- Raker ke- X Forwat digelar, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi
- Trijanto : Maraknya Politik Uang Tanda Hancurnya Demokrasi Pancasila
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
Sebanyak 18 Orang Klien Pemasyarakatan Bapas Kelas II Muara Teweh, Ikuti Bimbingan Kemandirian Pelatihan Dasar Pangkas Rambut.

Sebanyak 18 Orang Klien Pemasyarakatan Bapas Kelas II Muara Teweh, Ikuti Bimbingan Kemandirian Pelatihan Dasar Pangkas Rambut.
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Dalam rangka memberikan bimbingan kemandirian bagi Klien Pemasyarakatan, Bapas kelas II Muara Teweh Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah melalui Griya Abhipraya (GA) HARUAN, bekerja sama dengan Jimi Try Salon & Barber (Salon 25) gelar pelatihan Pangkas Rambut Tingkat dasar. Kegiatan dilaksanakan di Aula Bapas kelas II Muara Teweh, Rabu (18/09/2024)
Baca Lainnya :
- Dalam Rangka Memberikan Pembekalan dan Pengembangan Skill Klien Pemasyarakatan, Griya Abhipraya Haruan Bapas Muara Teweh Laksanakan Pelatihan Pangkas Rambut
- Sebanyak 18 Orang Klien Pemasyarakatan Bapas Kelas II Muara Teweh, Ikuti Bimbingan Kemandirian Pelatihan Dasar Pangkas Rambut.

Kegiatan bimbingan kemandirian dalam memberikan pembekalan dan pelatihan dasar pangkas rambut oleh GA Haruan ini dibuka oleh Ketua Bapas kelas II Muara Teweh, Asmuri dan di ikuti sebanyak 18 orang Klien Pemasyarakatan yang sedang menjalani masa bimbingan Program Reintegrasi Pembebasab Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB).
Dalam sambutannya Kepala Bapas Muara Teweh, Asmuri menyampaikan ucapan terimakasih serta Apresiasi yang setinggi - tingginya kepada Instruktur, jajaran pejabat dan Staff Bapas Muara Teweh, serta Klien Pemasyarakatan yang telah hadir dan mengikuti pelatihan, dengan kerjasamanya sehingga kegiatan ini dapat dlaksanakan berjalan dengan baik dan lancar.
Dijelaskan oleh Asmuri bahwa pelaksanaan pelatihan ini menjadi salah satu Fungsi dari GA Haruan sebagai wadah pembimbingan dan pelatihan Klien.
Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini agar Klien nantinya mendapatkan keterampilan tambahan yang bermanfaat, baik bagi Klien maupun bagi masyarakat sekitar di tempat Klien menjalani Reintegrasi.
Kegiatan bimbingan kemandirian ini selain untuk memberikan bekal keterampilan khususnya pangkas rambut kepada peserta, juga dengan tujuan lain untuk meminimalisir resiko pengulangan tindak Pidana, sehingga Klien mendapatkan pengalaman, mempunyai keahlian, yang akan menjadi bekal yang bermanfaat dan berguna untuk kembali menjalani kehidupan ditengah masyarakat.
"Kita berharap kegiatan pelatihan pangkas Rambut ini dapat berkelanjutan. Sehingga pelatihan ini tidak hanya berhenti sampai disini saja yaitu di tingkat dasar ini, tapi kami sangat mengharapkan, agar seluruh peserta yang mengikuti pelatihan ini, nantinya menjadi mahir di bidang pangkas Rambut," pungkas Asmuri mengakhiri sambutannya.

Sementara itu Instruktur pelatihan, Jimi Try menjelaskan, sebelum memasuki tahapan praktek pemotongan / pangkas Rambut, terlebih dahulu peserta diperkenalkan dengan perlengkapan yang akan dipergunakan.
"Pahami terlebih dahulu kegunaan serta Fungsi alat yang akan kita pergunakan," ucap Jimy Tri mengawali.
Setelah perkenalan peralatan, maka selanjutnya masuk pada tahapan praktek pangkas rambut. "Sebelum masuk pada tahapan pemotongan, kita tanya dahulu model potongan yang diinginkan oleh pelanggan, selain itu lihat dan pahami tekstur Rambut dan bentuk Kepala pelanggan, jika semua sudah dipahami kita boleh langsung pangkas,' papar Jimy Tri.
"Jika ingin menipiskan bagian samping kita bisa pakai alat Clipper nomor 1 atau nomor 2,' tambahnya sambil menunjukan alat yang disebut Clipper.
Setelah mencontohkan cara - cara memangkas Rambut, Jimy selaku Instruktur meminta agar salah satu peserta untuk mencoba memangkas Rambut peserta lainnya, sambil memberikan arahan dan bimbingan kepada peserta yang mencoba memangkas rambut bagian samping dengan menggunakan Clipper
Pada kegiatan yang sama salah seorang peserta pelatihan, Hartono, mengaku senang sekali dengan adanya pelatihan ini.

"Saya baru pertama kali mendapat pelatihan pangkas Rambut seperti ini, sebelumnya dirumah ya memotong Rambut anak sendiri, saya merasa ini sangat bermanfaat bagi kami karena sudah mendapatkan bekal keterampilan cara memangkas rambut,' ucap Hartono.
(Antiani)

















