Breaking News
- Toko Kosmetik Diduga Jadi ‘Markas’ Peredaran Pil Koplo, Ada Dugaan Bekingan Mafia?
- Komisi IV DPRD Kota Tangerang Bagus Triyanto Dorong Kualitas Pekerjaan Proyek Perbaikan Jalan
- LPDB Koperasi Siapkan SOP Baru untuk Perkuat Pengelolaan Dana Bergulir
- Hadapi Musim Kemarau, MUI Depok Terbitkan Imbauan Salat Istisqa
- Cek Pelebaran Jalan Bersama Bupati, Wabup Felix Tekankan Koordinasi dan Kualitas Pekerjaan
- Kabid PAUDIKMAS Akan Cek Ulang Papan Panitia P2SP di Rajagaluh
- Bupati Shalahuddin Serap Aspirasi Lahei Barat, Air Bersih hingga Ambulans Air Jadi Perhatian
- Bupati Shalahuddin Konsolidasikan Pembangunan Infrastruktur, Langsung Cek Pelebaran Jalan di Muara Teweh
- Koramil 07 Pondok Aren Bersihkan Lapangan SMA BINS Terdampak Abu Vulkanik.
- Sachrudin: Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Perkuat Pendidikan
PT. IGL Berikan Kompensasi Kepada Warga Yang Terdampak Langsung

MEGAPOLITANPOSCOM, Kab Tangerang - PT. Irama Gemilang Lestari (IGL) memberikan kompensasi berupa uang tunai 15 juta kepada warga yang terdampak langsung. Hal tersebut berdasarkan hasil Mediasi PT. IGL bersama warga masyarakat Desa Cileles Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, mediasi di gelar di Kantor Pemasaran PT. Irama Gemilang Lestari Rabu (29/06/2022). Dalam mediasi di hadiri langsung oleh Maria Derektur PT. IGL, H. Bambang Suhendra dan dua masyarakat yang terdampak banjir yang di dampingi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BP2A2N. Maria Derektur PT. Irama Gemilang Lestari (IGL) kepada wartawan mengatakan, mediasi tersebut untuk mengganti rugi warga masyarakat yang gagal panen. "Kami dari PT. IGL bersepakat dengan di saksikan Sopian Kasat Intel Polresta Tangerang untuk memberikan kompensasi kepada masyarakat sebesar 15 juta untuk warga yang terkena dampak langsung," katanya. Maria juga menjelaskan, PT. Irama Gemilang Lestari berkomitmen akan tetap koperatif terhadap laporan atau keluhan warga Desa Cileles. "PT. IGL sedang melakukan pengurugan lahan tanah, sehingga harus mendirikan pemancang, tanpa di sengaja tanah pengurugan tanah tersebut menutupi sungai, sehingga air meluap mengalir ke sawah yang mengakibatkan gagal panen. Saat ini sungai sudah di perbaiki dan warga yang terdampak di berikan kompensasi," ucapnya.*
















