- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
Sikapi Perubahan Iklim, Kodim 0506/Tgr Gelar Komsos dengan Aparat Pemerintahan

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Komunikasi Sosial dengan Aparat Pemerintahan oleh Kodim 0506/Tgr dengan tema "TNI AD bersama Pemerintah Bersinergi Dalam Mengantisipasi Dampak Perubahan Iklim", digelar di Aula Palapa Jl. TMP Taruna Kel. Sukasari Kec. Tangerang Kota Tangerang, Rabu (12/06/2024).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0506/Tangerang Kolonel Inf Endik Hendra Sandi S.Sos M.I.Pol dengan menghadirkan pemberi materi yaitu, Mayor Kav Andi Budiman, S.Sos Danramil 01/Tgr dan Ibu Ana Oktavia Setiowati dari BMKG dan diikuti ±50 peserta.
Dalam kesempatan ini, Kolonel Inf Endik Hendra Sandi S.Sos M.I.Pol Dandim 0506/Tgr dalam sambutannya, mengajak yang hadir untuk bersinergi dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim. Pemanasan global telah menjadi isu utama di dunia, yang menimbulkan kenaikan suhu di bumi dan mengganggu keseimbangan dalam siklus bumi.
Baca Lainnya :
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
"Dampak dari perubahan iklim seperti naiknya permukaan air laut, perubahan pola curah hujan, dan kebakaran hutan berpotensi menimbulkan kerugian besar terhadap ekosistem, sumber daya alam, dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, semua pihak memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di Indonesia." jelasnya.
Ia juga melanjutkan bahwa, TNI AD sebagai benteng ketahanan negara telah diamanatkan oleh UU No 34/2004 untuk melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan termasuk ketangguhan dalam menghadapi berbagai bentuk Tantangan, Hambatan, Gangguan, dan Ancaman (THGA).
"Perubahan iklim tidak hanya memperburuk kondisi lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan konflik dan perang di negara-negara berkembang yang memperebutkan sumber daya alam untuk keberlangsungan hidup mereka." tambahnya.
Oleh karena itu, kata Dandim lagi, diperlukan sinergitas antara Aparat Pemerintah dan seluruh lembaga negara untuk menjaga kejayaan bangsa dan negara yang kita cintai.
"Mari bersama-sama mengantisipasi dampak perubahan iklim dan menjaga keseimbangan alam untuk keberlangsungan hidup generasi mendatang." pungkasnya.
Sementara itu, Mayor Kav Andi Budiman, S.Sos Danramil 01/Tgr, menyampaikan materinya tentang "Pokok-Pokok Kebijakan KASAD bidang Teritorial Tahun 2024", menjelaskan bahwa, oentingnya optimalisasi peran Satkolwil dalam mengawal pesta Demokrasi dengan pendekatan keamanan serta kesejahteraan guna mewujudkan stabilitas wilayah.
"Oleh karena iti, optimalisasi kemampuan Satkolwil perlu ditingkatkan Binter diera Digitalisasi ini. Selain itu, harus dapat di implementasi doktrin Teritorial TNI AD guna mewujudkan Binter yang terukur, efektif, efisien serta adaptif serta pengelolaan SDM untuk Ketahanan Negara," paparmya.
Sedangkan Ibu Ana Oktavia Setiowati dari BMKG dalam materi "Dampak Perubahan Iklim di Indonesia", ia menjelaskan bahwa, terjadinya perubahan iklim dimana Proyeksi iklim Indonesia berdasarkan skenario RCP menunjukkan kenaikan suhu mencapai 1,5°C.
"Terjadi perubahan pola curah hujan ekstrim akan lebih tinggi apapun skenarionya, keadaan iklim kering dan tanah akan lebih sering berpeluang diatas normal serta Meningkatnya potensi kasus DBD dan Malaria." urainya.
Menyikapi apa yang disampaikan para narasumber, jelas bahwa, prakiraan awal Musim Kemarau 2024 di Provinsi Banten dimulai pada bulan April - Juni 2024. Musim kemarau diprakirakan dimulai dari wilayah Utara dan bergerak ke arah Selatan, mulai dari wilayah Serang bagian Utara.
Untuk wilayah Tangerang Utara terjadi pada bulan April 2024, kemudian sebagian wilayah Serang, Kab. Pandeglang dan Kab. Lebak pada bulan Mei 2024 dan disusul wilayah lainnya pada bulan Juni 2024.
Musim kemarau di Provinsi Banten umumnya mundur dibandingkan normalnya dengan curah hujan umumnya atas Normal.
Melalui kegiatan ini, TNI AD siap berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk menghadapi dampak dari perubahan iklim dan mengantisipasi tantangan yang berkelanjutan.
Tampak hadir di kegiatan itu, Kolonel Inf Endik Hendra Sandi S.Sos M.I.Pol Dandim 0506/Tgr, Letkol Arm Udin Rasidi Pj Kasdim 0506/Tgr, Mayor Inf Tubagus Abdul Halim Pasi Ter Kodim 0506/Tgr, Mayor Kav Andi Budiman, S.Sos Danramil 01/Tgr, Ibu Ana Oktavia Setiowati BMKG, Para Bhabinkamtibmas dan Lurah Wilayah Teritorial Kodim 0506/Tangerang.
Sumber Kodim 0506/Tangerang








.jpg)







