- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Balai Kota Depok
BPJS Ketenagakerjaan Ojol

Keterangan Gambar : Tampak ratusan pengemudi ojek online (OJOL) sedang menerima penjelasan dari petugas BPJS Ketenagakerjaan.(Ist)
MEGAPOLITANPOS.COM, Depok - Ratusan pengendara ojek online (ojol) yang tergabung dalam Organisasi Ojek Online Indonesia (O²) wilayah Jabodetabek mengikuti program pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan di Balai Kota Depok, Selasa (23/12/2025).
Sedikitnya ada 200 pengemudi ojol mendaftar untuk menjadi peserta program tersebut yang bertujuan memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya terhadap risiko kecelakaan kerja di jalan raya.
Ketua Umum (Ketum) Organisasi O², Cecep Saripudin mengatakan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan penting bagi pengemudi ojol yang memiliki tingkat risiko kerja tinggi.
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
"Pengemudi ojol setiap hari bekerja di jalan. Dengan BPJS Ketenagakerjaan, mereka memiliki perlindungan jika terjadi kecelakaan saat bekerja," ujarnya.
Ia berharap rekan-rekan pengemudi ojol lain juga dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cikarang, Muhyiddin DJ, menyebut kolaborasi dengan Organisasi O² menjadi langkah untuk memperluas perlindungan bagi pekerja sektor informal.
"BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan berupa Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian dengan iuran Rp 16.800 per bulan," paparnya.
Program pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan bagi pengemudi ojol ini rencananya akan terus disosialisasikan ke berbagai wilayah di Jabodetabek. (***)

.jpg)
.jpg)









1.jpg)




