi melalui program Kampus Bersinar (Bersih Narkoba).
Sementara itu, Bupati Majalengka H. Eman Suherman mengungkapkan bahwa meningkatnya aktivitas pembangunan di Kabupaten Majalengka turut membawa tantangan baru berupa meningkatnya ancaman peredaran narkotika.
Berdasarkan data yang dipaparkan, sepanjang 2025 aparat berhasil mengungkap 61 kasus penyalahgunaan narkotika dengan barang bukti berupa sabu, ganja, ekstasi, obat keras tertentu hingga jenis narkotika lainnya. Sedangkan hingga pertengahan 2026 telah terungkap 36 kasus, termasuk penyitaan cairan bibit tembakau sintetis.
Pemerintah Kabupaten Majalengka juga telah memetakan sejumlah wilayah yang menjadi prioritas pengawasan, yakni Kecamatan Sumberjaya, Jatiwangi, Talaga, Cikasong, dan Majalengka Kota.
Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah daerah menempatkan langkah preventif sebagai strategi utama dengan memperkuat edukasi masyarakat, pencegahan sejak usia dini, serta mempererat kolaborasi bersama BNN RI, BNN Provinsi Jawa Barat, BNN Kabupaten Kuningan, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat.
"Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi seluruh pihak agar generasi muda Majalengka terlindungi dari ancaman narkotika," ujar Eman.
Kuliah umum ini menjadi penegasan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, BNN, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba demi menyongsong Indonesia Emas 2045. ** (Agit)















