- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Rapat TPID, Sachrudin: Paparkan Program Konkret Lindungi Ekonomi Warga

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan, pengendalian inflasi bukan hanya soal angka ekonomi, tetapi tentang bagaimana pemerintah hadir menjaga daya beli dan ketahanan warga.
Hal ini disampaikannya saat membuka High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tangerang Tahun 2025 di Patio Puspem Kota Tangerang, Kamis (24/07/2025).
"Pengendalian inflasi membutuhkan sinergi semua pihak, dengan mengacu pada empat pilar utama: ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, dan komunikasi yang efektif,” ujar Sachrudin.
Baca Lainnya :
- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
Sachrudin juga memaparkan sejumlah langkah konkret yang telah dilakukan Pemkot Tangerang, di antaranya dengan Menggelar 22 kali operasi pasar melalui program Gelar Pangan Murah, Pasar Murah, dan Bazar Murah. Menyalurkan 9.245 bibit cabai kepada kelompok wanita tani dan masyarakat melalui Gerakan Menanam. Melakukan pemantauan harian harga kebutuhan pokok oleh Perumda Pasar, bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM serta Dinas Ketahanan Pangan. Rapat teknis rutin bersama Forkopimda, Bulog, dan BPS untuk menyikapi dinamika harga dan pasokan.
Selain itu, Pemkot juga menjalankan program Gampang Sekolah, Gampang Kerja, Gampang Sembako (3G) sebagai bentuk perlindungan sosial untuk mengurangi dampak inflasi secara langsung terhadap masyarakat.
“Semua kebijakan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kita ingin membangun kota yang kolaboratif, berkelanjutan, dan sejahtera,” pungkasnya. ** (Jhn)














