Breaking News
- Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista
- Pemkab Hadiri Open House Halal Bihalal Tokoh Masyarakat H. Gogo Purman Jaya
- Anggota DPRD H. Nurul Anwar Hadiri Open House DiKediaman H. Gogo Purman Jaya
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
PT. IGL Berikan Kompensasi Kepada Warga Yang Terdampak Langsung

MEGAPOLITANPOSCOM, Kab Tangerang - PT. Irama Gemilang Lestari (IGL) memberikan kompensasi berupa uang tunai 15 juta kepada warga yang terdampak langsung. Hal tersebut berdasarkan hasil Mediasi PT. IGL bersama warga masyarakat Desa Cileles Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, mediasi di gelar di Kantor Pemasaran PT. Irama Gemilang Lestari Rabu (29/06/2022). Dalam mediasi di hadiri langsung oleh Maria Derektur PT. IGL, H. Bambang Suhendra dan dua masyarakat yang terdampak banjir yang di dampingi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BP2A2N. Maria Derektur PT. Irama Gemilang Lestari (IGL) kepada wartawan mengatakan, mediasi tersebut untuk mengganti rugi warga masyarakat yang gagal panen. "Kami dari PT. IGL bersepakat dengan di saksikan Sopian Kasat Intel Polresta Tangerang untuk memberikan kompensasi kepada masyarakat sebesar 15 juta untuk warga yang terkena dampak langsung," katanya. Maria juga menjelaskan, PT. Irama Gemilang Lestari berkomitmen akan tetap koperatif terhadap laporan atau keluhan warga Desa Cileles. "PT. IGL sedang melakukan pengurugan lahan tanah, sehingga harus mendirikan pemancang, tanpa di sengaja tanah pengurugan tanah tersebut menutupi sungai, sehingga air meluap mengalir ke sawah yang mengakibatkan gagal panen. Saat ini sungai sudah di perbaiki dan warga yang terdampak di berikan kompensasi," ucapnya.*

















