- Bupati Barito Utara Sampaikan Apresiasi kepada AKBP Singgih, Sambut Kapolres Baru
- Babinsa Jajaran Kodim 0506/Tgr Bersama Komduk Patroli Malam.
- Perbasi Cup Bergulir, Maryono: Olahraga Buka Peluang Wisata dan Ekonomi.
- Berita Sahih dan Kabar Bohong Makin Kabur, Masyarakat Harus Cermat
- Jaga Layanan Air Tetap Optimal, Sachrudin Cek Kondisi Cisadane.
- Handoko Tenang Tanggapi Demo Forum Pemuda Peduli ( FPP ) Desa Serang ini Alasanya.
- Warnai HUT TNI Ke 81 Bantaran Sungai Karplos Kota Blitar Jadikan Kawasan Asri.
- Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian.
- Supangat : Alhamdulilah Gercep PUPR dan Bupati Rijanto Jalan Kami Lancar.
- Bupati Shalahuddin Hadiri Haul Abuya Syeikh Ahmad Fahmi Zamzam Yang ke 5
Majalengka Siaga Narkoba, UNMA dan Bupati Satukan Langkah Lawan Bandar

Keterangan Gambar : Rektor Universitas Majalengka, Dr. H. Otong Syuhada, S.H., M.H., dalam sambutannya.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Ancaman penyalahgunaan narkotika yang terus membayangi masa depan generasi muda menjadi perhatian serius berbagai pihak. Universitas Majalengka (UNMA) bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka memperkuat komitmen perang terhadap narkoba melalui Kuliah Umum Anti-Narkoba yang digelar di Kampus UNMA. Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, civitas akademika, serta ratusan mahasiswa sebagai bentuk sinergi membangun benteng pertahanan generasi muda dari ancaman narkotika.
Rektor Universitas Majalengka, Dr. H. Otong Syuhada, S.H., M.H., menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba bukan sekadar persoalan hukum, tetapi telah menjadi ancaman serius terhadap kesehatan, moralitas, dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Baca Lainnya :
- Babinsa Jajaran Kodim 0506/Tgr Bersama Komduk Patroli Malam.
- Perbasi Cup Bergulir, Maryono: Olahraga Buka Peluang Wisata dan Ekonomi.
- Jaga Layanan Air Tetap Optimal, Sachrudin Cek Kondisi Cisadane.
- Handoko Tenang Tanggapi Demo Forum Pemuda Peduli ( FPP ) Desa Serang ini Alasanya.
- Supangat : Alhamdulilah Gercep PUPR dan Bupati Rijanto Jalan Kami Lancar.
Menurutnya, dari perspektif ilmiah, narkoba bekerja dengan merusak sistem saraf pusat, membajak brain reward system, serta menurunkan fungsi prefrontal cortex yang berperan dalam kemampuan berpikir, mengambil keputusan, hingga mengendalikan perilaku. Dampaknya dapat memicu gangguan kognitif maupun gangguan kejiwaan yang berkepanjangan.
"Narkoba merupakan ancaman nyata bagi Bonus Demografi Indonesia. Jika tidak ditangani secara serius, cita-cita mewujudkan Generasi Emas 2045 akan menghadapi hambatan besar," tegas Otong.
Sebagai bentuk komitmen, UNMA mendorong perubahan strategi dari pola pencegahan konvensional menuju pendekatan berbasis bukti (evidence-based approach).
Langkah tersebut diwujudkan melalui penguatan riset lintas disiplin, sistem deteksi dini, konseling sebaya, pelaksanaan tes urine berkala secara transparan, hingga pembangunan budaya akademik berprestasi melalui program Kampus Bersinar (Bersih Narkoba).
Sementara itu, Bupati Majalengka H. Eman Suherman mengungkapkan bahwa meningkatnya aktivitas pembangunan di Kabupaten Majalengka turut membawa tantangan baru berupa meningkatnya ancaman peredaran narkotika.
Berdasarkan data yang dipaparkan, sepanjang 2025 aparat berhasil mengungkap 61 kasus penyalahgunaan narkotika dengan barang bukti berupa sabu, ganja, ekstasi, obat keras tertentu hingga jenis narkotika lainnya. Sedangkan hingga pertengahan 2026 telah terungkap 36 kasus, termasuk penyitaan cairan bibit tembakau sintetis.
Pemerintah Kabupaten Majalengka juga telah memetakan sejumlah wilayah yang menjadi prioritas pengawasan, yakni Kecamatan Sumberjaya, Jatiwangi, Talaga, Cikasong, dan Majalengka Kota.
Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah daerah menempatkan langkah preventif sebagai strategi utama dengan memperkuat edukasi masyarakat, pencegahan sejak usia dini, serta mempererat kolaborasi bersama BNN RI, BNN Provinsi Jawa Barat, BNN Kabupaten Kuningan, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat.
"Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi seluruh pihak agar generasi muda Majalengka terlindungi dari ancaman narkotika," ujar Eman.
Kuliah umum ini menjadi penegasan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, BNN, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba demi menyongsong Indonesia Emas 2045. ** (Agit)
















