- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
Promosikan Pariwisata Indonesia, Lampion Miniatur Borobudur Memukau di Taiwan Lantern Festival 2024

Keterangan Gambar : Taiwan Lantern Festival
MEGAPOLITANPOS.COM, Taiwan– Lampion miniatur Candi Borobudur yang dihadirkan Kementerian Perdagangan melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei tampil memukau di ajang Taiwan Lantern Festival 2024 yang digelar pada 24 Februari--10 Maret 2024 di kota Tainan, Taiwan.
Taiwan Lantern Festival ini merupakan festival lentera terbesar di Taiwan sekaligus menjadi bagian dari perayaan Tahun Baru Cina yang diadakan oleh Taiwan Tourism Administration MOTC.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026
- Difasilitasi Kemendag, Dua UMKM Sukses Ekspor Perdana ke UEA
- ABPEDNAS Tegaskan Komitmen Transparansi Desa, Jaksa Agung Jadi Ketua Dewan Pembina
Partisipasi KDEI Taipei dalam festival lentera ini merupakan yang kedua kalinya, setelah sebelumnya ikut serta di tahun 2023.
“Melalui partisipasi aktif dalam festival lentera terbesar di Taiwan ini, KDEI Taipei berharap dapat lebih memperkenalkan Indonesia, warisan budaya Indonesia, serta destinasi unggulannya seperti Yogyakarta serta Magelang yang merupakan lokasi Candi Borobudur kepada masyarakat Taiwan.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan Taiwan untuk menjelajahi keindahan dan kekayaan budaya Indonesia,” jelas Kepala KDEI Taipei, Iqbal Shoffan Shofwan.
Pada 2023 total kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia tercatat mencapai 125.899 orang. Berdasarkan data dari Taiwan Tourism Statistic MOTC, sejak masa pandemi atau dalam lima tahun terakhir (2019–2023) tren peningkatan wisatawan dari Taiwan ke Indonesia tumbuh sebesar 296,8 persen.
Iqbal menyatakan, meskipun sebagian besar masyarakat Taiwan telah mengunjungi Bali sebagai destinasi liburan favorit, tetapi pengetahuan mereka tentang Indonesia masih terbatas. Menurut Iqbal, masyarakat Taiwan masih kurang familiar dengan kata Indonesia walaupun sebagian besar masyarakatnya telah mengunjungi Bali sebagai salah satu destinasi liburan favorit.
“Dari 125 ribu lebih wisatawan Taiwan yang berkunjung ke Indonesia di tahun 2023, mungkin hanya beberapa puluh saja yang telah mengunjungi Yogyakarta, Magelang atau Borobudur sebagai salah satu destinasi prioritas Indonesia, padahal Borobudur sangat ideal menjadi salah satu destinasi religi masyarakat Taiwan yang hampir 80 persen masyarakatnya adalah penganut Budha,” ungkap Iqbal.
Untuk itu, lanjut Iqbal, KDEI melalui bidang Pariwisata bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berperan aktif memperkenalkan destinasi prioritas Indonesia, salah satunya Borobudur.
Upaya yang dilakukan antara lain dengan menggelar program pengenalan tujuan wisata (familiarization) ke Candi Borobudur dan mendatangkan sejumlah agen perjalanan terkemuka di Taiwan untuk melakukan penjajakan.
Selain itu, mengajak majalah Vogue dan pemengaruh (influencer) asal Taiwan untuk melihat langsung Candi Borobudur yang merupakan ikon warisan budaya dunia serta memperkenalkan destinasi Yogyakarta dan Magelang.
Selain Indonesia, sejumlah negara turut berpartispasi pada festival lentera ini. Negara-negara tersebut, yaitu Jepang, Korea Selatan, St. Kitts dan Nevis di Karibia, dan Belize.
Sekilas Tentang Taiwan Lantern Festival
Taiwan Lantern Festival dikenal sebagai salah satu festival lentera terbesar di dunia, bersaing dengan acara serupa seperti Qinhuai Lantern Fair di Nanjing, Tiongkok; dan Loy Krathong di Chiang Mai, Thailand. Keutamaan festival ini dapat dilihat dari pemilihan waktu penyelenggaraannya, yaitu ketika bulan purnama pada hari ke-15 setelah Tahun Baru Cina menurut kalender lunar dimulai.
Taiwan Lantern Festival telah berlangsung selama 35 tahun. Festival lentera ini kembali digelar di Tainan tahun ini setelah digelar di kota tersebut terakhir kalinya 16 tahun yang lalu.
Penyelenggaraan festival ini di Tainan sekaligus merayakan 400 tahun berdirinya kota Tainan.
Adapun tema yang diangkat pada Taiwan Lantern Festival kali ini yaitu "Tainan Gemilang" yang dipilih sesuai dengan Tahun Naga yang dianggap membawa keberuntungan.
Festival ini setiap harinya dikunjungi tidak kurang dari 10 ribu pengunjung, baik lokal dari kota Tainan maupun dari daerah lain di Taiwan sebagai bagian dari tradisi merayakan Tahun Baru Cina.
Festival ini tidak hanya menjadi ajang pameran lentera yang memukau, tetapi juga menjadi sarana untuk merayakan sejarah dan keberlanjutan kota Tainan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)




.jpg)












