Breaking News
- Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi.
- Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI.
- PWI Jaya Gelar OKK Angkatan 25, 29 Wartawan Ikuti Pembekalan Organisasi dan Jurnalistik
- Jambore Kumitra 2026, Kementerian UMKM Perluas Akses Modal dan Pasar di Kalimantan Selatan
- Kapolda Metro Komjen Dadang Hartanto Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Jaya 2026
- Andi Lala Kembali Nahkodai Forwat, Tekankan Indipenden dan Solidaritas Wartawan.
- Jalan Sehat HPN 2026 Wujudkan Kebulatan Tekad Bina Jasmani dan Rokhani .
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
- Kepala Kanwil Kemenag Banten Amrullah Tutup kegiatan Optimasi Anggaran 2027.
- Bank Jakarta dan None Jakarta 2026 Soroti Pentingnya Kesehatan Finansial dan Fisik
PT. IGL Berikan Kompensasi Kepada Warga Yang Terdampak Langsung

MEGAPOLITANPOSCOM, Kab Tangerang - PT. Irama Gemilang Lestari (IGL) memberikan kompensasi berupa uang tunai 15 juta kepada warga yang terdampak langsung. Hal tersebut berdasarkan hasil Mediasi PT. IGL bersama warga masyarakat Desa Cileles Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, mediasi di gelar di Kantor Pemasaran PT. Irama Gemilang Lestari Rabu (29/06/2022). Dalam mediasi di hadiri langsung oleh Maria Derektur PT. IGL, H. Bambang Suhendra dan dua masyarakat yang terdampak banjir yang di dampingi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BP2A2N. Maria Derektur PT. Irama Gemilang Lestari (IGL) kepada wartawan mengatakan, mediasi tersebut untuk mengganti rugi warga masyarakat yang gagal panen. "Kami dari PT. IGL bersepakat dengan di saksikan Sopian Kasat Intel Polresta Tangerang untuk memberikan kompensasi kepada masyarakat sebesar 15 juta untuk warga yang terkena dampak langsung," katanya. Maria juga menjelaskan, PT. Irama Gemilang Lestari berkomitmen akan tetap koperatif terhadap laporan atau keluhan warga Desa Cileles. "PT. IGL sedang melakukan pengurugan lahan tanah, sehingga harus mendirikan pemancang, tanpa di sengaja tanah pengurugan tanah tersebut menutupi sungai, sehingga air meluap mengalir ke sawah yang mengakibatkan gagal panen. Saat ini sungai sudah di perbaiki dan warga yang terdampak di berikan kompensasi," ucapnya.*




.jpg)






.jpg)




