- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
Polisi di Majalengka Amankan Tiga Anak di Bawah Umur Diduga Gegara Bawa Senjata Tajam

Keterangan Gambar : Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi didampingi Kasat Reskrim AKP Febry H Samosir dan jajaran saat konferensi pers. Minggu, (19/03/2023)
MEGAPOLITANPOS.COM Majalengka,- Sebanyak 3 (tiga) orang diketahui anak masih berusia dibawah umur diamankan Polres Majalengka Polda Jabar. Mereka diamankan gegara membawa Senjata Tajam (Sajam) atau tanpa hak menguasai, membawa, menyimpan sesuatu senjata penikam atau penusuk.

Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi didampingi Kasat Reskrim AKP Febry H Samosir dan jajaran saat konferensi pers dihadapan insan media menerangkan kronologi penangkapan.
Baca Lainnya :
- Bank Majalengka Genjot UMKM Lewat KURMA, Modal Mudah Tanpa Jaminan
- Baznas dan PT Diamond Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 100 Anak Yatim
- Penutupan UKW PWI Jabar, Atal S Depari Ingatkan Bahaya Berita Tak Terverifikasi
- Bupati Majalengka Alarmkan Lonjakan HIV dan TBC, Kasus Terus Naik
- Bupati Eman Tinjau Kekeringan, Ribuan Hektare Sawah Berhasil Diselamatkan
"Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu (18/3/2023), tepatnya di Gang Sersan Hartawan di Blok Lebe, Desa Parapatan Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka," kata. Minggu, (19/3/2023).

Disebutkan, diantara mereka berinisial SR (15) asal warga dari Kabupaten Brebes Provinsi Jateng, GPK (16) warga Kabupaten Cirebon. Diketahui, SR dan GPK ini merupakan Santri di Pondok Pesantren yang ada di Kecamatan Leuwimunding Majalengka.
"Sadangkan satunya lagi yang berinisial MBA (15) asal Kabupaten Majalengka dan statusnya ini seorang pelajar. Ketiganya diamankan di wilayah Kecamatan Sumberjaya," terang, kapolres.
Kapolres menjelaskan sekaligus mengungkap bahwa upaya ini merupakan langkah preventif yang dilaksanakan Polres Majalengka terhadap aksi Fenomena Tawuran Pelajar di wilayah Hukum Polres Majalengka.

"Didapat berdasarkan informasi dari masyarakat, lalu saya perintahkan kepada jajaran disetiap polsek untuk antisipasi, pengamanan dan penangkapan biar tidak terjadi tawuran. Dari jumlah keseluruhan telah kita amankan 152 orang pelajar. Mereka itu sedang berkumpul kemarin diwilayah Kecamatan Palasah dan Kadipaten," ungkapnya.
Kapolres menambahkan, diduga dan terindikasi kuat akan melakukan tawuran atau penyerangan terkait pelajar yang memiliki senjata tajam
"Dari jumlah tersebut yang diamankan, dilakukan bentuk tindakan pembinaan dengan menghadirkan orang tuanya," jelasnya.
Diakhir, AKBP Edwin menghimbau meminta kepada masyarakat untuk turut serta dalam rangka pembinaan karakter anak anak. Dan ada tiga elemen penting dalam siapa yang membina karakter, disebutkan. Yang pertama lingkungan keluarga, lalu lingkungan sekolah dan masyarakat.

"Dengan menguatkan sinergitas serta kerjasama dengan masyarakat, Polres Majalengka dapat mengantisipasi tawuran pelajar. Saat ini pun, Polres Majalengka juga sedang melaksanakan Operasi Pekat dan ini salah satunya adalah tawuran pelajar," pungkasnya.
Pasal yang disangkakan kepada pelaku yang membawa senjata tajam dijerat Pasal 2 ayat (1) UU Darurat no. 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman pidana setinggi-tingi nya selama 10 Tahun penjara. ** (Agit)
















