- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
Sajikan Medan Menantang dan Ekstrem, Indonesia Offroad Expedition PALA 2023 dimulai dari Pagar Alam

Keterangan Gambar : Walikota Pagar Alam yang juga ketua Panitia
MEGAPOLITANPOS.COM, Pagar Alam - Walikota Pagar Alam yang juga ketua Panitia 'Indonesia Off-road eXpedition (IOX) Piala 2023 Alpian Maskoni bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang diwakili oleh Asisten III Setda Provinsi Sumatera Selatan Kurniawan, melepas 73 kendaraan offroad super ekstrim, terdiri dari 54 kendaraan peserta, 13 kendaraan service car, dan 6 kendaraan official dengan total 234 personil dari berbagai Chapter IOX di seluruh Indonesia yang akan memulai aksinya menjelajahi pulau Sumatera dengan trek sepanjang 689 km (Pagar Alam Sumatera Selatan - Kalianda Lampung), mengambil start dihalaman Kantor Walikota Pagar Alam Sumatera Selatan, Minggu, kemarin (7/5/23).
" Alhamdullilah, ajang IOX 2023 Pala kali ini sangat diminati. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta dari berbagai chapter IOX yang ambil bagian. Selamat berpetualang para peserta, selamat menikamati keindahan alam dan keindahan budaya masyarakat Sumatera Selatan dan Lampung, " sampai Alpian Maskoni mengawali sambutannya.
Ditambahkan Alpian, Indonesia Off-road eXpedition IOX-2023 PALA ini selain untuk menikmati alam dan budaya setempat juga memperkenalkan kota Pagar Alam sebagai satu satunya kota di dunia yang kebutuhan listriknya sepenuhnya dipenuhi dari Energi Baru Terbarukan (Green Energy).
Baca Lainnya :
- Wakil Bupati Asahan Hadiri Zikir dan Doa Akbar Untuk Jemaah Haji
- Babinsa Koramil 14/Panongan, Melaksanakan Pendampingan Kepada Petani
- Pasangan Bambang - Bayu dalam Pilwali Kota Blitar 2024 Mantab Tambah Dukungan Gerindra
- Kebakaran TPA Rawa Kucing, Kapolres: Koordinasi, Kita Fokus Pemadaman dan Pengamanan
- Maulid Bareng Ibu-Ibu Format, Sachrudin: Jadikan Rasulullah Suri Teladan dalam Mendidik Putra-Putri
Dimana kebutuhan listrik Pagar Alam 7,8 MW dipenuhi dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkavasitas 9,9 MW.
"Untuk mendukung program Green Energy, IOX akan turut membantu melalui program penghijaun dengan cara penanaman pohon di wilayah Kota Pagar Alam, " imbuhnya.
Diwaktu terpisah, ketua Ketua Umum IOX 2023, Sri Hascaryo atau Yoyok menjelaskan, event IOX 2023 Pala mengambil start di Kota Pagar Alam Sumatera Selata dan finish di Grand Elty Krakatoa Resort, Kalianda, Lampung Selatan berjarak 689 km yang rencananya akan ditempuh dalam waktu 14 hari ini, merupakan seri ke IX dari rangkaian gelaran IOX yang dimulai sejak tahun 2012.
" IOX Pala 2023 ini merupakan seri ke-IX sejak dimulai tahun 2012 dengan rute Bukit Tinggi – Palembang, IOX 2013 Sabang – Medan, IOX 2014 Lahat – Monas, IOX 2015 Jakarta – Surabaya, IOX 2016 Jogja – Bali, IOX 2017 Kendari – Makasar, IOX 2019 Medan – Bukit Tinggi, IOX 2020 Maumere – Lombok, IOX 2021 Jogja – Malang. Sedangkan ditahun 2022 IOX menggelar Friends & Challenge 2022 Jawa Barat dan IOX Ultimate Challenge 2022 Riau, " jelas Yoyok.
Sementara itu, dilansir dari laman Bolasport.com. Petualangan off-road super ekstrim sepanjang sekitar 689 Km dalam 14 hari perjalanan kali ini tidak lagi dipimpin oleh track master kawakan, Syamsir Alam yang wafat pada tahun 2022 lalu, peran almarhum disepakati seluruh anggota IOX akan digantikan oleh Yudi Suganda, offroader muda berpengalam dengan jam terbang tinggi dan telah mengikuti event IOX sejak pertamakali diselenggarakn pada tahun 2012.
Hal ini dibuktikan Yudi dengan berhasilnya menyelasaikan survey dan merangkai trac selama 45 hari bersama tim lokal. Dirinya juga menggambarkan kondisi track akan sangat menantang dan menyenangkan dengan hamparan pegunungan yang indah dan menawan.
“Track akan sangat menarik dan menyenangkan karena akan melihat Gunung Dempo dengan hutan rimba yang belum pernah dimasuki kendaraan, pergi ke Danau Deduhup di Gunung Patah, ke Baturaja bermain lumpur dan air, serta medan menantang lainnya di Provinsi Lampung," kata Yudi.
Masih menurutnya, medan yang akan dilahap para peserta kali ini akan sangat memuaskan. Dimana sekitar 70 persen waktu peserta dari 14 hari akan digunakan di pegunungan dan sisanya di dataran rendah.
Sekitar 40 persen dari waktu didaerah dingin sekali di ketinggian 1800 meter.
Untuk derajad kesulitan track menurut Yudi adalah medium to high, sesuai standard IOX.
Yudi sendiri menghabiskan waktu 45 hari menjalani survey ini Bersama tim lokal yang banyak membantu merangkaikan track.
“ Dengan trek seperti itu kerjasama Tim sangat penting. Kemampuan navigator dan mekanik akan sangat menentukan keberhasilan peserta keluar dari trek ganas, mengingat resiko kerusakan kendaraan sangat tinggi," pungkas Yudi. (JF)









.jpg)







