- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
SMESCO Uji Dorong Layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Untuk UMKM

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-SMESCO Indonesia membuka layanan komprehensif satu atap dalam
pembuatan sertifikasi dan perizinan untuk memudahkan pelaku usaha mikro, kecil dan
menengah dalam mengakses legalitas produk seperti NIB, Halal dan HaKI yang
Baca Lainnya :
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Ribuan Relawan Penggiat MBG Blitar Raya Akan Melakukan Aksi Damai
- Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
dikemas dalam kegiatan pendampingan, bimbingan dan konsultasi, Selasa (23/1).
“Kegiatan ini langsung dirasakan manfaatnya bagi UMKM, untuk pengurusan NIB, UMKM dalam sepuluh menit sudah bisa mendapatkan sertifikatnya,” ujar Direktur Bisnis dan Pemasaran SMESCO Indonesia, Wientor Rah Mada

Lebih lanjut Wientor mengatakan, uji dorong Layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap untuk UMKM tersebut akan dilaksanakan sebanyak dua belas kali dalam tahun ini. Adapun layanan yang menjadi unggulan di antaranya adalah pengurusan legalitas Halal Self Declare bagi UMKM dan akan dilakukan pendampingan serta akan langsung diregistrasi ke dalam akun resmi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Lalu bagi UMKM yang ingin mengurus paten merek, SMESCO juga telah bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan HAM sehingga proses pengurusan hak paten akan menjadi jauh lebih mudah dan cepat.
Wientor menambahkan, salah satu layanan unggulan yang diminati yakni sertifikasi BPOM. Layanan ini sangat membantu bagi UMKM di daerah-daerah pelosok, SMESCO dan BPOM akan melakukan audit Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) melalui virtual zoom untuk para pelaku UMKM, sehingga mereka tidak perlu harus didatangi oleh petugas BPOM.
Ika, pelaku UMKM Gudeg Solo asal Duren Sawit, Jakarta Timur mengakui, selama di SMESCO dirinya didampingi dan diberi bimbingan secara detil yang memudahkan proses pembuatan perizinan BPOM dan PIRT.
“Saya lebih percaya diri sudah pasti, kemudian saya ingin produk saya itu ekspansinya lebih luas lagi, jadi di sini tuh ternyata saya bisa ketemu selain untuk pengurusan legalitas, saya juga bisa ketemu orang-orang yang kompeten, saya diberikan peluangpeluang dan info penting yang untuk nantinya ekspansi ke usaha Gudeg Solo itu
sendiri,” demikian Ika menceritakan usai mendapatkan sertifikat PIRT di SMESCO.
Senada dengan Ika, pelaku UMKM skincare, Melia Meisya pemilik brand skincare Queen Beauty Glow yang mengawali usahanya melalui makloon mengungkapkan, HaKI merupakan suatu hal yang penting.
Menurutnya, HAKI itu menjadi wajib sekali ketika sudah punya brand dan sudah punya produk, agar produknya memiliki kekuatan hukum.“Kalau prosesnya sih alhamdulilah dipermudah selagi syarat dan prosedurnya kita sudah bisa melengkapi. Semua proses tahapan perijinian produk saya dapatkan di SMESCO, ini yang saya urus adalah brand usaha saya yang kedua.” Ujar Melia
Kembali menurut Wientor Rah Mada, SMESCO Indonesia telah melayani 35.046 UMKM di seluruh Indonesia baik dalam layanan informasi melalui chat, webinar, konsultasi tatap muka dan layanan legalitas sepanjang tahun 2023.
“Sebanyak 869 UMKM telah berhasil memiliki legalitas usaha baik itu PIRT, Halal, BPOM dan HaKI melalui SMESCO. Tahun ini kita akan menjangkau pelaku UMKM di daerah-daerah, agar lebih banyak lagi UMKM yang bisa memiliki legalitas berusaha,” pungkas Wientor.(Reporter:Achmad Sholeh Alek)

















