- Anggota DPRD H. Parmana Setiawan Ikut Gowes Bersama Bupati, Perkuat Sinergi untuk Kota Bersih
- Kayuh Sepeda Keliling Kota, Bupati Pastikan Muara Teweh Tetap Bersih dan Nyaman
- Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada
- M.Trijanto : Tanpa Anggaran Koni Percasi Sukses Gelar Event Catur Semua Jenjang
- Jatmiko Adik Bupati Tulungagung Siap Proaktif Dukung Penyidikan KPK
- Parmana Setiawan Soroti PBG dan Solusi Warga MBR dalam Raperda Permukiman Kumuh
- Dewan Gun Sriwitanto Tekankan Sosialisasi hingga Tingkat RT dalam Raperda Permukiman Kumuh
- Perhatian Presiden RI untuk Pendidikan Daerah, SDN Gandawesi II Direvitalisas
- Pemkab Barito Utara Perkuat Tata Kelola Keuangan, LKPD Disampaikan ke BPK
- Dua Raperda Krusial Dibahas, DPRD Bersama Pemkab Barito Utara Siapkan Langkah Kaji Banding
Polisi Bongkar Markas Judi Online Cuaca 77 di Teluk Naga Kabupaten Tangerang, 11 Orang Ditangkap

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil membongkar markas judi online di wilayah Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. Sebanyak 11 orang atau pengelola ditangkap dalam pengungkapan bisnis judi online yang bernama Cuaca 77 itu.
"Ada sebelas (11) orang yang ditangkap oleh Subdit Resmob, terdiri dari pengelola, customer service, SEO, dan admin website judi online bernama Cuaca 77 dengan website cuaca77.com," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Senin sore (30/4/2024).
Sebelumnya Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Jum'at (26/4/2024) telah melakukan penggerebekan sebuah rumah mewah yang dijadikan markas judi online di Cluster Dallas, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten.
Baca Lainnya :
- Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada
- Perhatian Presiden RI untuk Pendidikan Daerah, SDN Gandawesi II Direvitalisas
- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs
- Kodim Tangerang Gelar Patroli Dialogis, Ajak Warga Bersatu Cegah Kriminalitas
Wira menyebut kesebelas orang yang ditangkap itu masing-masing berinisial M, H, RRUS, GRW, MWS, GSL, HAR, GSW, AR, R, dan YAO. Para pelaku, lanjutnya, yang terlibat dalam menjalankan bisnis judi online tersebut mempunyai peran masing-masing.
"Ada yang bertugas menyediakan website kemudian menyediakan tempat atau kantor kemudian menyiapkan peralatan, menyiapkan sarana dan prasarana kemudian merekrut dan melakukan pelatihan pada para karyawan," beber Wira.
Diungkap Wira, bisnis tersebut beroperasi mulai tahun 2024. Hingga saat ini, para pelaku telah meraup keuntungan hingga Rp 10 miliar.
"Semenjak beroperasi 4 bulan ini (ditaksir) mencapai Rp 10 miliar," ujar Wira.
Dari penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti diantaranya, 6 monitor, 3 unit CPU, 9 unit laptop dan 27 unit ponsel.
Atas perbuatannya, kesebelas pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 303 KUHP dan atau Pasal 45 ayat 3 junto Pasal 27 ayat 2 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi dan Elektronika (ITE), dan atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 junto Pasal 2 ayat 1 huruf T dan Z UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
"Adapun ancaman hukuman pasal ITE itu diancam maksimal 10 tahun penjara. Untuk pasal pencucian uang paling lama 20 tahun penjara," tandasnya. ** (Anton)

















