- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
Prabowo-Gibran Targetkan Industri Olahraga Sumbang Rp 140 Triliun di Tahun 2030

Keterangan Gambar : Dewan Pakar TKN Prabowo Gibran Bidang Kesehatan dan Olahraga, Gema Sasmita
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Dewan Pakar TKN Prabowo Gibran Bidang Kesehatan dan Olahraga, Gema Sasmita, optimistis industri olahraga akan menjadi salah satu kontributor utama dalam meningkatkan perekonomian nasional.
“Pemerintahan Prabowo-Gibran menargetkan industri olahraga menyumbang Rp 140 triliun pada tahun 2030, dengan potensi tenaga kerja mencapai 3,5 juta orang,” kata Gema dalam acara Economic Outlook 2024 yang diselenggarakan oleh CNBC dengan tema "Years of optimism".
Saat ini, sumbangsih industri olahraga terhadap PDB Indonesia masih tergolong rendah, yaitu Rp 78,5 triliun (0,32%) dengan 1,98 juta tenaga kerja. Gema yakin target tersebut dapat dicapai dengan langkah-langkah kongkret seperti peningkatkan infrastruktur olahraga, Membangun dan merenovasi stadion, lapangan, dan fasilitas olahraga di seluruh Indonesia, termasuk di daerah dan desa desa yang belum memiliki infrastruktur memadai. Karena menurutnya Olahraga masyarakat adalah pilar penting bagi kemajuan bangsa Indonesia , dalam konteks kesehatan dan kebugaran masyarakat.
Baca Lainnya :
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
Gema manyampaikan jika Promosi industri olahraga menjadi juga merupakan pilar penting untuk turut menumbuhkan perekonomian, seperti menarik investasi dan sponsorship dari sektor swasta, mempromosikan Indonesia sebagai destinasi wisata olahraga, dan mengadakan event-event olahraga internasional di Indonesia.
"Kedepan kita akan mengembangkan program industri kreatif terkait olahraga seperti Mendukung pengembangan industri kreatif seperti merchandise, event organizer, dan sport tourism, serta memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM di bidang ini." Imbuh Gema yang juga Ketua Umum GPG Nasional.
Gema menegaskan bahwa industri olahraga memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian nasional.
“Diperlukan kerja keras, kolaborasi berbagai sektor, langkah-langkah kongkret dan terstruktur untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” kata Gema.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




.jpg)












