- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
Politisi PSI Desak Telkom Bertanggung Jawab Penuh, Korban Insiden Kabel Melintang di JakBar

Keterangan Gambar : Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Eneng Maliyanasari mendesak Telkom untuk bertanggung jawab penuh terhadap korban.
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta - Kabel menjuntai dan semrawut di Jakarta kembali memakan korban jiwa. Kali ini, menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol). Korban Vadim (38) meregang nyawa setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Polisi menyatakan kabel yang menjuntai tersebut milik Telkom. Atas dasar itu, anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Eneng Maliyanasari mendesak Telkom untuk bertanggung jawab penuh terhadap korban.
"Telkom harus bertanggung jawab penuh kepada korban. Ini kejadian berulang, mestinya Telkom dan perusahaan lain di bidang kabel optik segera berbenah mulai sekarang. Pastikan kabel-kabel yang ada di jalanan tidak lagi memakan korban," ucapnya.
Baca Lainnya :
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
Eneng yang akrab disapa Milli mengimbau Telkom untuk segera merealisasikan pemasangan kabel di bawah tanah.
"Instalasi kabel yang tertanam di bawah tanah, selain indah secara estetik, hal ini akan membuat jaringan lebih tahan terhadap resiko kerusakan yang diakibatkan oleh cuaca buruk dan ekstrim. Selain itu tidak berbahaya, tidak ada yang menjuntai atau semrawut lagi," tegasnya.
Anggota Komisi C DPRD DKI ini meminta Pemrov Jakarta berlaku tegas pada perusahaan atau provider kaber optik dan melakukan evaluasi jika kabel milik mereka masih semrawut dan membahayakan warga.
"Pemprov harus tindak tegas dan evaluasi kerja sama dengan Telkom juga perusahaan lainnya, agar kejadian ini tidak berulang, " urainya. ** (Jhn)
















