Breaking News
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
PT. IGL Berikan Kompensasi Kepada Warga Yang Terdampak Langsung

MEGAPOLITANPOSCOM, Kab Tangerang - PT. Irama Gemilang Lestari (IGL) memberikan kompensasi berupa uang tunai 15 juta kepada warga yang terdampak langsung. Hal tersebut berdasarkan hasil Mediasi PT. IGL bersama warga masyarakat Desa Cileles Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, mediasi di gelar di Kantor Pemasaran PT. Irama Gemilang Lestari Rabu (29/06/2022). Dalam mediasi di hadiri langsung oleh Maria Derektur PT. IGL, H. Bambang Suhendra dan dua masyarakat yang terdampak banjir yang di dampingi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BP2A2N. Maria Derektur PT. Irama Gemilang Lestari (IGL) kepada wartawan mengatakan, mediasi tersebut untuk mengganti rugi warga masyarakat yang gagal panen. "Kami dari PT. IGL bersepakat dengan di saksikan Sopian Kasat Intel Polresta Tangerang untuk memberikan kompensasi kepada masyarakat sebesar 15 juta untuk warga yang terkena dampak langsung," katanya. Maria juga menjelaskan, PT. Irama Gemilang Lestari berkomitmen akan tetap koperatif terhadap laporan atau keluhan warga Desa Cileles. "PT. IGL sedang melakukan pengurugan lahan tanah, sehingga harus mendirikan pemancang, tanpa di sengaja tanah pengurugan tanah tersebut menutupi sungai, sehingga air meluap mengalir ke sawah yang mengakibatkan gagal panen. Saat ini sungai sudah di perbaiki dan warga yang terdampak di berikan kompensasi," ucapnya.*

















